Rindu Ziarah ke Masjid Al-Aqsha bersama Cheria Halal Holiday


blog competition, lifestyle, travelling / Minggu, Oktober 21st, 2018
header lomba blog cheria holiday

Ketika saya dan suami berkesempatan melaksanakan ibadah haji awal tahun 2005, salah satu rangkaian ziarah adalah shalat di masjid Qiblatain di Madinah. Qiblatain artinya dua kiblat.

Menurut penuturan pembimbing haji kami waktu itu, awalnya kiblat sebagai arah shalat memang belum berpusat ke Kakbah di Makkah, tetapi ke Masjid Al-Aqsha di Palestina/ Jerusalem. Oleh sebab itu di masjid Qiblatain ada dua mihrab, walaupun yang dipakai sekarang hanyalah mihrab yang mengarah ke Kakbah. Sedangkan mihrab yang mengarah ke Jerusalem hanya sebagai pengingat saja.

Sejarah Pengalihan Arah Kiblat

Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram. Dan di mana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya. Dan sesungguhnya orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberi Alkitab (Taurat dan Injil) memang mengetahui, bahwa berpaling ke Masjidil Haram itu adalah benar dari Tuhannya; dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan [QS 2:144]

Ayat di atas merupakan ayat ke 144 surat Al Baqarah yang turun ketika Rasulullah saw, sedang melaksanakan shalat lohor di Masjid Bani Salamah di Madinah. Waktu itu arah kiblat ke Masjid Al-Aqsha di Palestina/ Jerusalem.

Sejak itu arah kiblat berpaling ke kiblat yang sekarang di Masjidil Haram. Sedangkan Masjid Bani Salamah kemudian menjadi bernama Masjid Qiblatain.

qiblatain-IAA2057
Masjid Qiblatain
denah masjid qiblatain
Denah & Tampak

Masjid Al-Aqsha atau Bukit Bait Suci sejatinya adalah sebuah kompleks seluas 144.000 m2 yang merupakan tempat suci bagi 3 agama di dunia, yaitu Kristen, Yahudi dan Islam. Di kompleks tersebut berdiri beberapa bangunan penting, yaitu: Jami’ Al Aqsha atau disebut Masjid Al Qilbi dengan kubah biru keperakan, Kubah Shakhrah atau sering disebut Dome of the Rock dengan kubah keemasan, kemudian beberapa situs-situs lainnya.

Menurut kepercayaan Yahudi, tempat yang sekarang menjadi kompleks Masjid Al Aqsha juga dipercaya menjadi tempat berdirinya Bait Suci di masa lalu. Bait Suci pertama dibangun oleh Sulaiman (Salomo) putra Dawud (Daud) pada tahun 957 SM kemudian dihancurkan oleh Babilonia pada 586 SM.

Bait Suci kedua dibangun pada tahun 516 SM dan dihancurkan oleh Kekaisaran Romawi pada tahun 70 M. Umat Yahudi dan Kristen juga percaya bahwa peristiwa Abraham (Ibrahim) yang hendak menyembelih putranya, Ishak, juga dilakukan di tempat ini.

Bagi umat Kristen, Bukit Bait Suci merupakan tempat penting dalam kehidupan Nabi Isa. Beberapa peristiwa berkaitan dengan penyaliban dan kisah lain, antara lain di bukit Golgota dan Via Dolorosa.

Sedangkan bagi umat Yahudi, Bukit Bait Suci juga merupakan tempat suci karena menjadi tempat menghadap ketika berdoa, sering disebut sebagai Tembok Ratapan. Letak Tembok Ratapan ada di bagian barat kompleks Masjid Al Aqsha. Disebut juga sebagai Tembok Buraq, karena diyakini tempat menambatkan buraq pada peristiwa Isar’ Mi’raj.

3d-alaqsha
visualisasi 3d kompleks Al Haram Asy Syarif

Pada masa kepemimpinan Dinasti Ummayyah, para khalifah memerintahkan berbagai pembangunan di kompleks Masjidil Aqsha yang kemudian menghasilkan berbagai bangunan yang masih bertahan hingga saat ini. Antara lain Kubah Shakhrah yang diselesaikan pada tahun 692 M, sebagai salah satu bangunan arsitektur Islam tertua di dunia.

Kubah Shakhrah adalah sebuah bangunan berbentuk segidelapan berdiri di tengah-tengah kompleks Masjid Al-Aqsha. Menurut penuturan para ulama, di bawah Kubah Shakhrah terdapat batu yang diyakini tempat berpijak Rasulullah saw pada peristiwa Isra’ Mi’raj .

Pada waktu itu Rasulullah saw diperintahkan untuk melakukan perjalanan dengan mengendarai Buraq dari Makkah ke Jerusalem, kemudian melanjutkan perjalanan ke surga, untuk kemudian menerima perintah Allah swt. untuk shalat lima waktu.

Itulah sebabnya komplek Masjid Al-Aqsha mempunyai peranan penting bagi umat Muslim.

Hal ini antara lain dijelaskan dalam Surat Al Israa’ ayat ke 78:

Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) subuh. Sesungguhnya shalat subuh itu disaksikan (oleh malaikat) [QS17:78]

Masjid Al-Aqsha kemudian menjadi Qiblat pertama umat Islam selama kurang lebih 17 bulan setelah hijrah, yang kemudian dialihkan ke Kakbah di Masjidil Harram Makkah.

Adapun Jami’ Al Aqsha atau Masjid Al Qibli merupakan masjid yang didirikan atas perintah Umar bin Khaththab, dipercaya untuk melaksanakan shalat jamaah saat berkunjung ke Jerusalem.

Satu Jalan menuju Masjid Al-Aqsha bersama Cheria Halal Tour Holiday

hadis

Tidak disarankan melakukan suatu perjalanan kecuali menuju tiga Masjid, yaitu Masjid Al-Haram di Makkah, dan Masjidku (Masjid An-Nabawi di Madinah), dan Masjid Al-Aqsha (di Palestina)
(H.R.Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu)

Begitu banyak penjelasan bahwa Masjid Al-Aqsha merupakan masjid penting dalam sejarah syiar Islam, sehingga saya pun menyimpan rindu untuk mengunjunginya.

Tak heran bila pada beberapa artikel, tanah Jerusalem tempat beradanya kompleks Masjid Al-Aqsha juga disebut Bumi Para Nabi.

Saking rindunya saya sampai ubek-ubek mencari foto saat berhaji bersama suami. Duh, seandainya saya ada rizkinya ziarah ke Masjid Al Aqsha, kan, saya bisa foto berdua suami lagi di sana. Sementara ini bikin ala-ala, deh, supaya termotivasi.

Seingat saya ketika shalat di Masjidil Al Harram di Makkah, suara adzan yang berkumandang betul-betul menggetarkan hati, sehingga gaungnya tak akan pernah lupa. Sedangkan kumandang adzan dari Masjid Nabawi di Madinah, beda lagi, suaranya lebih lembut dan nyaring. Nah, kalau kumandang adzan dari Masjid Ja’mi Al Aqsha seperti apa ya? Ingin, kan, shalat di sana…

Doakan terkabul ya kerinduan kami.

Aamiiiin Ya Rabbal Alamin…

foto di Arafah
Berdua suami di Arafah, Mina, 2005
crop di al aqsha
Rindu Ziarah ke kompleks Masjid Al Aqsha (Al Haram Asy Syarif) (di edit oleh hani)

Tak perlu ragu lagi, saya mencari tahu tentang Tour Jejak Rasul dan Ziarah Masjidil Al-Aqsha di internet, ternyata yang muncul di Page One Google adalah websitenya Cheria Halal Holiday Tour Travel, dong.

  • cheria halal holiday
    page one google search
  • web site cheria
    Spesialis Paket Tour Wisata Halal Indonesia dan Internasional
  • Napak Tilas di Bumi Para Nabi

Cheria Halal Holiday Tour tampil di halaman pertama Google Search. Spesialis paket tour wisata halal Indonesia dan Internasional, Travel Haji plus Umroh. Melayani pembelian tiket, hotel, dan visa perjalanan liburan Muslim 2018/2019 untuk private, grup maupun perorangan. 

Pantas saja Cheria Halal Holiday tampil di halaman pertama pencarian situs wisata di internet, karena mempunyai beberapa keunggulan:

1

Cheria telah menjadi leader dalam industri tour halal di Indonesia dan Menjadi tempat belajar untuk travel agent lainnya dengan aktif memberikan training untuk mempopulerkan wisata halal di Indonesia

2

Memiliki produk tour halal terlengkap baik domestik maupun internasional

3

Memiliki web dengan 5 juta lebih pageview dengan page view 3000 per hari menjadikan tour halal yang populer dikalangan netizen

4

Pertama dan satu-satunya yang memiliki aplikasi tour halal berbasis web dan aplikasi mobile phone

Cheria Wisata Tour Travel adalah sebuah perusahaan perjalanan wisata dan umroh yang terpercaya, karena sudah berpengalaman sejak tahun 2012.
Sudah ribuan wisatawan dan peziarah dilayani dengan penuh tanggungjawab, sehingga dalam melakukan perjalanan dapat tetap beribadah dan disediakan pula menu halal.

Menilik kompetensi Cheria Halal Holiday Tour Travel, perusahaan ini pernah mendapatkan Travel Award dalam ajang kompetisi pariwisata halal nasional 2016 yang diselenggarakan oleh Kementrian Pariwisata. Cheria Halal Holiday Tour Travel mendapatkan peringkat 3 terbaik di 2 kategori sebagai:

travel award cheria halal holiday
  1. Biro Perjalanan Wisata Halal Terbaik
  2. Website Travel Ramah Wisatawan Muslim Terbaik

Paket-paket wisata yang ditawarkan oleh Cheria Halal Holiday meliputi Wisata Domestik dan Internasional:

paket domestik cheria halal holiday
CP Cheria Halal Wisata2-33 (1)

Tiga fokus besar penyediaan jasa wisata Cheria Halal Holiday adalah:

tiga fokus

Paket Tour Napak Tilas di Bumi Para Nabi

Setelah browsing ke websitenya Cheria Halal Tour Travel dan memperlajari kualifikasi perusahaan ini, ternyata ada paket Tour Napak Tilas di Bumi Para Nabi antara lain adalah ziarah ke Masjidil Aqsha termasuk ke Palestina, Jordan, dan Mesir.
Paket wisata 10 hari ini biayanya $1640/ Pax berangkat setiap bulan dengan pesawat Omanair.
Ke mana saja, ya, selama Wisata 10 Hari Al Aqsha ini?

jakarta-cairo piramide sphynx museum

Hari pertama hingga hari ketiga, peserta dijadwalkan berwisata di kota Cairo (Mesir) dan kota-kota sekitarnya. Di hari kedua tersedia optional tour ke Ruangan Khusus Mumi Fir’aun.

Hari pertama

Peserta akan berangkat dari Soekarno Hatta International Airport di Jakarta (Cengkareng) menuju Cairo, Mesir dengan penerbangan Oman Air. Setelah menempuh perjalanan selama kurang lebih 9 jam, peserta dijemput oleh pemandu di Cairo International Airport dan diantar ke hotel untuk bermalam.

Hari kedua

Jadwal hari ke-2 ini adalah city tour di Cairo. Peserta akan mengunjungi Makam Abu Abdullah Muhammad ibn Idris al-Shafi-i, yaitu seorang mufti besar Sunni dan juga pendiri mazhab Syafi’i.
Kemudian mengunjungi Piramida dan Sphinx, ke Parfum Factory dan Papyrus, lanjut makan siang bersama.

Setelah makan siang, peserta akan mengunjungi Egyptian Museum, shalat di masjid Al Azhar, kemudian ziarah ke Husein Mosque, makam cucu Rasulullah saw. Selanjutnya ke Khan El Khalili Bazar, tempat mirip pasar tempat penjualan aneka benda-benda khas Mesir, mulai dari pernak-pernik cendera mata, baju, hingga obat herbal. Hari ke dua ini diakhiri dengan makan malam di Nile Cruise, sebuah restoran terapung di tepi sungai Nil, diiringi tarian khas Mesir dan live music.

Hari ketiga

Hari ini akan melanjutkan perjalanan dari Cairo ke Alexandria, kemudian kembali lagi ke Cairo. Acaranya ziarah ke makam Nabi Daniyal dan Lukmanul Hakim, lanjut ke masjid Mursi Abu Abbas, makam Imam Busiri, makam Abu Darda yang merupakan sahabat Rasulullah saw.
Tujuan berikutnya adalah menikmati indahnya pantai Alexandria dari istana Montazah yang merupakan tempat peristirahatan keluarga Raja Farouk, kemudian mengunjungi perpustakaan Alexandria, laut Mediteranian, dan Citadel of Qaitbay.

Hari keempat peserta dijadwalkan menuju Terusan Suez. Menurut Google Map perjalanan akan ditempuh hampir 3 jam. Peserta akan menginap selama 2 malam. Bagi yang berminat ditawarkan hiking ke Gunung Sinai untuk menikmati sunset.

cairo terusan suez

Hari keempat

Rencana hari ini peserta akan menuju ke Terusan Suez, St. Catherine, dan Gunung Sinai. Seperti kita ketahui, Terusan Suez merupakan jalur yang memisahkan benua Asia dan Afrika dan sebagai sumber devisa negara Mesir. Di sini peserta dapat melihat lokasi tenggelamnya Firaun di Laut Merah, melihat patung Al-Samiri, serta mengunjungi biara St. Catherine, diakhiri dengan hiking di gunung Sinai untuk melihat keindahan sunset. Rencananya peserta akan menginap di sini, setelah sebelumnya mengunjungi masjid Al-Wadi Al-Muqaddas, ke makam Nabi Harun, serta makam Nabi Sholeh.

Hari kelima

Rencana hari ke-5 setelah sarapan, dilanjutkan walking tour di sekitar biara St. Catherine untuk melihat pohon yang terbakar pada saat Allah swt berbicara langsung kepada Nabi Musa dan Surat Perjanjian/ Jaminan Nabi Muhammad saw kepada umat Kristen yang hidup di bawah kepemimpinan Islam. Perjalanan dilanjutkan ke kota Taba, dan bermalam di sana.

Malam sebelumnya peserta sudah bermalam di kota Taba. Sehingga di hari ke-6 sesudah sarapan bersiap menuju kota Jerusalem. Ini merupakan acara puncak, peserta akan mengikuti rangkaian acara yang padat dan menginap 2 malam.
Jaga kesehatan ya Gaes!

Slide5

Hari keenam

Memasuki hari ke-6, setelah sarapan peserta menuju perbatasan kota Taba untuk proses imigrasi menuju kota Jerusalem. Peserta akan menuju Bukit Zaitun, lalu mengunjungi masjid Al-Aqsha sekaligus sholat di sana. Selanjutnya menuju kota Betlehem, mengunjungi Nativity Church (Kanisat Al-Mahd), ke masjid Omar, dan ke kolam Salomo (Birak Suleiman). Kemudian menuju Hebron, melihat kota tua dan Al-Haram Al-Ibrahimi, mengunjungi makam Nabi Yunus di Halhoul Village, sekitar 5 km dari kota Hebron. Malam ini peserta akan bermalam di Jerusalem.

Hari ketujuh

Sepertinya inilah puncak dari Tour Napak Tilas di Bumi Para Nabi bersama Cheria Halal Holiday, karena hari ini peserta akan city tour seharian penuh di kota tua Jerusalem.

Kota Jerusalem kaya akan bangunan bersejarah, museum, kitab agama samawi, serta pemandangan yang menarik. Hari ini peserta akan mengunjungi komplek Al-Aqsha (Al Haram Al Sharif) seperti Dome of The Rock, Mt. Olive (Bukit Zaitun), masjid Salam El Farisi, masjid Al Jami’ Al Aqsha, dan masjid Bouraq.

Sebagai pengajar di program studi Teknik Arsitektur, sudah lama saya tertarik dengan sejarah Dome of The Rock ini. Sebuah bangunan berbentuk segidelapan berkubah warna emas dan menurut para ulama, di sini ada batu tempat Rasulullah saw berpijak untuk melakukan perjalan Mi’raj menuju surga.

denah & potongan dome of the rock

denah dan potongan Dome of the Rock

Awalnya banyak orang yang menganggap Dome of the Rock adalah masjidil Al-Aqsha.

Padahal Dome of the Rock (Kubah Shakhrah) berkubah keemasan, sedangkan masjid Ja’mi Al Aqsha berkubah biru keperakan. Jadi temans, dua bangunan tersebut berbeda, tetapi satu kompleks. 

Setelah itu berjalan di dalam tembok Al-Quds, Villa Dolorsa, dan ziarah ke makam Rabiah El Adawiyah, seorang tokoh sufi perempuan. Sosok yang dikenal sebagai Ibu para sufi besar ini terkenal dengan sifat suhudnya.

Sesudahnya ke pasar tua di kota suci (Al Qahtani, Khan Al Zait, Al Atarin), kemudian mengunjungi Gereja Makam Kudus dan masjid Omar. Perjalan terakhir di hari ketujuh adalah menuju Golgotha, yang lebih terkenal dengan tempat Yesus disalibkan oleh kaum Yahudi.

Bukit ini dijaga oleh kaum Muslim turunan langsung Salahudin, yang sangat dihargai dan dihormati di daratan Eropa, karena berhasil menaklukan Jerusalem.

Malam ini peserta akan bermalam lagi di Jerusalem.

interior al jami' al aqsha
interior masjid al jami' al aqsha

Perjalanan wisata Al Aqsha sudah memasuki hari kedelapan, masih ada beberapa tujuan wisata lain sampai tiba saatnya pulang ke Indonesia.
Usahakan koper sudah tertata rapi sehingga menghemat waktu untuk packing.

jerusalem amman

Hari kedelapan

Itinerary hari ini adalah dari Jerusalem menuju Jericho lalu ke Allenby, kemudian ke Petra.
Jericho adalah kota tertua di dunia juga tempat makam Nabi Musa dan menjadi tujuan ziarah juga. Kemudian mengunjungi Kerak dan Muta’a, serta terakhir ke Istana Shobak, sebelum menuju Petra untuk bermalam.

Hari kesembilan

Hari ini peserta sarapan pagi di hotel dan langsung check-out, karena akan melakukan perjalan darat menuju kota Amman di Yordania.
Selama perjalanan, peserta diajak menikmati gurun pasir di Wadi Rum. Selain itu juga diajak mengujungi Ahsabul Kahfi, gua yang menjadi latar belakang kisah 7 pemuda yang melarikan diri dari kekejian seorang bernama Dikyanus.

Hari kesepuluh

Teman blogger, hari ini harus siap-siap check out setelah sarapan pagi, untuk ziarah ke makam Bilal bin Rabah. Setelah makan siang, peserta akan diantar ke Queen Alia International Airport. Selanjutnya peserta akan menempuh perjalanan sekitar 8 hingga 9 jam, kemudian transit di Muscat, dan lanjut ke Jakarta.

Hari kesebelas

Hari ini diperkirakan peserta akan sampai di Indonesia pukul 13:20.

Nah, teman, itinerary lengkap sudah di tangan, nih. Semakin penasaran, kan, wisata ziarah ke Masjidil Al-Aqsha.

Sama, saya juga…

Cara Memesan Paket Tour Napak Tilas di Bumi Para Nabi dan ke Masjidil Al-Aqsha

Perusahaan Travel Wisata Halal sudah dipilih, itinerary sudah di tangan, satu demi satu kota tujuan dan obyek wisata sudah dipelajari, sekarang mencari tahu cara memesan paket tersebut.

Pemesanan paket wisata bisa melalui situs Cheria Halal Holiday, karena ada pop up kotak dari marketing yang siap membantu calon peserta.
Serunya lagi, sekarang segalanya ada dalam genggaman. Tak lain tak bukan, sekarang ada aplikasi Cheria Halal Holiday, yang bisa diunduh dari Google Playstore.

Caranya memesan melalui aplikasi sangatlah mudah:

1. Unduh aplikasi Cheria Halal Holiday

2. Registrasi

3. Pilih Kategori Tour (Paket Tour Ziarah Masjidil Aqsha merupakan Kategori Pilgrimage Tour atau Wisata Ziarah)

4. Pilih paket dan lanjutkan perintah sampai selesai.

  • buka aplikasi cheria halal holiday
  • pilih paket wisata
  • pilgirmate tour

Langkah memesan Paket Wisata melalui aplikasi Cheria Halal Holiday

Nah, gimana? Mudah, kan…

Di aplikasi tertera jelas, bahwa untuk Paket Tour Ziarah Masjidil Aqsha 11D 9N harganya IDR 32.000.000,- per orang, dan harga tersebut sudah termasuk:

1. Tiket penerbangan by Oman Air
2. Akomodasi hotel sesuai dengan rincian perjalanan
3. Transportasi sesuai dengan rincian perjalanan
4. Makanan halal sesuai dengan rincian
5. Tiket masuk ke museum sesuai rincian
6. Guide yang bisa berbahasa Indonesia
7. Departure Tax perbatasan
8. 2 botol air mineral per orang selama perjalanan
9. 1 botol besar air minerala selama makan (share untuk 4 orang)
10. Fasilitas wifi dalam bis

Berarti kalau saya berdua suami, memerlukan dana sekitar IDR 64.000.000,-. Kelihatannya saya harus mulai menabung dari sekarang, nih.

Jadwalnya keberangkatannya:
21 Januari – 31 Januari
25 Februari – 07 Maret
27 Maret – 06 April
26 April – 06 Mei
05 Mei – 15 Mei
16 Agustus – 26 Agustus
08 September – 18 September
26 Oktober – 30 Oktober
17 November – 27 November

Nah, menjelang akhir tahun 2018 ini masih ada satu paket di akhir November untuk melepas rindu ziarah ke Masjidil Aqsha mengikuti Jejak Rasulullah bersama Cheria Halal Holiday Tour.

Siap?

Tunggu apa lagi.

Silakan Menikmati Video Tour Ziarah Jejak Rosul Cheria Holiday:

Ikut juga yuk … Lomba Menulis Artikel Kreatif #8 TOUR HALAL AQSA.
Siapa tahu salah satu dari teman adalah pemenangnya…

lomba artikel Aqso #8

Sumber:
https://archnet.org
https://www.cheria-travel.com/2017/11/tour-ziarah-masjidil-aqso.htm
http://www.cheria-travel.com/p/cheria-tour-travel-wisata.html & https://drive.google.com/file/d/0B4mhV34EJJ0VTHpVbldPczQxTm16Z0VuLU1oSlhEZnZVcGFF/view
https://id.wikipedia.org/wiki/Masjid_Al-Aqsha
http://islamicarchitecturebydxx.blogspot.com/2015/07/building-analysis-dome-of-rock.html
https://shankhachilerdana.files.wordpress.com/2014/02/aqsa-hypostyle.png
http://www.nu.or.id/post/read/79923/mempertahankan-al-aqsa-dari-ancaman-israel

kantor pusat cheria holiday
Kantor Pusat Cheria Halal Holiday

Alamat : Jl.Kapten Tendean No. 82 Mampang Prapatan
Jakarta Selatan, DKI Jakarta,12790, Indonesia.
Telepon/FaX : 021-7900216/ 7900201/ 021- 79182408
Email : info@cheria-travel.com
Website : http/www.cheria-travel.com

twittergoogle_pluspinteresttumblr

30 Replies to “Rindu Ziarah ke Masjid Al-Aqsha bersama Cheria Halal Holiday”

  1. Semoga terkabul do’anya mbak. Semoga saya dan leluarga juga mendapatkan undangan untuk pergi ke sana. Makasih info dan sharingnya ya

  2. Maa syaa Allah, jadi tambah kepengen untuk ke masjid al- aqsha.
    Semoga semakin banyak muslimin yang dimampukan berziarah kemasjid AL-Aqsha, tunjukkan pada dunia bahwa Umat islam peduli AL-Aqsha .

  3. Wah Cheria Tour sekarang punya aplikasi sendiri, kereen! Jadi mupeng Mbak karena saya belum pernah ke Bumi para nabi. Saya berdoa Mbak bisa kembali ke sana ya, saya pun berharap diberi kesempatan mengunjungi situs sejarah yang berharga. Duh, mupeeeng!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *