09/08/2020

5 Istilah Sun Protection Yang Perlu Diketahui Agar Terhindar Dari Gangguan Kulit

Teman-teman narablog, sekarang sudah pertengahan bulan April, musim hujan sudah mulai berkurang dan kemarau menjelang. Bulan-bulan tersebut kemungkinan besar kulit kita akan terpapar sinar matahari sepanjang hari. Bagaimana dengan perlindungan kulit terutama wajah terhadap paparan sinar matahari tersebut yang lazim disebut sun protection?

Sinar Matahari dan Gangguan Kulit

Beruntungnya sikap dari perempuan Indonesia adalah malas berlama-lama kena matahari, karena takut hitam. Padahal ada hal yang lebih penting kita ketahui tentang efek paparan sinar matahari tersebut terhadap kulit kita.

sumber: selfprotection.com

Matahari itu sangat berguna bagi kehidupan kita sehari-hari. Coba bayangkan kalau tidak ada sinar matahari, dunia akan gelap gulita. Tidak terjadi photosintesis pada tanaman, bisa-bisa gagal tumbuh. Lalu kita makan apa?

Matahari sendiri kalau dipilah-pilah menurut efeknya, ada terang matahari, cahaya matahari, sinar matahari, panas matahari, dan radiasi matahari. Apalagi dengan semakin menipisnya lapisan ozon dibarengi juga dengan polusi udara, maka efek radiasi matahari perlu kita sikapi dengan benar.

Apakah lalu kita harus berdiam diri di rumah terus agar tak kena sinar matahari, sepertinya juga tidak mungkin. Ada saja kegiatan yang memang harus kita lakukan di luar rumah, karena memang aktivitas kita sehari-hari sering ke luar rumah. Atau karena wisata ke pantai dan lingkungan alam, bahkan ibadah ke tanah suci.

Nah, yang mana nih, yang tidak baik efeknya bagi kulit manusia sehingga dapat menimbulkan gangguan. Ada 6 masalah kulit yang diakibatkan oleh sengatan panas dan radiasi matahari, yaitu:

Kulit Terbakar

Bagi yang tidak tahan terhadap sengatan matahari, maka kulit berubah warna kemerahan dan menimbulkan rasa terbakar. Biasanya efeknya tidak lama. Solusinya bisa dikompres dengan air dingin atau lotion yang mengandung aloe vera.

Suhunya Meningkat (Panas)

Kulit merupakan permukaan tubuh terluar yang melindungi tubuh dari gangguan. Akibat matahari, bisa saja suhu meningkat dari 370 menjadi 400. Untuk mengatasinya harus segera berteduh dan minum air putih banyak-banyak.

Sunstroke

Sunstroke sering juga disebut heatstroke, apabila suhu tubuh meningkat lebih dari 400. Selain itu disertai juga dengan munculnya gejala lain, misalnya: perasaan bingung, mual muntah, hilang kesadaran, dan hiper ventilasi. Kalau terjadi gejala ini, harus segera dibawa ke dokter atau rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.

Rusaknya Melanin

Kulit yang menggelap sebenarnya adalah perlindungan tubuh terhadap paparan sinar matahari. Zat kimia yang diproduksi tubuh tersebut bernama melanin, yang merupakan respon tubuh untuk melindung dari sinar UV (ultra violet). Kalau terlalu lama dan terus menerus terpapar matahari, produksi melanin pun lama-lama bisa berkurang, sehingga pertahanan terhadap radiasi matahari melemah.

Kanker Kulit

Menurut beberapa penelitian, sebanyak 80-90 % kasus kanker kulit disebabkan oleh paparan matahari yang terlalu sering dan lama.

Nah, apa yang harus kita lakukan agar dampak negatif dari sengatan matahari tersebut dapat kita minimalis?

Baca juga: 5 Tips Anti Aging Agar Merasa Cantik Sepanjang Masa

5 Istilah Sun Protection

Teman-teman mungkin sering dengar dan baca tentang sun protection atau perlindungan kulit akibat paparan matahari, utamanya adalah kulit wajah. Oleh sebab itu berbagai merk produk perawatan kecantikan sering menawarkan aneka perlindungan tersebut. Ternyata banyak juga istilah yang berkaitan dengan sun protection tersebut. Ada sun screen, sun block, UVA, UVB, protection grade, sun protection factor, after sun, dan lain-lain. Bingung engga sih? Sama, saya juga bingung.

Mari kita cek satu per satu berbagai istilah tersebut.

kulit normal dan dengan broad spectrum sunscreen

1-UVA dan UVB

Sinar matahari mengandung sinar ultra violet yang tidak baik untuk kulit. UVA merupakan singkatan dari Ultra Violet Aging (penuaan). Artinya UVA menyebabkan penuaan pada kulit. Sedangkan UVB merupakan singkatan dari Ultra Violet Burning (pembakaran). Artinya UVB menyebabkan pembakaran pada kulit. Oleh sebab itu bila memilih lotion atau krim sun protection, perhatikan yang ada penjelasan Broad Spectrum. Artinya melindungi kulit dari UVA dan UVB.

2-Sunscreen dan Sunblock

Apa bedanya antara sunscreen dan sunblock?

Sunscreen

Sunscreen atau tabir surya biasanya berbentuk lotion cair yang bertindak menyaring sinar matahari. Lotion sunscreen akan menyerap radiasi UV sebelum mencapai lapisan kulit. Walaupun demikian masih ada sinar matahari yang terserap oleh kulit. Tekstur lotion sunscreen terlihat tipis dan tidak kasat mata ketika diaplikasikan.

Sunblock

Sunblock mengandung mineral zinc oxide dan titanium dioxide yang membangun lapisan di atas permukaan kulit, berfungsi sebagai dinding penghalang untuk melindungi kulit dari sengatan matahari. Tekstur lotion sunblock berwarna putih susu dan lebih kental daripada sunscreen, dan kasat mata. Biasanya sunblock direkomendasikan untuk kegiatan outdoor seperti ke pantai, berenang, dan lain-lain.

3-Protection Grade of UVA (PA)

Sinar UVA selain menyebabkan penuaan (aging), juga merusak struktur kulit. Sehingga efek parahnya menyebabkan kanker kulit. Kode PA biasanya ditunjukkan dalam kode + (plus).

PA+, artinya angka PPD (Persistent Pigment Darkening) 2 hingga di bawah 4. Artinya kulit kita terlindungi 2 hingga 4 kali lebih lama daripada tidak memakai sun protection sama sekali.

Sedangkan PA++, setara dengan PPD 4 hingga 8. Sedangkan PA+++, setara dengan PPD 8 hingga 16. Sedangkan PA++++, perlindungan terhadap UVA, PPD-nya 16 ke atas.

Nah, sekarang cek sun protection teman-teman sekalian …

4-Sun Protection Factor (SPF)

Sun Protection Factor sering disingkat sebagai SPF, dan ditunjukkan dalam angka. Krim sun protection yang mengandung angka SPF tertentu ditujukan untuk melindungi dari sinar UVB, atau yang menyebabkan sunburn.

Umumnya kulit seseorang bila tidak memakai sun protection akan merasa terbakar akibat efek sinar matahari setelah 10 hingga 15 menit. Ini tergantung daya tahan kulit masing-masing ya. Karena sifat kulit sangat individual, ada yang jemur-jemuran no problem, ada yang kena panas matahari sebentar sudah memerah.

Misalnya kita mengaplikasikan sun protection yang mengandung 10 SPF, maka daya tahan kulit kita dapat diperpanjang, 10 X 10-15 menit, artinya 100 hingga 150 menit. Atau sekitar 2 jam lebih.

Untuk kulit sensitif bisa memakai krim sun protection yang 50 SPF. Misalnya dalam waktu 5 menit sudah memerah, maka dengan memakai krim ber SPF 50, maka perlindungan terhadap kulit adalah 50 X 5 menit = 250 menit, atau sekitar 4 jam.

Walaupun demikian belum tentu semakin tinggi angka SPF, misalnya hingga 50 SPF lebih bagus daripada krim yang hanya 10 SPF. Lotion maupun krim sun protection, baik sunscreen maupun sunblock, keduanya larut dalam air. Sehingga kita harus sering mengaplikasikan krim tersebut bila dirasa manfaat krimnya sudah habis.

5-After Sun

After sun diaplikasikan pada kulit yang mengalami sunburn atau kulit terbakar akibat sengatan matahari. Teksturnya biasanya berbentuk gel bening dan mengandung aloe vera (lidah buaya). Sifatnya menimbulkan rasa sejuk, karena berfungsi mendinginkan rasa panas pada kulit. Walaupun tidak sedang berpanas-panas di pantai atau sedang berada di daerah beriklim panas kering, boleh saja diaplikasikan pada malam hari menjelang tidur. Karena efeknya melembabkan kulit.

Nah, teman-teman narablog, itulah berbagai istilah pada sun protection yang perlu diketahui agar terhindar dari gangguan kulit. Baca dan teliti lagi kandungan dalam krim-krim sebelum membeli berbagai produk perawatan wajah.

Jangan lupa minum air putih banyak-banyak, supaya kulit kita tidak dehidrasi.

Sumber: https://hellosehat.com/hidup-sehat/kecantikan/bedanya-sunscreen-dan-sunblock/

Bandung, 14 April 2019

signature haniwidiatmoko

hani

Halo, saya Tri Wahyu Handayani (Hani), tinggal di Bandung. Pemerhati arsitektur dan pelestarian bangunan, main piano, menjahit, dan jalan-jalan. Kontak ke bee.hani@gmail.com

View all posts by hani →

31 thoughts on “5 Istilah Sun Protection Yang Perlu Diketahui Agar Terhindar Dari Gangguan Kulit

  1. Wah ini penting banget buat dicatat soalnya aku juga sering kegiatan di luar ruangan. Apalagi waktu bareng sama dua krucil yang biasanya ngajak keliling-keliling di kampung. Sampai-sampai kulitku belang belang akibat terpapar sinar matahari. Sekarang baru ngerti bedanya krim2 itu apa.
    Btw, mampir di blog ku jg ya Mb, yg postingan Bintal. Makasiih…

  2. Wow, penjelasannya detil banget… Jadi sebetulnya warna kulit kita yg eksotis ini memang sudah didesain oleh Sang Pencipta sesuai kondisinya ya.

    Hmm, selama ini suka baca di kemasan istilah-istilah tersebut, tapi blm paham betul. Terima kasih Bunda pencerahannya.

  3. Sudah pernah dengar sebelumnya tentang efek dari sinar matahari, tapi belum selengkap ini. Tapi masih bingung penggunaan sunscreen dengan sunblock, mana yang lebih baik

  4. Wah detail sekali infonya mbak…kalo aku lebih seneng pake sunscreen soalnya berasa lebih ringan gitu daripada sunblock.. tapi krm sekarang lebih banyak di rmh akhirnya keburu expire deh hehe

  5. Walah..saya tahunya hanya sunscreen ☺ ternyata beda pula dengan sunblock. Ada after sun pula. Komplit bener informasinya bunda satu ini. Besok besok saya mau lebih memperhatikan soal membentengi efek sinar matahari ini.
    Sepertinya saya sudah harus berhenti terlalu cuek dng kelembaban wajah. Sudah mau empat puluh nih saya,bund

  6. Baru tahu loh bun kalo sunscreen dan sunblock itu ternyata beda. Kadanga penyebutannya aku suka bilang sunscreen or sunblock. Jadi tau deh setelah baca artikel bunda. Pemakaian sunblock pun udah jadi kewajiban buat aku bun. Makasi bun infonya

  7. Aku juga baru sekarang-sekarang ngeh pentingnya pemakaian sunprotection ini. Heu dulu males banget dan efeknya iya baru keliatan sekarang. Hiks. Tapi mulai dari sekarang lebih aware dan lebih rajin pake sunscreen/sunblock ini.

  8. Wow! Akhirnya ada juga tulisan yang menjawab pertanyaan di kepalaku belakangan ini. Apalagi kulitku sensitif banget sama panas matahari. Langsung deh bruntusan dan gatal. Berarti untuk menjaga kesehatan dan kelembapan kulit, bisa dibilang kita membutuhkan sun protection atau yang lainnya, dan kalau sudah terpapar, sesampainya di rumah kita bisa oleskan after sun gel itu, ya?

  9. kirain suncreen dan sunblock sama aje wkwkwk, ternyata beda yes, heu. Dulu waktu sering snorkeling pakai sunblock doang karena mah pikirnya udah cukup, wkwkwk, ternyata oh ternyata, hmmm. makasih bun tulisannya keren euy.

  10. terimakasih infonya bunda…jadi nambah ilmu lagi tentang kulit dan permasalahannya….yang saya tau cuman sunblock..itupun karena ponakan habis berenang dan dibekali cream sunblock itu sama maminya😂

  11. After Sun nih yang belum pakai. Biasanya kalau habis panas-panasan gitu aku pakai lotion aja yang cair plus adem. Eee, ternyata ada produk khusus to? Baru tahu aku

  12. Dari kelimanya, saya baru tahu yang after sun. Baca ini jadi membuat diri berjanji mau pakai sunblock jika ke pantai lagi nanti. Biasanya enggak sehingga efek belangnya nampak sekali. Padahal perlu banget, ya. Kalau sunscreen sih sudah pakai karena ada kandungannya di pelembab saya.
    Nice info, Bun.

  13. Greate pieces. Keep writing such kind of info ᧐n your blog.
    Im reallү impressed by іt.
    Helⅼo tһere, You hve performed ɑn excellent
    job. I’ll Ԁefinitely digg іt and personally recommend to my friends.
    I aam ѕure they’ll Ƅe benefited from this site.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *