Parenting Blog Ayah

  • Whatsapp
parenting blog ayah

Dua bulan terakhir ini saya bergabung dalam WhatApps grup Blogwalking Asik, di grup ini kita bisa ikut daftar untuk saling mengunjungi blog teman-teman. Sebelumnya saya ikut dua grup untuk blogwalking yaitu di Pasukan Blogger JA, yang pesertanya khusus perempuan, dan Indonesia Corner di Facebook, yang artikelnya khusus wisata dan kuliner. Bedanya di grup Blogwalking Asik ini pesertanya perempuan dan laki-laki. Saya perhatikan niche blog para pria ini lebih terstruktur penulisannya, beberapa nichenya tentang teknik, koding, lingkup pekerjaan, buku, artikel lomba blog, dan lain-lain. Jarang yang isinya curhat. Hasil beberapa kali obrolan di grup ada beberapa peserta yang juga seorang ayah, dan seorang di antaranya berniat mengarahkan blognya sebagai parenting blog ayah.

Beberapa kali saya pernah membaca blog ayah yang menuliskan keseharian si ayah dan anak-anaknya dan perannya dalam tumbuh kembang anak. Misalnya dulu belalangcerewet(dot)com menceritakan keseharian Rumi dan Bumi. Atau blognya Ayah Aiden juga menceritakan tingkah laku Aiden.

Muat Lebih

Selama ini kita kan hanya mengenal mommy blog, blog yang ditulis oleh para ibu menceritakan keseharian anak-anak mereka. Mulai dari hamil, melahirkan, merawat bayi, mengolah menu makanan, pola asuh, ibu bekerja di luar rumah, stay at home mom, dan banyak lagi. Seolah parenting blog hanyalah monopoli ibu-ibu.

Adakah dad blog? Parenting blog yang ditulis olah para ayah? Penasaran saya mencoba mencari di internet, adakah parenting blog yang ditulis oleh ayah?

Blog Ayah (Dad Blogs)

Dari blognya mashable.com ternyata ada artikel 6 Of The Best Dad Blog On The Internet.

Ternyata sekarang para ayah tidak canggung lagi untuk terlibat penuh dalam pola asuh anak-anak mereka. Sehingga merekapun menuliskannya dalam blog mulai dari ruam popok hingga DIY mainan untuk anak. Subyek yang ditulis di blog ayah sebetulnya tidak terlalu jauh berbeda dengan blog emak, beberapa juga ada diskusi tentang susu bayi, pemilihan sekolah, dan tentu saja disertai dengan foto-foto keseharian bersama anak. Beberapa ayah ternyata memang berperan sebagai stay-at-home dads, hal yang sudah biasa di luar negeri.

Berikut beberapa dad blogs yang dirangkum oleh Mashable.

8BitDad

Blog gado-gado (ternyata ada juga blog gado-gado di luar sana) ini ditulis oleh tujuh orang kontributor yang menamakan dirinya founding fathers. Ada 1.400 lebih artikel tentang fatherhood yang menjadi sumber para ayah muda yang mengaku sebagai ayah modern.

Out With The Kids (OWTK)

Blog ini memfokuskan segala sesuatu tentang pengasuhan anak. Di websitenya ada pilihan tentang parenting, fotografi, travel, resep, pendidikan, kesehatan, olahraga, bahkan mobil dan game.

Author blog ini Jeff Bogle menuliskan tentang fotografi, musik untuk anak, dan kesehariannya bersama kedua putrinya.

How To Be A Dad

Blog ini diprakarsai oleh Charlie Apen dan Andy Herald menuliskan tentang keseharian mengasuh anah, mulai dari persoalan tumbuh gigi dan berusaha menjadi ayah yang baik berdasarkan pengalaman mereka masing-masing.

If you were looking for a website telling you how to be a dad… You didn’t find it. We aren’t experts in “dadology.” We aren’t even sure such a thing exists. We’re just here to tell you that being a parent sometimes means experiencing things without an authority, letting love and humor get you through. For those other times, we recommend a sturdy helmet. —howtobeadad.com; Charlie & Andy, The Dads

Dad or Alive

blog Dad or Alive

Ditulis oleh Adrian Kulp yang juga penulis buku dengan judul sama Dad or Alive. Sebagai stay-at-home dad, blog Adrian Kulp berisi suka-duka kesehariannya bersama tiga putra-putrinya.

Di blognya ada kategori tentang anak-anak dengan tahapan usia, food, lifestyle, parenting, travel, dan foto-foto tumbuh kembang anak-anak.

Mr. Dad

Authornya Armin Brott, juga penulis buku best seller tentang fatherhood dan host Positive Parenting di sebuah acara radio di San Francisco.

Blog ini formatnya Q & A -style, dengan pendekatan “Dear Abby”, sehingga isinya lebih banyak nasihat tentang parenting dari berbagai sumber. Ada banyak cerita di sini, tentang expecting father, ayah yang menanti kelahiran, lima tahun pertama sebagai ayah, single dads, bahkan tentang kakek-nenek.

Dicari Parenting Blog Ayah ala Indonesia

Menarik sebetulnya waktu saya mengintip sejenak blog-blog yang diangkat oleh Mashable sebagai 6 Of The Best Dad Blog On The Internet. Saya hanya membaca sekilas, dan sejenak mengklik blog-blog tersebut. Sengaja saya hanya mengangkat lima di antaranya. Blog pertama tidak saya ulas, Designer Daddy menampilkan dua orang pria yang berperan sebagai husband and wife dan “anak” mereka berusia lima tahun.

Blog memang bukan sebagai sumber referensi yang akurat, bahkan untuk penelitian, blog tidak bisa dipakai sebagai sumber ilmiah. Tetapi blog masih menjadi media bacaan ringan yang kadang lucu.

Di Indonesia ini masih ada stigma, bahwa ayah bekerja mencari uang, dan ibu mengurus rumah tangga. Bahkan ilustrasi buka SD zaman saya sekolah, ayah membaca koran, ibu memasak. Ternyata hari gini stigma bahwa urusan parenting urusan ibu masih melekat. Padahal kan anak berdua, mindsetnya ya diurus bersama.

Mampir ke sini juga; 6 Jurus Menunjukkan Kasing Sayang Orang Tua Di Depan Anak

Dari sudut agama yang saya anut pun peran ayah adalah sebagai kepala keluarga. Tetapi perlu disimak lebih lanjut, kepala keluarga kan bukan berarti ongkang-ongkang main perintah, segala urusan rumahtangga dan pengasuhan anak diserahkan ke ibu. Saya sering melihat kala ibu pontang-panting mengurus rumah tangga, sedangkan ayah tak turun sama sekali dengan alasan kan sudah mencari uang. Benarkah?

Di sinilah menurut saya parenting blog ayah bisa berperan. Parenting blog ayah menurut saya bisa menuliskan dengan lebih to the point, karena biasanya mereka tulisannya terstruktur, bahwa ayah juga harus andil dalam urusan parenting dan rumah tangga tanpa harus takut luntur machonya.

Kira-kira kategori atau label parenting blog ayah ala Indonesia adalah sebagai berikut:

  1. Berisi kiat-kiat mengasuh anak dengan lebih praktis dan fun, disertai dengan etika yang pas di Indonesia.
  2. Marriage life, suka-duka mendampingi istri ketika menyambut buah hati juga menarik untuk dikisahkan. Banyak cerita baby blues atau depresi yang melanda ibu baru, justru terbantu karena support suami.
  3. Kesetaraan gender di rumah tangga. Tidak harus urusan memasak adalah perempuan. Anak laki juga harus bisa memasak menu sederhana. Anak perempuan juga bisa memerbaiki setrika yang lepas kabelnya.
  4. Travelling
  5. Hobby
  6. Do-It-Yourself yang dikerjakan bersama ayah.
  7. …. (ada ide lagi ga?)

Nah, itulah kira-kira kategori yang bisa menjadi acuan bila ada ayah yang juga blogger ingin menulis parenting blog dari sudut pandang ayah yang pas untuk Indonesia.

Kira-kira apalagi kategorinya?

Bandung, 16 Desember 2019

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

41 Komentar

  1. Iya, selama ini kalo mau baca2 parenting ayah kiblatnya pasti blogger2 luar neegri. Padahal, gak semua budaya pengasuhan ala ayah di luar negeri cocok sama kita di sini. Dukung banget kemunculan blogger2 cowok yg niche parenting. Hehe.

    1. Iya.Belum ada yg khusus. Kan seru parenting dari sudut ayah gimana. Kebanyakan ceritain putra-putrinya bloggernya udah itu anak² jadi besar, engga ada cerita lagi.

    1. Iya. Kayaknya seru, parenting dr sudut pandang ayah. Kali aja lebih santai gitu ngasuhnya. Kalo Emak kan teliti dan ribet…kayaknya…hehe…

  2. Menarik juga nih kalau ada blog parenting yang ditulis oleh seoarang Ayah. Pasti sudut pandangnya sangat berbeda dengan tulisan seorang Ibu.

    Tapi saya gak bisa ikutan, anak saya sudah gede 🙂

  3. Wah ini seperti tujuan saya selanjutnya mba. Udah dimulai sih, cuma belum terstruktur baik selama ini.. Aku rencana memang pindah ke niche blog parenting anak dari sisi ayah. Fokus saya adalah marriage life saya yang manusia biasa gak sempurna, plus sharing kiat mendidik anak dari sisi Ayah sesuai yang saya alami.

    Btw, blog2 di list mb Hani, bisa jadi acuanku juga mbak. Aku sangat berterima kasih mbak nulis ini 🙂

  4. iya, kalau saya lihat di sekitar, banyak lho para ayah yang telaten mengasuh anak, baik di dalam maupun diluar rumah. Tapi belum banyak lelaki yang membagikan pengalamannya ini dalam bentuk tulisan

  5. Semoga saya sudah termasuk kategori kesetaraan gender dalam rumah tangga. Saya juga kasian kalau melihat istri sibuk sendiri, terkadang saya bantu-bantu kegiatan yang dikerjakan.

  6. Sepertinya seru juga ya mba, baca blog para bapak-bapak. Kalau blog kita para emak kebanyakan ya ke curhat, tapi memang tidak terlalu banyak ke curhat semua isinya.
    Dan ternyata Blog Walking yang isi para bapak, jadi lebih bervariatif lagi.
    Apalagi sudut pandang kaum emak dengan bapak berbeda

  7. Aku jomblo, belum menikah. Wah bagus juga ya jika ada tulisan parenting ayah. nanti deh saya coba.

    Tapi doain dulu dong biar saya cepet nikah. Doakan ya biar nemu jodohnya. wkwkwkwkwk

  8. Memang tidak sedikit ayah yang punya kepedulian lebih dengan keluarganya mulai dari pengasuhan bayi sampai anak mulai besar. Seru nih kalau ada blog ayah.

  9. Iya juga ya mbak sekarang masih jarang banget loh ada blog parenting dari sisi Ayah. Yah mungkin secara dari kesadaran pembagian peran untuk mengasuh dan mendidik anak mindsetnya masih berat di ibu. Padahal peran ayah penting banget juga kan.

  10. Semoga nambah terus ya dad parenting blognya Indonesia. Secara penting banget sebab khawatir jd fatherless country krn kekosongan peran para ayah. Padahal menurut hasil riset psikolog Elly Risman dkk, anak² perempuan yg minim pengasuhan dr ayahnya biasanya lbh mudah terjerumus ke free sex dll.

    1. Wah iya begitu kata bu Elly Risman? Duh ngeri banget. Itulah kaan penting tokoh ayah juga berperan dalam pola asuh dan tumbuh kembang anak²…

  11. Wah, kapan hari ada beberapa ayah yang ingin membuat blog parenting ayah. Mereka pasti senang sekali baca artikel ini, mbak. Agar bisa tahu apa yg dibutuhkan, serta rekomendasinya

  12. Eh ternyata udah mulai ada niche nya ya dads blog ini. Apa saya perlu bikin juga ya buat ngisi cerita kecilnya putri saya.

    Btw, blog Belalang Cerewet enak banget bahasanya mengalir. bagus buat belajar.

  13. Saya selalu yakin sosok ayah itu sangat penting bagi anak2. Jd, ayah modern itu ya nggk cuma kerja pulang tidur, tp berkontribusi jg utk tumbuh kembang anak lewat perannya. Mungkin di indonesia kita mulai membutuhkan blogger2 dad parenting ini. Ada beberapa, tp nggk seramai mom parenting sih

  14. Betul tuh bu…sudah saatnya seorang ayah menjadi ibu kedua bagi anak-anaknya. Saya cukup tertarik dengan cerita mengenai seorang ayah yang ikut berperan dalam mengasuh anak. Salam kenal bu…

  15. kenangan mengerjakan pr sama bapak, malah kebanyakan ketawa dibanding belajar hahahah… kangen masa kecil, kangen digendong bapak.

    Belajar memasak bareng ayah yang pinter di dapur keknya juga seru deh

  16. jadi nemu inspirasi nih buat membangun blog parenting dengan bahasa ayah. pas banget saat ini aku memiliki 2 orang buah hati, 1 orang putra dan 1 orang putri. banyak hal yang bisa diceritakan, hanya saja masih belum menemukan konsep gaya tulisan yang seperti apa untuk memulai blog parenting ayah ini.

  17. Wahhg WAG kitaa disebut di paragraf pertama hehe. Emamg inspirasi nulis itu bisa dari mana aja ya mbak hanii..

    Wkwkw pasti yg dimaksud mas arigetas ini. Dad parenting. Emang unik. Bisa jadi penyegaran juga. Mom parenting kan udah byk, saatnya daddy daddy unjuk gigi juga hehe

  18. wah. banyak sekali dukungan utk blog parenting dari para ayah. hukum tarik menarik bekerja nih. 1 minggu ini kepikiran utk mbikin blog ttg pola asuh anak dari sisi ayah. kasih komen di blog gratisan pny sy dong. apa seperti itu artikel parenting dari sisi ayah (maaf baru belajar nulis. masih ada 3 artikel)