12/07/2020

Sensory Processing Disorder dan Keterlambatan Bicara

Pada saat usia anak antara satu hingga lima tahun yaitu masa usia emas (golden age), maka merupakan tahap penting kehidupan seorang anak. Pada masa ini anak harus distimulasi sebanyak mungkin, karena otak mereka berada dalam perkembangan sangat prima. Otak anak ibaratnya seperti spons, sehingga dapat menyerap air amat banyak bila dalam keadaan kering. Salah satu tahapan penting pada tumbuh kembang anak adalah kemampuan bicara. Anak-anak yang mengalami gangguan menata sensor-sensor pada tubuhnya atau sensory processing disorder kemungkinan juga mengalami keterlambatan bicara. Oleh sebab itu sebagai orang tua kita perlu mencermati bila anak mengalami keterlambatan biara.

Tahapan Tumbuh Kembang Anak

Perlu disimak berbagai tahapan tumbuh kembang berikut ini:

Perkembangan Motorik Kasar

Umumnya memang anak usia satu tahun sudah mulai bisa berjalan.
Sebaiknya ibu perlu mewaspadai sejak bayi lahir perkembangan motorik kasar ini, karena harus segera dilakukan stimulasi untuk membantu tumbuh kembangnya bila memang terdapat keterlambatan.
Sederhananya adalah:
Usia 3-4 bulan, bayi harus bisa tengkurap.
Usia sekitar 6 bulan, sudah bisa duduk.
Usia sekitar 8 bulan, mulai merangkak.
Usia sekitar 9 bulan, sudah berusaha untuk berdiri.
Usia sekitar 11 bulan, sudah mulai melangkah.

Baca juga: Melatih Bayi Merangkak

Perkembangan Motorik Halus

Motorik halus adalah gerakan yang menggunakan jari jemari yang mulai bisa dilakukan oleh bayi. Misalnya menggenggam, meraih, mengambil sesuatu, dan menjimpit dengan dua jari. Atau memindahkan benda dari satu tangan ke tangan lain, dan lain sebagainya.

Perkembangan Bicara dan Bahasa

Sering dengar bahasa bayi bukan? Kemampuan seorang anak mulai mengoceh atau babbling seringkali bersamaan kemampuannya dengan kemampuan motorik halus. Beberapa anak ada yang lebih cepat berbicara daripada anak-anak lain. Tetapi ada pula anak-anak yang perlu waktu untuk memahami dan menyatakan maksudnya. Orang tua perlu memperhatikan setiap tahapan kemampuan berbicara sesuai usia, dengan demikian bila ada keterlambatan bicara dapat segera dicari solusinya.

tabel kemampuan berbicara 0 sampai dengan 4 tahun

Perkembangan Sosial

Perkembangan sosial anak berkaitan dengan kemampuannya menghadapi dan bertemu dengan orang lain. Ada anak-anak yang mudah berkenalan dengan orang lain ada yang takut. Oleh sebab itu perlu dibiasakan bertemu dengan orang lain. Takut diawal perjumpaan merupakan hal biasa, justru berbahaya bila cuek terhadap orang lain, dalam artian tidak menunjukkan keinginan untuk mengenali orang lain.

Keterlambatan Bicara pada Anak dengan Sensory Processing Disorder

Beberapa artikel saya membahas tentang Sensory Processing Disorder, adalah anak-anak yang mengalami kondisi neurologis yang kompleks, karena otak mengalami kesulitan menerima dan merespons informasi yang diterima oleh sistem syaraf.

Seperti kita ketahui, manusia mempunyai 5 indera, penglihatan-pendengaran-indera pencecap (lidah)-indera pembau (hidung)-indera peraba (kulit).
Beberapa anak ada yang sangat sensitif dengan ke lima indera mereka dan mengalami kesulitan mengkoordinasikan satu sama lain. Tetapi ada pula anak-anak yang malah tidak sensitif akan indera mereka.

Salah satunya adalah respons kemampuan berbicara. Oleh sebab itu anak-anak dengan Sensory Processing Disorder kemungkinan juga mengalami keterlambatan bicara atau speech delay di masa tumbuh kembangnya. Stimulasi perkembangan bicara dan bahasa dapat dilakukan sedini mungkin pada anak yang mengalami keterlambatan bicara tersebut.

Keterlambatan bicara juga bisa disebabkan oleh hal-hal lain, misalnya bingung bahasa, karena dalam keluarga menggunakan lebih dari satu bahasa. Misalnya ada keluarga yang menggunakan bahasa Indonesia, Inggris, dan bahasa daerah. Akibatnya anak menjadi bingung, akan menggunakan bahasa yang mana. Bisa juga keterlambatan bicara karena kurang stimulasi atau anak terpapar dengan gadget, sehingga kurang bersosialisasi dengan orang lain.

Program Stimulasi Keterlambatan Bicara

Berbicara tentang program stimulasi, Dini.id adalah program yang dirancang untuk memberikan program stimulasi dan intervensi dalam tumbuh kembang anak dengan memadukan antara teknologi, ilmu psikologi, orang tua, dan tim ahli.

Beberapa program Dini.id adalah :

  1. Sistem assessment online gratis di website www.dini.id yang dapat mengidentifikasi keterlambatan dan potensi dalam perkembangan anak.
  2. Kelas stimulasi dan intervensi sambil bermain yang dilakukan di playground-playground mitra  yang dirancang untuk mengaktifkan neuron dalam otak sehingga meningkatkan perkembangan kognitif dan menjadi dasar perkembangan tahap selanjutnya terutama untuk belajar.
  3. Program assesment, observasi & investigasi berkala yang disupervisi oleh psikiater dan psikolog klinis untuk mengoptimalkan perkembangan anak yang berbeda-beda dan unik.

Dengan stimulasi dan intervensi dalam tumbuh kembang anak, diharapkan speech delay yang terjadi pada anak akan teratasi dan anak lebih lancar bicara.

Berikut ini disertakan juga video tentang Mengatasi Speech Delay pada Anak Usia Dini yang bisa disimak. Isinya bisa memberikan banyak pengetahuan baru untuk kita semua. Semoga pula dengan ini, kita jadi lebih mengerti bahwa stimulasi dan intervensi dalam tumbuh kembang anak adalah sangat penting dan diharapkan keterlambatan bicara atau speech delay yang terjadi pada anak akan dapat diatasi.

Semoga bermanfaat.

Bandung, 15 Februari 2020

hani

Halo, saya Tri Wahyu Handayani (Hani), tinggal di Bandung. Pemerhati arsitektur dan pelestarian bangunan, main piano, menjahit, dan jalan-jalan. Kontak ke bee.hani@gmail.com

View all posts by hani →

10 thoughts on “Sensory Processing Disorder dan Keterlambatan Bicara

  1. Penting nih buat anak saya yang masih belum fasih bicara di usianya yang 5+ tahun. Kurangnya stimulus lingkungan membuatnya kerap gagal menyampaikan pesan lewat bicara.

  2. Anak saya yg kecil sekarang baru berusia 2 tahun, Alhamdulillah perkembangan bicara dan bahasanya sudah mulai terlihat. Seperti contoh, dia sudah mulai mengenal nama anggota tubuh dan mulai dapat memanggil saya dan ibunya (ayah-mamah) dengan jelas…

  3. Anak bungsuku kemarin agak telat “ngomong”nya di usia hampir 2 tahun belum banyak kosakata yang diucapkannya. Cuma kami sering ngajak ngobrol dan nyanyi. Alhamdulillah.. belum sampe diterpai dia sudah lancar bahkan sekarang lebih cerewet dibanding mbaknya.

  4. Adik bungsu saya yang paling kecil awalnya diajari bahasa daerah, tapi kemudian kami ajarkan bahasa Indonesia karena bahasa pengantar di sekolah kan bahasa Indonesia. Kami juga sering mengajaknya berdialog, agar kemampuan berbicaranya terasah. Mungkin itu termasuk stimulan untuk mencegah speech delay ya Mbak

  5. Buat yg belum nikah kayak aku nih perlu bgt paham apa itu speechdelay dan masalah perkembangan anak lainnya. .
    Buat jaga2. Makasih mbak hani infonyaa.. Bintangin nnti dipelajarin lagi sama calon suami. Eakk

  6. Kalau seperti ini biasa selalu kita ajak bicara kali ya kak, Berinteraksi sehingga dia jadi aktif atau cepet bicaranya . Walaupun aku belum nikah sie kak.tapi pernah keponakan dari bayi tinggal di rumah, terus aku yang selalu ajak ngomong walau dia ga ngerti, tapi cepet juga bicaranya.

  7. Sy praktikkan dengan membaca dongeng sblm tidur pd ponakan sy lalu esok siang hari pd saat jam main sy minta dia menceritakan kembali cerita dongeng td malam seingatnya…dan itu merangsang motorik dan sensorik untuk beraksi …akhirnya dia yg td nya bnyk diam mulai ceriwis dan bisa bicara bnyk.kata..

  8. Belum punya anak biologis hehehe biasanya aku mengamati pertumbuhan dan perkembangan ponakanku. Soalnya lucu saja sihh mbersamai mereka saat usia² begitu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *