5 Kelebihan Generasi Z Dibandingkan Generasi Sebelumnya

  • oleh
kelebihan gen z

Berbicara tentang generasi, generasi Z merupakan sesuatu rentang generasi yang lahir antara tahun 1995 sampai tahun 2012. Simak kelebihan generasi Z dibandingkan generasi sebelumnya, yaitu generasi Y (Millenials), gen X, dan Baby Boomers.

Menilik rentang usianya, Millenials merupakan generasi yang lahir antara tahun 1981 sampai tahun 1994. Jadi tahun 2021 ini, mereka sudah berusia 40 tahun dan paling muda 26 tahun. Rata-rata mungkin sudah menikah, punya anak, sukses dalam karir, dan rajin berinvestasi.

Banyak nama yang disematkan pada generasi Z ini, antara lain iGen (iGeneration), generasi internet, Gen Tech, Plurals, dan Digital Natives.

1 – Kritis Terhadap Berbagai Informasi

Saya pernah baca sebuah penelitian (maaf, lupa sumbernya), bahwa penyebar hoax di media sosial ternyata para boomers yang termasuk lansia. Mereka itu gagap teknologi dan belum biasa dengan informasi digital. Jadi segala-segala di share, tanpa mencari tahu dulu kebenarannya.

Sangat berbeda dengan generasi Z, yang sejak lahir sudah ada internet. Mereka lebih kritis dengan berbagai sumber informasi sehingga tidak mudah share. Jelajah media sosialnya sangat luas, karena hampir sebagian besar waktunya tidak lepas dari gadget.

2 – Kebiasaan Multitasking

Gen Z hampir tidak pernah lepas dari ponsel pintar yang terkoneksi ke berbagai media sosial secara bersamaan. Perilaku multitasking seperti ini membuat gen Z terbiasa melakukan beberapa hal secara bersamaan. Apalagi dengan adanya work from home, sambil bekerja juga berjualan online, bersamaan pula dengan hadir di webinar.

Berbeda dengan Millenials yang juga telah mengenal internet, komunikasi lebih sering memakai WP, Internet dll. Gen Z bisa terkoneksi dengan 5 layar sekaligus, dibandingkan dengan gen Millenial yang terkoneksi hanya 2 layar.

3 – Jiwa Entrepreuneur

Teman-teman, mungkin tahu kan ya Youtuber Atta Halilintar (Muhammad Attamimi Halilintar). Atta kelahiran tahun 1994, sehingga termasuk pada rentang akhir gen Millenial.
Selain Youtuber, Atta juga pengusaha dengan berbagai lini bisnis.

Sepak-terjang sebagai entrepreuneur boleh dibilang menjadi “panutan” generasi sesudahnya, yaitu gen Z.
Bagi gen Z menjadi pegawai bukan pilihan menjanjikan, sehingga rata-rata mencoba berwirausaha sejak dini.

4 – Semangat Untuk Sukses

Gen Z mempunyai rasa percaya diri yang tinggi. Hal ini mungkin disebabkan mereka tak lepas dari informasi dari internet melalui telepon pintar, dan cenderung terlalu banyak informasi. Begitu semangatnya untuk sukses, sehingga dalam beberapa hal sering keras kepala dan ngeyelan.

Adanya media sosial seolah menjadi ujung tombak mereka untuk eksis, sehingga sangat tergantung dengan hal-hal yang berbau digital.

5 – Memerhatikan Lingkungan dan Kesehatan

Gen Z ini hidup kala dunia mulai turun kualitas lingkungannya. Kemajuan teknologi yang diciptakan oleh para boomers, ternyata mempunyai dampak buruk terhadap lingkungan. Misalnya penemuan plastik yang berefek pada limbah plastik hingga mikroplastik yang mencemari laut.

Penemuan mobil berbahan bakar bensin, menimbulkan polusi timbal pada udara yang mengganggu kesehatan. Belum lagi rusaknya hutan karena eksploitasi besar-besaran.

Akhirnya generasi Z yang seolah ketiban pulung, menjadi pegiat lingkungan dan sangat memerhatikan kesehatan serta pola makan sehat.

Kesimpulan

Berbagai julukan pada generasi Z ini menempatkan mereka pada dua hal yang berbeda, kelebihan generasi Z dan tentu saja ada kekurangannya juga.

Banyak yang mencap gen Z ini ngeyelan, melawan kata orang tua, maunya jalan pintas atau instan, dan tidak sabar menghadapi proses yang panjang.

Apapun kelebihan dan kekurangan, begitulah adanya gen Z, rentang generasi di usia produktif yang akan menjadi pemimpin di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *