#TerjebakDiSuriah Kisah Para TKW dalam Ilustrasi


lifestyle / Jumat, Desember 23rd, 2016

suriah

Pemerintah Indonesia telah melakukan moratorium untuk tidak mengirim buruh migran ke luar negeri, terutama Timur Tengah. Sejak 2012 sudah ribuan buruh migran dipulangkan oleh pemerintah dari negara-negara yang dilanda perang. Walaupun demikian pengiriman tenaga kerja Indonesia secara ilegal tetap saja terjadi.
Banyak tenaga kerja Indonesia yang semula diiming-imingi gaji besar, malah jatuh ke tangan agen dan dijual ke majikan yang membutuhkan.

Begitu pula halnya dengan Romlah (45 tahun), perempuan kelahiran Indramayu, Jawa Barat.
Awalnya dijanjikan akan dipekerjakan di Bahrain dengan gaji 2.5 juta, akhirnya dikirim ke Suriah, ke negara yang dilanda perang.
Perjalanan dari Batam-Singapura-Guangzhou-Dubai berakhir di Damaskus.
Ternyata iming-iming bahwa Romlah akan bekerja di kota yang jauh dari perang tidak terbukti sama sekali.
Sehari-hari yang terdengar adalah suara tembakan dan suara bom.
Mau keluar dari tempat bekerja tidak mudah juga, karena majikannya telah “membeli” Romlah senilai 8000 dollar AS.
Selain itu ada ketakutan tersendiri bila dia lepas dari majikan akan dikembalikan ke agen dan dijual lagi ke majikan lain.

Masih banyak TKW-TKW yang bernasib sama seperti Romlah, terjebak di daerah konflik dan perwakilan Indonesia di sana pun tidak mengetahui dengan pasti jumlahnya, karena mereka berangkat secara ilegal.
Pada akhirnya memang Romlah bisa kembali ke tanah air bulan Oktober 2016 yang lalu, melalui jalan berliku dan perlu waktu berbulan-bulan.

BBC Indonesia dalam rangka Hari Buruh Migran yang jatuh pada tanggal 18 Desember, bekerjasama dengan beberapa ilustrator menggambarkan kisah perjuangan para TKW yang #TerjebakdiSuriah untuk meloloskan diri kembali ke Indonesia dengan bantuan KBRI di Suriah.
Rangkaian ilustrasi dan wawancara disusun dalam bentuk video untuk memberikan gambaran sisi kelam perjuangan para TKW yang terjebak di daerah konflik.

https://www.facebook.com/bbc.indonesia/videos/10157975547490434/

https://www.facebook.com/bbc.indonesia/videos/10157994789980434/

Ada Muhammad Taufik yang membuat ilustrasi perjuangan Sri Rahayu (46 tahun) di Raqqah, daerah yang dikuasai ISIS dan dengan bantuan KBRI serta perjalanan berliku dapat kembali ke keluarga di Nusa Tenggara Barat.
Sedangkan Diani Apsari menggambarkan kisah Romlah, TKW asal Indramayu, dan Maria Asumta (34 tahun) asal Nusa Tenggara Timur.

Para TKW tersebut memang menyatakan jera dan tidak ingin lagi bekerja di luar negeri.
Tetapi di sisi lain, masih saja ada TKW-TKW lain yang diberangkatkan diam-diam secara ilegal.
Oleh sebab itu perlu kerjasama dari semua pihak bahwa kita sebagai bangsa mampu menghentikan perdagangan manusia seperti ini.

ttd

twittergoogle_pluspinteresttumblr
Facebooktwittergoogle_pluspinterestyoutubetumblrinstagrammail

7 Replies to “#TerjebakDiSuriah Kisah Para TKW dalam Ilustrasi”

    1. Iya Mbak, sepertinya sedikit. Tapi saking sulitnya dapat pekerjaan yaa diterima saja, walaupun ternyata tidak sesuai harapan. Makasih ya sudah berkunjung…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *