Bye Mata Kering! Inilah 5 Tips Pencegahan Dengan Insto Dry Eyes

  • Whatsapp
mata kering
mata kering
BYE MATA KERING!

Halo teman-teman, apa kabar? Semoga sehat-sehat. Menjaga kesehatan itu penting, salah satunya adalah kesehatan mata. Apalagi mata adalah jendela dunia, kita bisa melihat segala keindahan dunia tentunya melalui mata yang sehat. Walaupun demikian, kita tak boleh memaksa mata bekerja terlalu lelah sehingga mengalami gejala mata kering, yaitu mata sepet, pegel, dan perih.

Gejala Mata Kering

mata kering
sumber: instodryeyeducation.com

Mata yang normal dan sehat adalah berkedip secara alami. Kedipan tersebut mengeluarkan cairan yang membasahi bola mata. Karena satu dan lain hal, entah mata kita terlalu tegang, jadi tidak berkedip. Akibatnya mata kekurangan cairan dan kering, yang gejalanya sepet-pegel-perih.

Mata Sepet

Mata sepet, terasa seperti ada pasir dalam mata, sehingga terasa tidak nyaman. Ibaratnya kita makan buah sepet, kan terasa kesat susah ditelan. Begitu pula mata sepet, dipakai berkedip malah kurang nyaman seperti ada sesuatu di mata. Seringkali kita malah mengucek-ngucek mata. Bila tangan kita kotor, menyebabkan masuknya bakteri ke dalam mata. Kan, jadi engga sembuh-sembuh, deh.

Mata Pegel

Di bola mata kita ada otot-otot yang membantu mata bisa melirik, melotot, memicingkan mata, dan lain sebagainya. Selain itu ada gerakan akomodasi lensa dari melihat jauh atau dekat. Mata yang pegel, otot mata terasa tegang akibat melihat benda jarak dekat dalam waktu lama. Bila dibiarkan dapat menyebabkan migrain atau sakit kepala.

Mata Perih

Sedangkan mata perih, bola mata kemerahan dan terasa perih. Kondisi mata perih ini justru menguarkan air mata berlebihan, sebagai proses alami tubuh membantu membasahi bola mata. Padahal bukan itu sih solusinya. Kita malah kurang nyaman karena air mata bercucuran seolah tanpa sebab.

5 Penyebab Mata Kering

Kita cari dulu penyebab mata kering ya. Siapa tahu sebetulnya karena perilaku dan gaya hidup kita sehingga yang menyebabkan mata kering. Berikut 5 hal penyebabnya:

matalelah_compress50
mata lelah karena forsir

1. Memforsir Mata

Sehari-hari saya mengajar di program studi Arsitektur, selain menyiapkan materi kuliah, membuat presentasi, juga menulis jurnal, dan menulis makalah penelitian. Salah satu materi kuliah adalah studio perancangan, yaitu mahasiswa membuat rancangan yang ditugaskan, bimbingan, dan diskusi. Saya sebagai dosennya tentunya harus teliti mencek gambar-gambar yang mereka buat, meneliti tarikan garis, dan membuat catatan.Meneliti setiap tarikan garis pada gambar tugas yang seabreg ternyata memforsir mata bekerja terlalu keras sehingga membuat mata lelah. Apa mau dikata, nilai tugas harus segera diupload ke website akademik, yawda, mata diforsir deh.

gadget
mata perih terlalu lama menatap gadget

2. Terpapar Radiasi Layar Komputer dan Gadget

Selain mengajar saya juga menulis buku dan blog. Kadang ada target waktu yang harus diselesaikan pada waktu menulis buku. Begitu juga aktivitas saya sebagai narablog, secara rutin blog saya harus diupdate, kadang mengikuti lomba atau menulis artikel bertema. Sebelum menulis biasanya saya melakukan riset terlebih dahulu dengan membaca atau browsing. Kalau browsing saya melakukannya tak selalu duduk depan laptop, bisa di mana saja melalui ponsel atau gadget. Bahkan bila ada job sebagai blogger atau newsletter yang harus segera selesai, tidak sadar saya telah menatap layar gadget lebih dari dua jam yang membuat mata perih.Teman-teman yang hobi nge-game, hati-hati juga ya. Keasyikan main game, sampai lupa berkedip. Padahal berkedip itu penting untuk membasahi bola mata secara alami.

hobijahit3
mata pegel fokus obyek kecil

3. Terlalu Fokus Melihat Benda Kecil

Melalui ibu saya yang hobi menjahit, saya pun tertular mempunyai hobi menjahit. Ketika proses menggunting serta mengepas pola pada kain, saya harus membayangkan ujud jadi bajunya nanti. Tentu saja mata harus menatap terus menerus ketika mengerjakan jahitan tersebut. Apalagi saya inginnya jahitan tersebut rapi. Berpikir sambil fokus menatap sesuatu yang kecil terus menerus itu menyebabkan mata pegel.

notbalok
mata sepet melihat not balok

4. Terlalu Lama Membaca

Otak manusia melalui mata memang luar biasa. Kita bukan hanya melihat tetapi mempunyai kemampuan membaca kode abstrak. Membaca buku dengan tulisan tangan, membaca kalimat huruf Romawi, membaca Al Quran huruf hijayah. Dan banyak lagi, ada huruf kanji, dan lain-lain. Saya yang mempunyai hobi main piano seringkali mata sepet dibuatnya, karena harus mencek antara not-not balok yang kecil-kecil tersebut, mencarinya di tuts piano, sambil mendengar bunyinya. Bunyi nadanya sumbang, jangan-jangan saya salah baca. Kan, saya jadi memicingkan mata untuk membaca ulang.

insto-pantai
mata kering saat out door

5. Terpapar Radiasi Matahari

Teman-teman, pernah liburan ke pantai atau melakukan kegiatan out door? Udaranya panas dan sinar matahari terasa silau di mata ya. Terpapar terang matahari terus menerus dapat membuat mata kering sehingga mata terasa panas dan tidak nyaman. Engga banget kan kalau liburan kita jadi terganggu.

5 Tips Bye Mata Kering

Apa sih yang menyebabkan mata kering?
Menurut beberapa artikel yang saya baca, mata kering disebabkan cairan pelumas yang ada di bola mata kita berkurang atau mengering. Gejala mata kering adalah terasa sepet-pegel-perih. Pokoknya kita harus waspada pada ketiga gejala di atas.
Penyebab mata kering memang beragam, ada yang 5 hal seperti saya ceritakan di atas, tetapi bisa juga akibat usia, perubahan hormonal, pengaruh obat-obatan tertentu, terlalu lama di ruangan ber-AC, naik motor tanpa kacamata atau penutup helm, dan lain-lain.
Berikut 5 tips bye mata kering:

mata kering
5 Tips Bye Mata Kering

1. Memakai Kaca Mata

Adakalanya kita perlu memakai kaca mata untuk berbagai kegiatan. Bila kita tak ingin terpapar blue light dari gadget, kita bisa memakai kaca mata khusus yang memfilter sinar biru tersebut. Atau, bila kita ke pantai, memakai sunglasses, untuk melindungi retina mata kita.

Sering dengar kan ya, usia engga bohong. Memang saya tidak muda lagi, sejak berapa tahun yang lalu harus memakai kaca mata plus untuk membantu aktivitas membaca saya.

2. Mengatur Kecerahan Layar Komputer atau Gadget

Produsen komputer maupun gadget memang telah mengatur kecerahan layar pada masing-masing alat. Tetapi ada baiknya kita bijak memakai alat-alat yang memancarkan sinar tersebut, baik itu monitor komputer, laptop, maupun gadget.
Saya biasanya mengaturnya kecerahan layar (brightness) antara 50% hingga 80% saja, supaya mata tak terlalu silau kena paparan sinar dari layar gadget

3. Mengatur Jarak dan Posisi Duduk

Beberapa sumber artikel kesehatan mata mencantumkan jarak dan posisi duduk sesuai ergonomi, agar nyaman untuk mata. Jarak pandang menurut standar adalah antara 40-74 cm. Selain itu, perangkat lunak yang saya pakai untuk bekerja di komputer maupun laptop biasanya saya memakai Word. Untuk menyamankan mata, saya memperbesar ukuran huruf hingga 120%.

Efeknya lebih nyaman sih di mata, jadi saya bisa bekerja dengan posisi duduk lebih tegak sehingga mata cukup jauh dari layar monitor. Begitu pula ukuran karakter huruf pada layar ponsel saya mengaturnya ke ukuran medium. Cara ini agar saya tak terlalu tegang membaca dan tak perlu memaksakan mata untuk focus ke obyek kecil.

4. Bekerja di Ruangan Yang Cukup Terang

Dari teori fisika bangunan yang saya pelajari ketika kuliah, untuk bekerja dengan nyaman ada ukuran lighting atau terang ruangan yang nyaman secara visual. Ukurannya namanya lux. Kita bisa melihatnya pada lampu yang kita beli, misalnya sebuah lampu sekian watt setara dengan sekian lux. Alat ukurnya bernama lux meter.

Apabila bekerja banyak membaca dan menulis, maka ukuran penerangan setara dengan 300 lux. Itu kira-kira sama dengan penerangan alam dengan bukaan jendela 2 x 2 m². Orang yang bekerja dengan obyek kecil, misalnya penjahit, ahli jam, penerangannya harus lebih banyak, bisa-bisa setara dengan 700 lux hingga 1000 lux.
Itu sebabnya walaupun kita bekerja dengan ponsel, dan ponsel itu sendiri berpendar, lingkungan atau ruangan di mana kita berada harus terang juga, tidak boleh gelap.

5. Selalu Sedia Insto Dry Eyes

Sebagai langkah jitu agar terhindar dari mata kering adalah selalu sedia Insto Dry Eyes. Insto Dry Eyes dapat kita gunakan untuk memberikan efek pelumas seperti air mata. Setelah mata ditetes, biasanya saya menyertai juga dengan senam mata. Caranya mudah, kejap-kejapkan mata, melotot dan melihat kejauhan, minimal tiga meter. Lalu melirik ke kanan, ke kiri, ke atas, ke bawah, masing-masing 3 detik. Lakukan beberapa kali senyamannya.

Berikut iklan Instro Dry Eyes yang bisa simak bersama:

5 Alasan Memilih Insto Dry Eyes Agar Bye Mata Kering

alasan_compress33_optimized
5 Alasan Memilih Insto Dry Eyes

Insto Dry Eyes diproduksi PT. Combiphar, sebuah perusahaan farmasi yang telah berkiprah di Indonesia sejak tahun 1971. Pengalamannya memroduksi obat-obatan sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Ini nih alasan saya memilih Insto Dry Eyes:

1. Dijual Bebas Terbatas

Lingkaran biru pada kemasan menandakan, Insto Dry Eyes bisa dibeli tanpa resep dokter dengan tetap memperhatikan aturan pakai. Tetes mata steril ini dapat kita beli di apotik atau toko serba ada bagian obat-obatan bebas. Aturan pakai pada kemasan, cukup 1-2 tetes pada setiap mata, 3X sehari atau sesuai anjuran dokter. 

2. Harga Terjangkau

Saya membeli Insto Dry Eyes di apotik di belakang rumah. Harganya sekitar Rp. 14.000,- (empat belas ribu rupiah). Cukup terjangkau bukan?

3. Kemasan Praktis

Volume Insto Dry Eyes ada dalam botol kecil berukuran 7.5 ml. Sangat praktis, bisa dimasukkan dalam tas, kantong, atau pouch travelling. Sehingga sewaktu-waktu diperlukan bisa langsung tetes.

4. Tidak Perih Di Mata

Ketika saya mencoba Insto Dry Eyes, tidak perih di mata dan terasa sejuk.

5. Manjur

Setiap mililiter larutan isotonik steril Insto Dry Eyes mengandung Hydroxypropyl methylcellulose 3.0 mg, bahan aktif yang berfungsi sebagai pelumas bola mata kita. Kemudian juga mengandung Benzalkonium chloride 0.1 mg, yang berfungsi sebagai anti bakteri. Oleh sebab itu boleh dibilang tetes mata ini cukup manjur untuk mengatasi gejala kekeringan pada mata, meringankan iritasi mata yang disebabkan oleh kekurangan produksi air mata. Biasanya pada penderita rheumatoid arthritis, keratoconjunctivitis, dan xerophthalmia.

Peringatan dan Perhatian:

Teman-teman, bila kita menggunakan obat-obatan, jangan lupa perhatikan petunjuk yang tertera pada kemasan, termasuk Insto Dry Eyes. Beberapa hal yang perlu kita perhatikan antara lain:

  1. Jauhkan dari jangkauan anak-anak.
  2. Tutup rapat, jangan menyentuh ujung tetes mata.
  3. Jangan dipakai lagi bila telah dibuka 1 bulan, berubah warna, dan keruh.
  4. Hentikan pemakaian bila iritasi tetap, lebih buruk, sakit kepala, sakit pada mata, gangguan penglihatan, atau mata merah terus menerus.
  5. Karena tetes mata mengandung pengawet benzalkonium klorida, penggunaan jangka panjang dan berlebihan dapat menyebabkan kerusakan selaput mata.

Bila ternyata gangguan pada mata tidak membaik, segeralah periksakan mata ke dokter spesialis mata, ya.

Demikianlah pengalaman saya mencegah mata kering bersama Insto Dry Eyes.

Bye Mata Kering!

Artikel ini disertakan untuk Insto Dry Eyes Blog Competition.

Sumber:

insto.co.id
instodryeyeducation.com
combiphar.com
ccohs.ca

Bandung, 29 Juli 2019

hani-200

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

26 Komentar

  1. Kak Hani…
    Thank you for seeing me in Malang.

    Btw, aku selalu sedia obat mata seperti insto karena memang sering menatap gadget / komputer terlalu lama. Love this article, lengkap dan keren.

  2. duh, yuni sering mengeluh mata perih. terus kalau pas jalan di luar juga mata sering kayak ndak tahan terbuka menatap ke awan, padahal nggak menatap ke arah matahari langsung. kayak pegel gitu, berarti mataku udah kering ya kak?

  3. Kalo aku biasanya pas fokus nyetir Bun, padahal AC tuh nyembur, mustinya kedip sewajarnya ya. Kadang saking fokus jadi lupa. wah, musti sedia insto nih.

  4. Saya pernah merasakan mata kering ini mbak, gak nyaman banget.
    Cari2 info untung nemu insto dry eyes. Pakai. Mata nyaman kembali.

  5. Iya nih bun, saya yang sering berada di jalanan cukup terbantu dengan adanya insto dry eyes. Apalagi saya tipe malas nutup kaca helem. Jadi we debu suka masuk dan sering bikin mata perih.

  6. Mbak Hani ini sudah dosen, nulis buku, rajin ngeblog, bisa jahit, bisa piano..duh jadi mlipir aku.
    Keren bangets sihmm
    Tapi teteup ya kesibukannya berbuah derita pada mata yang sepet, pegel, periiih..Dan ini tipsnya yang komplit manfaat bangets
    Aku mau coba juga, karena gejala mata kering sering kualami dan beneran menyiksa
    Yawda di Insto Dry Eyes ajaa

    1. Makasih Mb Dian. Tapi tetep harus dijaga sih. Jadi ya berusaha engga memforsir mata sih. Kalau udah gangguan tetes Insto Dry Eyes deh…

  7. Wahh setuju banget nih, terkadang mata cepat lelah dan memerah karena kurangnya istirahat ataupun beraktivitas dalam suatu kegiatan.. Kadang juga merasa seperti itu, tapi untung yaaa ada obat dan penyembuh mata seperti ini, jadi mata bisa jadi segar kembali 😀