12/07/2020

Pola Sederhana Culottes & Palazzo

Setelah sukses menjahit baju kebaya seragam yang harus dipakai saat teman saya mantu, saya merencanakan menjahit kulot. Model kulot merupakan busana favorit saya. Sopan, praktis, dan mudah dipakai beraktivitas. Culottes & palazzo, pengertian sederhananya adalah celana rok, bentuknya celana panjang tetapi sepintas mirip rok. Awalnya panjang kulot hanya sebetis, kemudian panjangnya disesuaikan dengan kebutuhan. Lalu, apa bedanya kulot atau culottes dan palazzo? Berikut penjelasan, sejarah, beberapa pola sederhana culottes dan palazzo yang bisa dibuat sendiri, dan tentu saja langkah-langkah membuatnya.

History of Culottes

Mengutak-atik fashion, tak lepas kita harus sedikit banyak mengetahui juga latar belakang muncul trend tersebut. Seperti halnya model busana tunik.

Menurut Wikipedia, kulot berasal dari kata bahasa Perancis, culotte, merupakan celana panjang selutut yang ujung bawahnya diikat, diberi gesper atau kancing. Model ini populer di Perancis di masa pemerintahan Henry III (1574-1589).

Di abad modern, perkembangan kulot merupakan modifikasi dari bentuk rok selutut yang juga merupakan celana. Model ini dianggap revolusioner terutama bagi olahragawan perempuan, karena dianggap nyaman dan gaya. Model fashion kulot pun populer di antara perempuan karena memudahkan bergerak dan masih terlihat seolah memakai rok.

 hangs like a skirt, but is actually pants

sejarah culottes dan palazzo
Kulot asalnya celana selutut yang lebar mirip rok
pola sederhana bisa dipesan
Modifikasi kulot

History of Palazzo

Kata palazzo memiliki akar kata dari bahasa Italia, yang identik dengan bangunan megah setara istana. Istana pada umumnya adalah bangunan dengan halaman yang sangat luas. Oleh sebab itu celana palazzo adalah celana panjang perempuan yang berkibar dan longgar. Bentuknya pas pada bagian pinggul kemudian melebar hingga ke mata kaki.

contoh palazzo
Model palazzo

Pola Sederhana Culottes & Palazzo

Bagi teman-teman yang hobby menjahit, sebelum menggunting, kita harus membuat pola atau pattern terlebih dahulu. Ada dua macam cara, menggambar pola terlebih dahulu di kertas roti atau kertas coklat. Kalau saya biasanya memakai koran saja. Pola inilah yang nanti dipakai dan diletakkan di kain kemudian digunting.

Penjahit ada yang tidak membuat pola khusus, tetapi digambar langsung di kain. Cara ini praktis karena tidak kerja dua kali, tetapi dalam beberapa hal malah boros kain.

Pola kulot merupakan modifikasi dari pola dasar celana yang dilebarkan pipa bagian kaki sehingga tidak ketat. Lebar pipa celana tergantung keinginan pemakai atau disesuaikan yang pantas saja.

pola sederhana culottes (kulot)
Culottes Pattern merupakan pola dasar celana yang dilebarkan

Tutorial Menjahit Culottes

Baru-baru ini saya merencanakan membuat kulot. Hasil browsing di Pinterest, saya mendapatkan pola yang dijadikan satu bagian sisi luar badan. Menurut saya ini lebih praktis, jadi tidak perlu menjahit bagian pinggir lagi, sehingga lebih cepat selesai.

palazzo
Culottes Pattern, bagian sisi dijadikan satu

Akhir-akhir ini karena saya kurang rajin ( = malas), saya tidak membuat pola terlebih dahulu, tetapi langsung menggambar di kain. Saya ikut-ikut cara penjahit, nih. Saya menggunakan kulot lama hasil beli jadi.

pattern
Contoh kulot beli jadi dipakai sebagai pattern
pattern
Menggambar langsung di kain
pattern
Mulai menggunting

Cara Membuat:

  • Lipat kain 1.50 X 1.50 m ke arah lebar. Letakkan celana kulot lama yang enak dipakai. Posisi meletakkan kulot seperti foto. Bagian pinggir badan di tengah kain.
  • Ikuti tepi kulot dan gambar memakai kapur jahit. Lalu ubah posisi arah cermin, sehingga posisi kulot jadi di sisi berlawanan.
  • Gambar lagi dengan kapur jahit. Pola bagian belakang kulot harus lebih tinggi dari bagian depan. Supaya enak bila dipakai duduk.
  • Pada waktu menggambar di atas kain, harus lebih besar daripada kulot lama. Ini untuk kampuh jahit, keliman bawah, dan ban pinggang.
  • Gunting seluruh kulot.
  • Jahit pipi celana kulot terlebih dahulu. Lalu gabungkan bagian tengah belakang sambung ke tengah muka.
  • Zig-zag supaya rapi atau diobras, bagian tepi, atas dan bawah.
  • Kelim bagian bawah.
  • Beri karet dua susun untuk pinggang.
  • Selesai!
culottes
Celana kulot buatan sendiri @Street Art – Penang

Tutorial Menjahit Palazzo

Ini merupakan tutorial sederhana dan cepat cara membuat celana palazzo. Dalam bahasa India sih, ya. Tak apa, yang penting mudah dimengerti. Kapan-kapan saya mau membuat juga.

Tutorial Menggunting & Menjahit Palazzo

Nah, teman-teman, siap membuat culottes & palazzo sendiri?

hani

Halo, saya Tri Wahyu Handayani (Hani), tinggal di Bandung. Pemerhati arsitektur dan pelestarian bangunan, main piano, menjahit, dan jalan-jalan. Kontak ke bee.hani@gmail.com

View all posts by hani →

15 thoughts on “Pola Sederhana Culottes & Palazzo

  1. Baru tahu kalau kulot itu dulunya celana selutut. Cuma saya pernah pake kulot, apa karena lebar bawahnya kurang lebar, sering keinjak kaki atau nyangkut gitu. Mungkin model palazzo ini solusinya ya Mbak.

  2. Salam kenal mbak. Saya kalo keluar rumah pakai gamis. Sudah lama gak pake celana. Tapi kepengen bisa jahit sendiri. Senang banget kalo bisa ngejahit sendiri, bajunya pastinya gak ada yang nyamain persis.

    1. Hai mb Andina, salam kenal lagi. Iya…saya kalo ke toko, liat² aja, ntar ditiru modelnya. Haha…
      Ayuk belajar. Gamis lebih mudah lagi jahitnya lhoo, lurus & longgar. Ditambahin asesoris biar manis, kancing, renda, dll…

  3. Saya suka pakai kulot, Mbak. Tapi nggak bisa jahit sendiri. Mbak Hani keren bisa jahit sendiri euy. Terima kasih untuk polanya, Mbak. Nanti bisa dibawa ke tukang jahit kalau mau bikin kulot.

  4. Duh, Bunda. Aku sangat asing dengan dunia jahit menjahit. Paling banter ya masang kancing, menjahit celana rumah yang sobek, atau memasang badge di seragam sekolah. Itu pun sepertinya nggak rapi gitu, hahaha …

    Kulot ini salah satu fashion favorit aku. Bisa bergerak bebas namun tetap feminin. Dipadukan dengan blouse atau tunik pun sama cantiknya. Ditambah outer, wuih makin keren lagi.

  5. Wah pinternya Mbak Hani menjahit kulot sendiri. Saya setelah lulus SMA, disarankan sama ibu untuk belajar menjahit, tetapi belum sempat sampai sekarang. Senang ya rasanya kalau bisa menjahit dan bikin baju sendiri. Bagus itu kulot hasil jahitannya.

  6. Setiap karya selalu bermula dari filosofi dan teori ya. Juga perjuangan yang panjang.
    Bagi yang memakai hanya tinggal mengeluarkan sejumlah uang untuk membeli.
    Baru nyadar kenapa sebuah design bisa dihargai sangat mahal. Keren nih ….

  7. senangnya kalau bisa jahit baju baju sendiri, jadi tau persis keinginannya
    kulot aku juga suka, simpel dan praktis, bisa disesuaikan juga dengan tujuan/keperluannya asal pinter mix & matchnya

    1. Iya. Disesuaikan dng warna blusnya atau kerudung. Jadi deh…Kalau pinter milih warna bisa tampak mahal koq. Hehe…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *