Target Karya di Tahun 2017

happy-new-year-quotes-2015
tuliskan targetmu

Apa target karyamu di tahun 2017?
Kalau kata kamus KBBI sih resolusi artinya adalah putusan atau kebulatan pendapat berupa permintaan atau tuntutan yg ditetapkan oleh rapat (musyawarah, sidang); pernyataan tertulis, biasanya berisi tuntutan tt suatu hal.
Resolusi adalah tujuan atau sesuatu yang hendak saya capai untuk tahun-tahun ke depan.
Rasanya koq berat ya bikin resolusi-resolusian, nanti keliru pula dengan resolusinya ketajaman gambar.
Saya lebih cocok dengan target karya saja.

Sebelum ancang-ancang mau bikin resolusi tahun 2017, saya kilas balik dahulu, apa saja yang sudah saya lakukan selama tahun 2016 ini.
Ternyata tidak mudah mengingat-ingat apa saja yang sudah saya lakukan, dan tidak ingat juga, apakah di akhir tahun 2015 saya pernah bikin resolusi tahun 2016 atau tidak.
Ternyata cara paling mudah melihat kilas balik selama setahun ini adalah melihat timeline di Facebook.
Terimakasih Facebook.

Sebagai individu, ada beberapa hal yang saya lakukan selama ini, bukan hanya sebagai ibu rumah tangga, tetapi juga sebagai dosen, kemudian merambah menjadi penulis.
Tadinya selama 19 tahun, saya pun berprofesi sebagai instruktur piano klasik di sebuah kursus.
Awal tahun 2016 saya resign, dengan alasan ingin lebih banyak waktu di rumah.
Di awal tahun 2016 juga, saya mulai serius ngeblog, dan migrasi ke blog dot com.
Menilik bulan demi bulan sepanjang tahun 2016, kira-kira beginilah yang terjadi:
– Januari, pak suami dan Daridaru ulang tahun, jalan-jalan ke Solo, Daridaru lulus S2, dan buku “Kuliah Jurusan Apa? Fakultas Teknik Program Studi Arsitektur dan Perencanaan Wilayah & Kota” diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama.
– Februari, resign sebagai intruktur piano, masa-masa terakhir mengajar di sebuah kampus dan siap-siap pindah ke kampus lain.
– Maret, mulai belajar parenting lagi sambil mengamati tumbuh-kembang cucu kiyut.
– April, ulang tahun saya dan cucu kiyut yang beda 9 hari, ikut bedah buku pak suami ke TMII. Ya, kami pasangan penulis.
– Mei, ulang tahun Apsaras bersamaan dengan sidang S2 nya.
– Juni, bulan puasa, hampir tiap hari bukber, buka berdua. Karena kami hanya berdua di rumah. Mulai share tulisan-tulisan di blog.
– Juli, buku kolaborasi bersama Apsaras terbit. Alhamdulillah, setelah menunggu hampir 2 tahun. Buku piano dengan cerita bergambar, awalnya merupakan tugas akhirnya semasa S1. Akhirnya diterima di sebuah kampus. Pindah deh…
– Agustus, di media sosial ramai rencana fullday school wacana yang digulirkan menteri DikNas yang baru. Satu demi satu teman-teman menikahkan putra-putrinya.
– September, ada info dari penerbit Andi, bahwa salah satu naskah buku siap diterbitkan. Harap-harap cemas.
– Oktober, dikejar-kejar agensi penulisan naskah, karena ada naskah belum jadi. Sempat main konser piano bersama teman-teman.
– November, ikut seminar ke Eropa, jalan-jalan deh ke lima kota di lima negara. Dingin.
– Desember, kampus-kampus mulai UAS, artinya akhir semester. Pelan-pelan menyelesaikan naskah buku yang tertunda.

Kira-kira ini lah target karya yang ingin saya capai di tahun 2017:

1. Penulisan
Ada satu naskah kolaborasi bersama Apsaras yang harusnya saya selesaikan di bulan Oktober 2016 yang lalu. Tetapi sampai tahun 2016 berakhir naskah tersebut belum selesai saya edit. Penulisannya sudah selesai, tetapi oleh editor buku tersebut diarahkan menjadi infografis. Jadi banyak sekali ilustrasi yang nantinya harus dilengkapi oleh Apsaras.

Sejak dua tahun, saya ingin menulis tentang salah seorang arsitek Indonesia. Profil beliau sudah tertuang dalam tesis magister teman saya. Nah, menuliskan kembali dari materi serius setingkat tesis menjadi buku populer yang mudah dimengerti masyarakat ternyata tidak mudah.
Kerangkanya sudah saya buat, tinggal (jangan sekali-sekali bilang tinggal) menuliskannya.

Saya juga ingin menulis buku berdua suami. Rencananya buku tentang metode penelitian visual.

Penulisan bukan hanya penulisan buku, tentu saja penulisan blog akan lebih saya tekuni lagi.
Inginnya sih membuat blog planner, agar penulisan blog saya lebih terencana dan punya target.

2. Parenting
Cucu saya menurut pengamatan dokter tumbuh kembang, ada delay dalam perkembangannya.
Sampai hari ini, di usianya menjelang 21 bulan, belum lancar berjalan dan belum bicara.
Rencananya mulai awal tahun ini kami ingin memasukkan Bara ke baby class.
Saya pun rencana mengurangi jadwal mengajar agar bisa bergantian menemani mengasuh bersama orangtuanya.

3. Travelling
Sejak SD saya punya hobby mengumpulkan kartu pos dari berbagai tempat yang saya kunjungi.
Setelah anak-anak menikah, saya bersama teman-teman kuliah sering merencanakan travelling dengan biaya yang terjangkau.
Kadang bersama suami untuk mengikuti seminar yang dilanjutkan dengan jalan-jalan.
Kadang bersama teman-teman dosen di kampus, sebagai pendamping mahasiswa dalam rangka studi banding dan mengamati obyek arsitektur.

Tahun 2017 rencananya akan menjelajah ke Indonesia Timur.
Ada rencana juga ingin mencoba kapal cruizer sekitar Singapura atau Malaysia.
Kemana pun arah jalan-jalan, kami harus mempertimbangkan ijin cuti dan jadwal kegiatan belajar-mengajar di kampus.
Mudah-mudahan saya bisa menambah koleksi kartu pos saya.

4. Perdalam Agama
Banyak yang saya belum ketahui di bidang agama. Saya ingin lebih lancar mengaji, ingin katam berkali-kali di tahun 2017.
Saya ingin membaca dan lebih mengerti lagi tafsir dan hadis.

5. Amal
Saya kagum dengan beberapa kenalan yang mempunyai semangat dan waktu mengelola panti asuhan.
Rasanya sumbangan-sumbangan saya tidak ada artinya dibandingkan dengan gerak langkah mereka.
Kalau ada rizki tentu saja saya ingin berbagi kebahagiaaan dengan mereka.

6. Konser Tahunan
Walaupun saya sudah resign sebagai instruktur, main piano masih saya jalani sebagai hobby.
Sejak tahun 2015, saya bersama beberapa teman mengadakan konser kecil-kecilan.
Kami sudah mulai mengumpulkan beberapa lagu dan berburu partitur sebagai persiapan.

Itulah kira-kira target karya saya di tahun 2017.
Nah, apa target karya teman-teman?

 

Blog ini diikutkan dalam weekly blog challengenya Ratri Anugrah.
[Week #1]

15 pemikiran pada “Target Karya di Tahun 2017”

  1. Semoga semua resolusinya tercapai ya bu (ak bingung mau panggil dgn sebutan ap :))
    Kalau aku sih resolusinya gak muluk-muluk, ngurangin kadar emosi (tapi jangan sampe berbarengan dengan penurunan BB ?), semakin eksis di sunia perblogging-an, pundi2 rejeki mwnggendut dari main job dan blog, ketrampilan menulis semakin bertambah 😉

    • Hallo mbak Wian. Mau panggil apa aja boleh. Asal jangan Mas. Hehe… Wah, pundi2 saya dari ngeblog belum gendut. Ini Alexa nya yang gendut. Yawda lah bingung, dibiarkan saja… Makasih ya sudah berkunjung…

Tinggalkan komentar

Site Protection is enabled by using WP Site Protector from Exattosoft.com