646 Km Perjalanan Darat dari Timur ke Barat di pulau Flores

peta perjalanan wisata Flores

Dalam suatu kesempatan obrolan di grup WA alumni teman kuliah, kami akan mewujudkan rencana jalan-jalan ke pulau Flores. Bahkan kami pun membentuk grup khusus untuk mematangkan rencana kami tersebut. Maklum kami tidak memakai jasa agen wisata, tetapi akan mengatur sendiri perjalan tersebut. Serunya kami memang akan melakukan perjalanan darat dengan menyewa bus wisata.

Menjelang keberangkatan saya dan teman-teman berwisata ke Flores akhir April kemarin, salah seorang teman meminta membukukan perjalanan kami. Diakhir perjalanan yang berlangsung selama tujuh hari itu, semua teman seperjalanan memang ramai-ramai mendorong untuk menuliskan kisah perjalanan kami itu.

Perjalanan kami memang menarik, unik, seru, dan tak ada duanya.

Baca juga: Wisata Semakin Seru dengan Dresscode

7 Keunikan Kelompok Wisata

Kalau ada 7 keajaiban dunia, mungkin kami 7 keunikan kelompok wisata saja. Kalau didata keunikannya adalah sebagai berikut:

Pertama dari segi peserta, kami, perempuan semua.
Kedua, semua berusia 60 tahunan. Ada sih, satu dua yang menjelang 60 tahun. Anggap saja seusialah.
Ketiga, kami menyusun sendiri rangkaian perjalan tersebut, tanpa bantuan biro perjalanan.
Keempat, kami berasal dari 7 kota-kota yang berbeda. Jakarta, Bandung, Bogor, Padang, Semarang, Jayapura, dan Kupang.
Kelima, perjalanan ke Flores merupakan kombinasi dari wisata darat (land tour), wisata budaya, wisata sejarah, wisata religi, wisata laut, wisata kuliner, dan wisata belanja. Ternyata 7 jenis wisata juga.
Keenam, perjalanan darat kami tempuh dari Timur ke Barat, melalui 7 kabupaten, dari 9 kabupaten yang ada di Flores. Total jarak tempuh perjalanan darat adalah 646 km.
Ketujuh, wisata laut kami menyambangi pulau-pulau kecil yang ada di sekitar Flores, total kami menyambangi 7 pulau-pulau.

Utamanya lagi, kami melakukan wisata ini selama 7 hari perjalanan, langit cerah, sepanjang hari.

Nah, keunikan sudah terkumpul. Sekarang membuat kerangka penulisan. Sepertinya saya mencoba menyusunnya seperti logbook nakhoda kapal saja. Saya akan menuliskan catatan perjalanan setiap hari dan hal-hal yang kami jumpai.

646 Km Perjalanan Darat dari Timur ke Barat di pulau Flores

Sebetulnya panjang perjalanan sejauh 646 kilometer tersebut kami dapatkan setelah menyelesaikan seluruh rangkaian perjalanan. Awalnya kami akan melakukan perjalanan dari Barat baru ke Timur.

Artinya kami naik pesawat dari masing-masing kota tempat tinggal menuju Bandara International Komodo di Labuan Bajo barulah menyusuri pulau ke Timur. Tetapi setelah melalui rembugan yang cukup hangat, diputuskan titik kumpul adalah di kota Maumere. Dengan menyewa bus pariwisata, kami menjelajah ke Barat, endingnya di Labuan Bajo.

Beginilah susunan perjalanan kami selama 7 hari di Flores:

Itinerary

Day 1: jumat 27 april 2018
12:00 – jemput peserta jkt, makan di gold fish (bpjn), keliling Maumere, menuju Lepo Lorun (desa tenun)
13:25  – jemput peserta bdg, menuju lepolorun
15:45  – menuju Koka (kalau memungkinkan, belok sikit ke Gereja Tua Sikka)
17:00  – tiba di pantai koka, main air dan foto-foto
17:30  – makan malam (Elly sudah pesan nasi bakar dkk, bisa dimakan dimana saja)
18:30  – menuju Moni
20:00 – tiba di Ecolodge Moni, bobo

Day 2: sabtu 28 april 2018
04:30 – menuju kelimutu
05:30 – menikmati sunrise, foto2
07:30 – kembali ke hotel, sarapan
09:30 – check out, menuju ende
11:30 – ende, maksi niki sae (bpjn)
12:30 – museum bung karno, tugu pancasila, mudium tenun ikat
13:30 – menuju bluestone beach
14:30 – tiba di blue stone beach, main, foto
15:30 – menuju riung
18:00 – tiba di riung, makan malam, bobo, nirvana

Day 3: minggu 29 april 2018
07:00 – sarapan
08:00 – checkout, menuju pulau-pulau
11:30 – makan siang di salah satu pulau (sudah buking ke tukang perahu)
13:00 – menuju Bena
17:00 – tiba di bena, makan malam n berpesta adat dg masyarakat bena
20:00 – menuju ruteng
23:00 – tiba di Ruteng, bobo (shinda)

Day 4: senin 30 april 2018
08:00 – sarapan n checkout shinda
09:00 – eksplore Ruteng
11:30 – maksi (blm konfirm)
13:00 – menuju Cancar Spiderweb, 13:30 cancar, foto foto
14:00 – menuju Todo
14:30 – todo
15:00 – menju Melo
17:00 – melo: tenun, tarian
18:00 – menuju labuan bajo
19:00 – Labuan Bajo, makmal rm cianjur
20:00 – menuju hotel Luwansa, bobo

Day 5: selasa 1 mei 2018
07:00 – sarapan
08:00 – checkout, menuju pelabuhan (dg shuttle dr marcopolo?)
09:00 – Marcopolo Cruise, maksi, makmal, bobo

Day 6: rabu 2 mei 2018
07:00 – marcopolo cruise: sarapan, maksi
17:00 – menuju hotel luwansa
19:00 – makmal perpisahan di hotel (bpjn)

Day 7: kamis 3 mei 2018
08:00 – sarapan n check out luwansa
09:00 – acara bebas, batu cermin dg mobil bpjn
12:30 – menuju bandara
14:30 – terbang jkt (batik air), grup lain ada yang terbang ke bandung, ke semarang, dan kupang

Lengkapnya ditunggu ya…

diedit 7 Maret 2019

signature haniwidiatmoko

33 pemikiran pada “646 Km Perjalanan Darat dari Timur ke Barat di pulau Flores”

  1. Masya Allah Mbak Hani…
    Keren euy, pengalaman yang benar-benar mengesankan ya. Di tengah usia yang tak lagi belia tapi semangat mensyukuri nikmat alam-Nya bikin perjalanan lancar jaya.
    Ditunggu kelanjutan ceritanya…
    Dan, saya keep itinerarynya…Semoga satu hari bisa menikmati Flores juga . Aamiin:)

  2. Iiisshhh keren banget Bunda yang satu ini. Kepo sama foto-fotonya Bun, ditunggu ya, pasti cantik-cantik dan banyak yg bisa dishare nih..

  3. Wuih…saluuut! Kompak sekali ibu-ibu hebat ini. Jadi penasaran dengan kelanjutan ceritanya di Flores. Di tunggu, ya, Mbak…

  4. Cucok meyong Mba Hani ini.. seumuran sama Ibu saya, tapi energinya ngalah-ngalahin saya euy…! Enaknya saya panggil Bunda aja deh hehehe… Semangat terus Bun!!

    • Haha…makasih udah mampir. Ini…karena kesempatannya kok ya di usia segini. Zaman dulunya kan sibuk urusan keluarga…

  5. Waaaw, pasti seru banget perjalanannya, ya, Bunda.. Apalagi bareng teman-teman, ngatur sendiri, ke banyak tempat.. Itinerary road trip-nya bisa jadi pegangan nih kalo nantu suatu hari aku ke sana.. 🙂

Tinggalkan komentar

Site Protection is enabled by using WP Site Protector from Exattosoft.com