Mendatangkan Traffic dari Image Blog? Bisa, Optimasilah dengan Langkah-Langkah Berikut!


guest post, lifestyle, writing & blogging / Sabtu, September 1st, 2018
increase blog traffic
carolina ratri

Guest post ini ditulis oleh Carolina Ratri untuk blog www.haniwidiatmoko.com

Hai! Iya, ini saya, Carra, sekarang lagi dikasih kesempatan untuk mengubrak-abrik blog cantiknya Mbak Hani nih. Hehehe. Salam kenal untuk yang belum kenal ya…

Saya sih biasanya memang suka ngulik tentang tulisan dan konten sehari-harinya di blog saya www.carolinaratri.com. So, saya akan bahas yang nggak jauh-jauh amat dari situ. Ya, soalnya saya ngertinya juga cuma itu doang sih. Hihihi.

Btw, sudah tahu belum, kalau sekarang kita bisa melihat referral data dari Google Images yang datang ke blog/web kita dari Google Analytics lo. Belum tahu ya? Kalau belum, ya sudah silakan cek aja langsung ke blognya Google yah.

Jadi, jangan sepelekan lagi keberadaan image di artikel-artikel kita ya. Bisa jadi, image-image itu bakalan membawa traffic alias kunjungan ke blog kita lo, kalau kita bisa mengoptimasinya dengan tepat.

Mau kan, dapat traffic yang bagus? Ya, mau dong. Ada yang enggak mau? Ya sudah, kalau ada yang enggak mau, juga enggak apa-apa sih. Blog mah bebassss, yes?

Tapi kalau mau dapetin traffic yang bagus, kita memang harus berusaha dari semua aspek yang bisa kita lakukan. Ya, tentu saja, supaya performa blognya baik juga.

Salah satunya dari image alias foto atau infografis yang kita sematkan di artikel blog kita. Selain supaya bisa nongol dalam hasil pencarian Google Image, image yang teroptimasi dengan baik juga akan membuat blog kita ringan loadingnya, sehingga juga akan berpengaruh baik untuk keseluruhan performanya.

Tapi, apa sih yang dimaksud dengan optimasi image ini?

Optimasi image berarti kita mereduksi ukuran file image-image yang kita pakai sampai semaksimal mungkin tanpa mengurangi kualitasnya, sehingga waktu loading blog kita tetap rendah, meski image-nya besar.

Jadi, apa saja nih yang perlu kita kerjakan untuk mengoptimasi image hingga blog kita lebih SEO friendly, loadingnya lebih cepat, dan bisa menambah traffic juga?

Kuy, kita lihat ya. Cukup cuma 4 langkah saja kok, overall.

Langkah-langkah mengoptimasi image supaya SEO friendly

  1. Berikan nama file yang deskriptif

Saat kita memindahkan foto dari kamera—baik itu kamera handphone atau kamera mirrorless, DSLR, atau jenis kamera apa pun—biasanya file fotonya sudah dinamai secara otomatis. Bener nggak?

DSCN8903746239984638, IMG9274qy483y4o86238, JPG3974823y4u24heoi38, atau jenis nama file lain yang pokoknya nggak bisa kebaca dengan kemampuan kita yang terbatas sebagai manusia.

Nah, untuk diupload ke blog, namai ulang file-file image yang akan diunggah tersebut dengan nama biasa, yang sesuai dengan topik artikelnya, dan mengandung keyword yang ditargetkan.

Misalnya, artikelnya soal pengasuhan anak, maka namailah file image dengan “pengasuhan-anak-kreatif”, misalnya. Atau, “mendidik-anak-perempuan”. Atau apa saja, pokoknya nama yang bisa dibaca dengan kemampuan kita sebagai manusia biasa.

Langkah ini adalah yang paling penting dari semua langkah ya, makanya saya taruh di poin pertama, karena nggak boleh lupa nih. Langkah ini nggak cuma akan bagus untuk on-page SEO, tapi juga bakalan bagus untuk ranking tinggi nantinya di hasil pencarian.

  1. Isi alt attributes

Yang mana sih alt attributes? Ini biasanya ada di blog-blog berplatform WordPress ya. Coba lihat gambar berikut.

Nah, itu yang dilingkari merah itu harus diisi dengan kalimat yang sama dengan nama file. Just plain dan pastikan mengandung keyword.

Untuk yang blognya di blogspot, mesti ditambahin pakai source code sih. Seperti ini “”pengasuhan>”

Jadi alt= nya itu diletakkan setelah img.

Susah ya? Hahaha. Kalau susah ya, udah. Isi saja captionnya.

Tapi hati-hati. Hanya gunakan alt attributes ini pada image yang memang menjadi bagian dari artikelnya. Jangan gunakan alt attributes pada image dekoratif. Misalnya kek apa? Misalnya, kan ada blogger yang punya emoticon-emoticon khas kan ya? Nah, jangan kasih alt attributes di gambar emoticon ini. Bisa-bisa dibilang spam sama Google, malahan.

  1. Resize image hingga berukuran optimal—nggak terlalu besar, dan juga nggak pecah

Sering nih saya temui, imagenya sampai ke mana-mana, nembus sidebar saking lebarnya. Atau terlalu kecil hingga malah nggak kelihatan detailnya, blur, atau pecah.

Seharusnya, image memang dibuat pas, dengan resolusi yang pas pula.

Begitu sebuah foto keluar dari kamera—kamera apa pun—biasanya resolusinya juga mengikuti standar yang sudah di-setting di kamera, dan ini tuh biasanya gede. Antara 500 dpi, bahkan sambai ribuan. Nah, padahal untuk ditaruh online, resolusi image itu cukuplah 72 dpi, atau paling pol 150 dpi.

Kebayang deh, sisanya berapa? Antara 150 dpi, sedangkan file asli bisa sampai ribuan dpi. Inilah yang membuat blog kita loadingnya luambat.

Itu baru satu hal.

Hal lainnya, soal lebar dan panjang. Berapa standar lebar dan panjang foto yang paling optimal, supaya itu foto nggak mbleber ke mana-mana, dan juga nggak kekecilan? Saya juga nggak bisa jawab, karena tergantung pada frame template blog yang kita pakai.

Jadi ya mesti dicoba-coba, lalu kalau sudah ketemu yang pas, pakailah standar itu untuk seterusnya.

Misalnya nih, kalau ambil dari Pixabay, file terkecil ukurannya adalah sekitar 640 x  426 ya? Nah, standar itu juga biasanya yang saya pakai, untuk ngeresize image-image yang saya pakai di blog, dengan resolusi 72 atau 150 dpi.

Kalau mau ngeresize image, bisa nih pakai TinyPNGdotcom ini ya, hasilnya cukup oke kok.

  1. Pilih tipe file yang pas

Memang ada 3 tipe file image yang biasa kita temukan di online; PNG, GIF, dan JPEG atau JPG. Mana yang paling baik?

Nggak usah panjang-panjang dan mbulet, saya tegaskan saja lebih baik pasanglah yang bertipe JPG, karena memang lebih optimal tampilannya di laman online. PNG biasanya hanya untuk image-image khusus yang harus ber-background transparent, sedangkan GIF itu biasanya untuk animasi tapi beresolusi mini.

Untuk foto di blog, pakailah file gambar berakhiran .jpg atau .jpeg.

Nah, demikian 4 langkah untuk mengoptimasi image di blog.

Ribet ya? Enggak kan? Enggak dong. Sederhana malah. Hanya dengan 4 langkah ini, image di blog kita akan menunjang performa keseluruhan menjadi lebih baik. Jangan lupa untuk mengedit atau enhance image-nya dulu biar lebih cakep ya, karena siapa sih yang mau liat foto gelap, ngeblur, dan nggak fokus, yes? Hehehe.

Nah, selamat ngeblog ya! Jangan lupa bahagia!

 

Catatan Hani

Sebelumnya saya mau ucapkan terimakasih dulu nih untuk mbak Rara. Berkatnya saya jadi lebih faham tentang perblogan, ibarat belajar anatomi deh, diuraikan dengan jelas satu per satu. Bedanya sih minus fotonya Jojo yang lagi hip itu. Terimakasih saya dobel-dobel karena mbak Rara mau jadi Guest Post di blog saya.

Awalnya ketika mulai menulis blog, fokus saya melulu pada tema penulisan, gaya bahasa, dan keywords. Terus baca-baca juga tentang bouncerate (di mana saya masih 80% an), sehingga saya menambahkan gambar, infografis (masih belajar), dan kadang-kadang kalau lagi niat membuat slide atau video pendek. Jadi saya menambahkan gambar mulanya hanya sebagai pelengkap dan menambah daya tarik. Belum menyadari bahwa melalui gambar ternyata bisa mendatangkan traffic.

Nah, seperti yang saya tulis dalam Tips Kompres Gambar dengan TinyPNG untuk WordPress, blog TLD yang baru saya beli domainnya pernah macet setiap kali mau upload gambar. Padahal kan mana menariknya kalau blog isinya hanya tulisan.

Artikel dari bintang tamu yang piawai gini saya jadi belajar banyak.
Dari 4 langkah tips optimasi image, kok ya langkah 1 dan langkah 2 belum saya lakukan dengan benar.

Langkah 1, memberi nama gambar, saya masih lalai memberi nama gambar sesuai dengan tema pada artikel. Kadang masih nomor foto seperti yang tertera di file foto dari pocket camera maupaun kamera ponsel. Terus, yang langkah 2 itu, isi alt attributes, saya blas baru tahu banget-nget kalau harus diisi. Hampir semua foto, alt text masih kosong. Nantilah saya harus mapay satu per satu memperbaiki lagi muatan blog saya.
Sayang kalau artikelnya artikel ever green, tapi tidak optimal, bukan.

Kalau langkah 3, meresize atau kompres gambar sudah saya lakukan. Walaupun saya baru-baru saja berkenalan dengan Panda si TinyPNG untuk kompres foto. Tetapi lagi-lagi, saya belum cek dpi nya deh. Mudah-mudahan sudah otomatis resolusinya mengecil antara 72 hingga 150 dpi.
Langkah terakhir, nomor 4, tentang pilihan tipe file gambar. Saya sudah benar lho mbak Rara, sudah JPG. File PNG biasanya untuk logo atau gambar lain yang lebih cocok kalau filenya PNG.

Nah, bagaimana teman-teman bloger. Optimasi gambar di blog teman-teman sudah sesuai belum dengan keempat langkah di atas?
Saya ikutan mbak Rara deh, SELAMAT NGEBLOG dan jangan lupa BAHAGIA!

twittergoogle_pluspinteresttumblr

35 Replies to “Mendatangkan Traffic dari Image Blog? Bisa, Optimasilah dengan Langkah-Langkah Berikut!”

    1. Resize dan kompres beda lho. Resize iya jangan kekecilan. Biasanya 900×600 atau 800×600 pixel cukup.
      Kalau kompres, tadinya 500 Kb, dikompres jadi 100 Kb, gitu.
      Tapi pixelnya mah bisa tetap…
      Semangaaat…

  1. Wah makasih banget tulisannya mba Carra sama Bunda Hani. Saya sudah melakukan langkah-langkah di atas, dan hasilmya emang signifikan. Meskipun, saya masih belum maksimal juga ngerjain blog hehe. Semoga ke dpn lebih serius lagi

  2. Mbak Hani, aku nge fans banget lho ama tulisannya Mbak Carra. Dan bisa baca share ilmunya di sini duh seneng banget. Makasih ya Mbak Hani. Dhika masih harus banyak belajar niii

  3. Tulisan ini kok bikin saya kesentil, ya? Salah satu orang yang nggak pernah menamai foto, nih. Atau dinamai tapi nggak nyambung sama teman. Baiklah, mariii kita audit images yang ada di postingan blog, yes.

  4. Pernah baca poin yg alt attributes .. tp ga tau ternyata kl blogspot harus pake embel2 .. pantes ga teroptimasi hihihi .. makasi bunda dan mba carra atas ilmunya … 😍😍😘😘😘

  5. Mantrap ni tutorial-a bisa juga lo bun dibuat tanda (,/baca koma) misal alt=panduan anak, panduan anak baik, panduan bagi ibu >> ini bisa dibuat sampai 5 description untuk di tag seo

    makasih bun

  6. Awal ngeblog dulu, masih nggak ngerti, pakai foto asli. Kalau ingat itu jadi malu. Sempat diprotes teman2 gara-gara loading lama. Makin kesini, sudah mulai merezise gambar. Tapi yang pakai tinyPNG baru setahunan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *