Wisata Tak Harus ke Luar Negeri, Cukup ke Flores di Wonderful Indonesia


blog competition, lifestyle, travelling / Jumat, November 23rd, 2018

flores #wonderful indonesia

Teman-teman saya sering pamer kala mereka berwisata ke luar negeri. Sepertinya seru bisa berwisata ke tempat-tempat indah seperti itu. Tapi, keluar negeri kan mahal. Selain itu belum tentu iklimnya bersahabat dan makanannya cocok di lidah.
Memangnya tidak ada tempat indah di Indonesia? Tentu saja ada.
Yuk, ikuti saya …

Flores yang Memesona

Akhirnya sampai juga saya ke Flores. Pulau paling timur yang baru bisa saya sambangi di tahun 2018 ini. Alhamdulillah …
Flores termasuk dalam gugusan Kepulauan Sunda Kecil bersama Bali dan NTB, dengan luas wilayah sekitar 14.300 km2. Pulau Flores sendiri merupakan bagian dari provinsi Nusa Tenggara Timur bersama pulau Timor, pulau Sumba, dan kepulauan Alor. Di ujung barat dan timur Pulau Flores, ada beberapa gugusan pulau kecil. Di sebelah Barat ada gugusan pulau Komodo dan pulau Rinca. Sedangkan di timur pulau Flores ada gugusan pulau Lembata, Adonara, dan Solor.

Ada apa saja, sih, di pulau Flores? Banyak!
Bila berwisata di pulau Flores, kita bisa wisata alam, dari mulai gunung, danau dan laut, wisata budaya, wisata sejarah, wisata religi, wisata belanja, dan wisata kuliner.

Wisata Alam

Menakjubkannya Flores itu, wisata alam ada laut, danau, hingga gunung. Ada 2 taman nasional di pulau Flores dan sekitarnya, yaitu Taman Nasional Komodo dan Taman Nasional Kelimutu.

• Taman Laut 17 Pulau Riung

Lokasinya di utara pulau Flores, di Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Teman-teman kalau mau ke sana bisa jalan darat dari Maumere atau Ende, lumayan jalannya berkelok-kelok melewati tebing dan lembah. Dinamakan 17 Pulau Riung, mengambil nama dari hari Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus. Penginapan terdekat ada di darat dan masih sedikit. Kita bisa menyewa perahu kemudian hop-on hop-off island tour. Ada 3 pulau yang bisa dikunjungi, yaitu pulau Ontoloe, pulau Rutong, dan pulau Tiga. Pantainya berpasir putih dan lautnya biru bening. Stuning lah pokoknya …

riung17pulau #wonderfulindonesia

• Danau Tiga Warna di Kelimutu

Sudah sering dengar Danau Tiga Warna? Danau Tiga Warna yang ada di gunung Kelimutu. Ende, merupakan kota terdekat, kira-kira satu jam perjalanan. Sama halnya perjalanan ke Riung, perjalanan menuju Taman Nasional Kelimutu juga berkelok-kelok.

Dinamakan Danau Tiga Warna, karena ada tiga buah danau yang warnanya berbeda, yaitu biru muda, biru, toska, dan biru kehitaman. Ada dua danau yang posisinya bersebelahan, yaitu Tiwu Nuwa Muri Koo Fai dan Tiwu Ata Polo. Sedangkan danau ketiga agak terpisah, bernama Tiwa Ata Mbupu. Danau-danau ini sendiri merupakan hasil dari erupsi phreatik gunung berapi Kelimutu di masa lalu, yang terakhir meletus di tahun 1886.
Penginapan terdekat ada di Moni, hanya berjarak 30 menit, daerahnya berhawa sejuk dan asri.

kelimutu #wonderfulindonesia

• Taman Nasional Komodo

Nah, kalau komodo? Komodo binatang langka yang hanya ada di Taman Nasional Komodo, letaknya berbatasan antara provinsi Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Taman nasional ini dinyatakan sebagai situs warisan dunia dari UNESCO, dan dipilih sebagai salah satu dari 7 Keajaiban Dunia.

Ada tiga pulau besar yang bisa kita kunjungi yaitu pulau Komodo, pulau Rinca, dan pulau Padar. Teman-teman punya uang limapuluhribuan? Tengok di baliknya, itu pulau Padar. Masih ada 26 pulau-pulau lain yang lebih kecil, yang bisa kita singgahi dan menikmati keindahan pantainya. Misalnya, Pantai Pink, pulau Kanawa dengan lautnya yang bening dan ikan-ikannya yang jinak.

komodo #wonderfulindonesia

Wisata Budaya dan Sejarah

• Museum Bung Karno

Selepas turun dari gunung Kelimutu mengunjungi Danau Tiga Warna, kita bisa mampir ke Museum Bung Karno di kota Ende. Seperti kita ketahui, Soekarno pernah diasingkan oleh Belanda dari tahun 1934-1939. Rumah tempat pengasingan tersebut masih dipelihara rapi dan ada beberapa karya lukisan Soekarno juga.

museum bung karno

• Sentra Tenun Lepo Lorun

Di tengah maraknya hasil kerajinan yang dibuat masal dan terbuat dari bahan-bahan yang mencemari, di Flores ada kerajinan kain tenun ikat yang ditenun bukan dengan ATBM, tetapi alat tenun gendong. Bahan pewarnanya pun masih menggunakan bahan-bahan alami yang diperoleh dari kulit tanaman mengkudu, kayu dadap srep, kunyit, kulit pohon mangga, dan lain-lain. Nama tempatnya Lepo Lorun, terletak di Desa Nita, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Tak jauh dari kota Maumere ke arah Selatan.

• Desa Adat Bena

Bagi teman-teman yang ingin tahu seperti apa kehidupan masyarakat tradisional yang masih memegang teguh kepercayaan leluhur, bisa mengunjungi desa-desa adat yang ada di Flores. Ada beberapa desa adat, antara lain Desa Adat Bena.

Desa Adat Bena dapat dicapai melalui perjalanan darat 30 menit dari Bajawa, ibukota Kabupaten Ngada, ke arah Selatan.
Hanya ada 45 rumah tradisional di Desa Adat Bena yang terletak di kaki gunung Inerie, mengelilingi lapangan dengan beberapa meja batu dari zaman megalitikum yang masih tegak berdiri.

desa adat bena #wonderfulindonesia

• Sawah di Cancar

Apa bedanya dengan sawah-sawah yang ada di tempat lain di Indonesia?
Kita baru tahu bedanya dengan sawah-sawah biasa bila kita mendaki terlebih dahulu agak ke atas bukit.
Cancar, letaknya tak jauh dari kota Ruteng, jalan menuju kota Labuan Bajo, tepatnya di kecamatan Ruteng.

Sawah Cancar sering disebut sebagai Spider Web Rice Field, karena pembagian sawahnya tidak mengikuti pola kotak-kotak, tetapi dari pusat melingkar kemudian dibagi menurut temberengnya, seperti jaring laba-laba. Pola pengolahan secara adat ini dinamakan dengan Lingko, karena tanah adat adalah milik komunal. Pembagiannya pun dilakukan oleh ketua adat.

Potensi wisata di atas barulah sebagian saja yang bisa teman-teman kunjungi di pulau Flores. Seminggu rasanya tidak cukup, teman-teman harus menyempatkan kembali lagi untuk mengunjungi obyek wisata lainnya. Jangan khawatir soal kuliner, Flores terkenal dengan menu ikannya. Ada ikan bakar, sop ikan, dan lain-lain.

Cara mencapai pulau Flores

Paling mudah tentu saja melalui pesawat udara. Ada 6 bandar udara yang ada di Flores, yaitu bandara Komodo di Labuan Bajo, bandara Fran Sales Lega di Ruteng, bandara Pahdamaleda di Bajawa, bandara Turelelo Soa di Bajawa, bandara H.Hasan Aroeboesman di Ende, bandara Frans Xavier Seda di Maumere, dan bandara Gewayantana di Larantuka.

Tuh, kan, tidak sulit mencapai pulau Flores. Jangan lupa oleh-oleh kain tenun ikat dan kopi Flores yang endes itu.

Teman-teman punya kisah tempat-tempat wisata lain di Wonderful Indonesia? Yuk, ikut blog competition Wonderful Indonesia, informasinya di sini …

twittergoogle_pluspinteresttumblr
Facebooktwittergoogle_pluspinterestyoutubetumblrinstagrammail

25 Replies to “Wisata Tak Harus ke Luar Negeri, Cukup ke Flores di Wonderful Indonesia”

  1. Sawah Cancar unik banget, Danau Kelimutu indah sekali, Desa Bena yang istimewa, Taman Laut Pulau Riung yang masih alami, Taman Nasional Komodo yang memukau, Museum Bung Karno…wah..mupeng beratsss ke Flores saya.

  2. Masya Allah, jadi semakin tahu tentang Flores. Tidak kalah indahnya dengan Bali dan Lombok. Baca seperti ini jadi mupeng, Bun. Hehe…
    Iyes, spot Wonderful Indonesia banyak sekali termasuk di Flores ini

  3. MasyaAlloh indahnya Indonesiaku. Itu baru pulau Flores ya mbak sudah kaya akan wisata alam. Menuntaskan wisata di Indonesia saja enggak akan tamat dalam satu tahun kayaknya. Banyak banget yang indah-indah. Aku ingin lihat danau tiga warna pasti cantik sekali ya.

    Paling suka baca blog yang begini bikin tambah referensi kalau mau jalan-jalan. Siapa tahu kelak sampai pulau Flores aamiin.

    Makasih mbak buat cerita yang menarik sekali.

  4. Bapakku Rahimahullah, dulu sering bercerita tentang keindahan alam Danau Kelimutu. Beliau sudah pernah ke sana jadi tahu akan keindahannya. Wow, alam Indonesia memang best.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *