Mudahnya Membeli Sepatu di Trans Studio Mall Bandung

  • Whatsapp
trans studio mall bandung

“Sepatuku ilang”

Sebuah pesan melalui Whatsapp dari suami tercinta. Setahu saya, dia ada undangan rapat dengan yayasan di luar kampus. Rupanya rapat di sebuah restoran di seputaran jalan Citarum-Bandung ini dilanjutkan dengan makan siang. Sebelumnya kolega suami mengajak sholat di masjid di seberangnya. Selesai sholat suami tidak mendapati sepatunya ada di tempat, alias hilang. Pendek cerita, suami kembali ke kampus dipinjami sandal jepit oleh masjid.

Ultimate Shopping Experience @ Trans Studio Mall Bandung

Sepatu suami hilang begini sebetulnya tidak mudah untuk mencari gantinya. Kami ini keluarga bertelapak kaki besar, sehingga suami, anak laki, dan ibunya, sulit sekali mencari sepatu. Kalau ke toko sepatu, alih-alih menanyakan nomor sepatu untuk model yang diinginkan, tetapi menanyakan terlebih dahulu nomor yang ada. Daripada kecewa, sudah naksir modelnya, ternyata nomornya tidak ada, kan …

Sampai pada suatu hari Sabtu, sepulang dari Pasar Palasari, suami mengajak ke Trans Studio Mall Bandung, Jl. Gatot Subroto No 289, Bandung.

“Mau ngapain?”

“Cari sepatu”

“Langsung dari Pasar?”

Maka meluncurlah kami ke Trans Studio Mall (TSM), sebuah kawasan terpadu bergabung dengan Trans Luxury Hotel, Ibis Hotel, wahana permainan Trans Studio Bandung dan Masjid Agung Trans Studio. Waktu menunjukkan pukul sebelas lebih, sebentar lagi lohor, dan perut terasa lapar.

“Cari sepatu dulu atau makan dulu?”

“Makan dulu lah, sebentar lagi jam 12, food court bakalan penuh”

“Oke. Jangan lupa nanti sebelum pulang, mampir Transmart di bawah, mau beli susu untuk yoghurt”

“Oke. Mau makan apa kita? Steak, Mie, atau Nasi?”

“Pepper Lunch yuk …”

  • trans studio mall bandung
  • trans studio mall bandung
  • trans studio mall bandung
  • trans studio mall bandung

Suasana Trans Studio Mall Bandung

Enaknya Ultimate Shopping Experience @ Trans Studio Mall Bandung ya begini, sebagai one stop shopping segala ada untuk keluarga. Dari sepatu, baju, kuliner, hingga kebutuhan sehari-hari.

Kami masuk dari arah area parkir, ke pintu masuk METRO Department Store.

Pas banget pintu masuk tiba di area sepatu, tapi kami hanya melihat-lihat sebentar. Sesuai rencana, kami akan makan siang dulu baru sesudahnya membeli sepatu. Katanya nih, penurut penelitian, jangan berbelanja dalam keadaan perut lapar. Karena ada kecenderungan kita akan impulsive belanjanya.

Setelah makan di area Straits Kitchen di lantai 3, menyempatkan terlebih dahulu ke Mushola, untuk sholat lohor, kami pun ke bawah untuk berburu sepatu.

Ternyata suami sudah punya target mau beli sepatu seperti apa, jenis dan mereknya. Tanpa bersusah payah keliling TSM, kami menuju ke gerai sepatu olahraga merek tertentu.

“Teh, ada nomor 44, gak?”

“Dicari dulu Pak”

Petugas membalik-balik sepatu yang dipajang.

“Ini nomor 44 Pak, coba dulu saja”

Sepatu kets nan ringan pun siap dicoba, berdiskon pula. Penting!

“Enak gak? Coba jalan”

“Enak”, jawab suami.

“Kan belum pakai kaus kaki”

“Teh, ada yang nomor 45 ga?”

Setelah membandingkan kedua ukuran sepatu tersebut, akhirnya dipilih sepatu yang paling enak dipakai berjalan.

“Ada tambahan Pak? Kaus kakinya engga sekalian? Yang ini beli 2 gratis 1”

Kami pun keluar dari toko menenteng tas berisi sekotak sepatu lengkap dengan kaus kakinya. Jalan-jalan di TSM-nya masih berlanjut ke supermarket Transmart di basement. Nah, itulah pengalaman kami shopping di Trans Studio Mall Bandung.

Teman-teman punya pengalaman apa di TSM?

#TSMx18 #TSMAnniversary

Baca juga: 5 Model Tas Wanita, Kamu Favorit Yang Mana?

Bandung, 4 November 2019

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *