23/10/2020
spam score

7 Langkah Menurunkan Spam Score

Akhir-akhir ini ramai dibahas di beberapa grup narablog tentang menurunkan spam score. Memang kenapa harus diturunkan? Naik ke mana kok sampai harus turun. Bahkan blog yang spam score (SS)-nya tinggi, dianggap blog yang tidak sehat. Blog ber-SS tinggi ibaratnya blog bervirus, bisa menularkan prosentase tinggi SS-nya ke blog lain. Blog-blog yang SS-nya tinggi juga menjadi kendala bila blog tersebut dimonetize. Klien atau digital agency seringkali mempunyai ketentuan batasan spam score blog yang akan diajak kerjasama.

Benarkah?

Apa itu Spam Score

Sebelumnya mari kita simak dulu, apa yang dimaksud dengan spam score.

Spam score adalah persentase dari website-website yang mempunyai fitur yang sama dengan halaman tersebut yang sudah dipenalti oleh Google. Ini adalah sebuah metode penilaian dengan menimbang 27 faktor Spam yang dipergunakan oleh MOZ untuk menentukan apakah suatu cenderung spam atau tidak.

Ke 27 faktor Spam yang dibuat oleh MOZ ini bisa dibaca di artikelnya Reyne Raea.

Kita sering membaca tentang spam yang pengertian sederhananya berita yang dikirim berulang-ulang. Spam seringkali terkirim ke komputer kita karena terinfeksi oleh virus komputer. Walaupun demikian website atau blog yang angka spam scorenya tinggi bukan berarti blognya bervirus. Spam Score menjadi indikator sebuah website atau blog sehat atau tidak. Ada batas prosentase yang masih bisa ditoleransi sebuah blog aman atau tidak. Ada klien yang mensyaratkan maksimal SS adalah 3 atau 4% saja. Tentu saja semakin kecil angka SS, dianggap blog yang sehat.

spam score
cek spam score

7 Langkah Menurunkan Spam Score

Di antara para narablog, SS seolah menjadi virus, karena banyak artikel yang menjelaskan tentang itu. Oleh sebab itu banyak juga teman-teman yang memasang MOZ Checker di laptop masing-masing, untuk mengetahui SS setiap blog yang akan dikunjungi. Bukan hanya untuk keperluan blog walking saja, bagus juga bila kita juga mengecek website klien. Kan tidak lucu juga, kita harus menyambungkan ke external link yang ternyata websitenya tidak sehat.

Beberapa langkah agar tidak tertular SS yang tinggi terutama bila kita berkunjung ke blog lain adalah:

1 – Mengatur Kotak Komen

Agar sebuah blog tidak tertular dari blog lain yang kebetulan SS-nya tinggi, seringkali pemilik blog mengatur kotak komennya.

Untuk blog, platform Blogspot pengunjung hanya bisa meninggalkan komen dengan akun Google. Sedangkan platform WordPress, pemilik blog mengatur hanya kotak nama dan email saja, kotak url blog tidak ditampilkan.

spam score
kotak komen diatur oleh pemilik blog (Blogspot)
agar pengunjung hanya bisa komen memakai akun Google
spam score
kotak komen diatur oleh pemilik blog (WordPress), pengunjung hanya bisa mengisi kotak nama dan email

2 – Tidak Meninggalkan Url Blog

Adapun langkah kita sebagai tamu yang berkunjung ke blog lain juga ada beberapa cara sama halnya seperti yang dilakukan pemilik blog.

Bila platform Blogspot, maka kita bisa meninggalkan komen dengan akun Google. Sedangkan untuk platform WordPress, kotak nama diisi dengan nama dan url blog kita, kotak email diisi email seperti biasa. Sedangkan kotak url web dikosongkan.

spam score
pengunjung memilih memakai akun Google di platform Blogspot
Pengunjung mengisi nama dan email saja (tanda *).
Kotak web/ url dikosongkan

3 – Artikel Organik

Cara paling efektif untuk menurunkan SS adalah perbanyak menulis artikel organik. Artikel organik adalah artikel bebas yang bukan berupa artikel bersponsor. Memang tidak dapat dipungkiri, blog yang sudah dimonetize sedikit banyak menuliskan juga artikel-artikel bersponsor. Banyak informasi yang menjelaskan agar perbandingan antara artikel organik dan artikel bersponsor adalah 3 banding 1. Artinya, bila kita menerima job, entah sponsored post atau content writer, setiap 1 artikel bersponsor, kita harus menulis 3 artikel bebas yang tidak terikat dengan brand tertentu. Tentu saja dalam penulisan artikel tersebut tetap memperhatikan Search Engine Optimization (SEO), supaya artikel kita terlacak di mesin pencari Google. Jangan lupa kaidah penulisan artikel dengan judul yang tidak terlalu panjang serta mengatur permalink sesuai key word (kata kunci).

4 – Perbanyak Back Link

Bila di artikel organik yang kita tulis akan dibuat inbound link atau sering juga disebut sebagai back link maka kita harus mencari website atau blog yang kualitasnya baik. Misalnya, bukan situs perjudian, pornografi, atau situs terlarang lainnya. Bisa juga saling bertukar link dengan teman tentunya dengan persyaratan tertentu. Jangan juga bertukar link dengan teman yang SS-nya tinggi.

5 – Hapus Broken Link

Broken link ini kerjaan banget bagi yang tidak memperhatikan kesehatan blog. Bagi teman-teman yang memilih platform WordPress, broken link ada plug in nya berupa Broken Link Checker, atau plug in lain yang mencegah blog spam mengganggu blog kita.

6 – Disavow

Disavow artinya penolakan. Jadi ibaratnya kita putus hubungan dengan web atau blog yang mempunyai SS tinggi. Cara untuk disavow, kita membuka Google Search Console, pilih disavow links. Pilih File yang sudah kita siapkan di notepad terlebih dahulu.

Langkah disavow merupakan langkah yang paling akhir dipilih. Jangan sampai keliru menolak (disavow) website yang potensial atau sesama bloger.

7 – Atur Media Sosial

Pengaturan media sosial sering juga memengaruhi kecepatan dan kesehatan blog kita. Jangan menyambungkan akses Instagram di side bar, karena akan memperlambat blog kita. Tambahkan akun LinkedIn dan nomor telepon, karena situs spam tidak mencantumkan akun LinkedIn dan nomor telepon.

Demikianlah beberapa langkah untuk menurunkan spam score pada blog kita.

Mungkin pembaca ada yang mempunyai langkah-langkah jitu lainnya? Silakan komen di kotak komen. Saya pun masih belajar tentang berbagai istilah perblogan ini.

Sumber: https://moz.com/help/link-explorer/link-building/spam-score

Bandung, 1 April 2020

hani

Halo, saya Tri Wahyu Handayani (Hani), tinggal di Bandung. Pemerhati arsitektur dan pelestarian bangunan, main piano, menjahit, dan jalan-jalan. Kontak ke bee.hani@gmail.com

View all posts by hani →

46 thoughts on “7 Langkah Menurunkan Spam Score

    1. Laahh gak boleh isi kolom situs ya. Dulu ss blog saya rendah. Ada apdet terakhir kmdri moz kok naik jadi 6 ya ss nya. Awalnya cma 1

  1. K jujur ini manfaat banget buat blogger yang baru bener-bener nulis lagi, bener-bener disini maksudnya mau ngikutin kaedah dalam penulisan blog heheheh. Penting banget ini k, saya izin catat ya. Buat tips dan info lain untuk pemula yang biasanya ga tau hal-hal begini ya k, ditambah malu rasanya bertanya di grup-grup blog untuk hal-hal dasar, ditambah bukan tipe yang bisa cepet kalau belajar dari google saking bingungnya milih yang mana yang bisa jadi acuan *eh curhat hahahahha panjang banget salam kenal k hani

  2. Wah bermanfaat sekali mba .Maklum newbie banget . Tapi mba ini komentnya kok masih pake situs /url sama atau tidak .? Soalnya sy baca diatas td sebaiknya Kotak yg ada tuh nama dan email saja?

    1. Iya, yg diisi boleh nama dan email saja, yg ada tanda *. Saya engga bisa menghilangkan kolom web/ url. Itu contoh blognya teman…😊

      1. Penting banget tuk kita mengetahui hal-hal seperti ini,terutama yang masih awam atau baru terjun ke dunia blog.

        Makanya tiap ada informasi – informasi penting kayak ini,selalu aku sharr ke adik perempuanku.
        Maklum,dia masih baru nge blog jadi mesti banyak hal yang harus dia pahami

  3. Mbak mau tanya dong, itu yang jangan menyambungkan akses instagram di side bar apakah maksudnya jangan dipasang link hidup gitu? Jadi pasang fotonya aja nggak usah pakai link?

  4. aku langsung praktekin Mbak, komen di blogku cm buat pake akun google. dan aku baru tau jg ga boleh naro link ya pas komen di wp, makasih ka hani

  5. setuju nih saya juga kalo mampir komen pakainya akun google di blogspot, alhasil spam score saya betah di 1% hihi, semoga selalu betah. Aamiin. makasih sharingnya bun

  6. Spam score di blog saya sempat tinggi tapi Alhamdulillah sekarang udah turun. Duh, jadi alarm bgt nih untuk ga lupa mengecek kesehatan blog secara berkala.

  7. Disavow dan penggunaan google console yang masih belum paham kak..kemarin utak atik GSC berantakan malah ga bisa dibuka blognya hiks…kayaknya perlu kelas offline dech kak

  8. wah makasih mba Hani, tercerahkan kalo d side bar ada link instagram bisa memicu terjadinya SS nih. Noted untuk semuanya aku juga jadi ingin memoderasi kolom komentar, karena akhir-akhir ini ada yg meninggalkan komen namun menjadi broken link

  9. Wah pencerahan nih mba…mkasih bnget. Jd klu punyaku wp pas komen di blog tmn gk usah ngisi kolom web ya mba? Oke oke…mksh infonya bermnfaat bnget…

  10. Benar banget langkah-langkah di atas Mbak, di beberapa blog saya sudah mematikan fitur kolom urlnya agar tidak banyak link keluar ke situs yang SS nya tinggi, dalam berkomentar di blog orang pun saya sudah jarang mengisi url. Soalnya kalau spam score naik, nuruninnya juga susah

  11. Baca-baca soal Spam Score ini di media2 online lainnya, Moz emang lebih ketat dan lebih banyak ya sampai 27 indikator SSnya dibanding yang lain. Nice share Mbak Hani

  12. Aha, ternyata begitu caranya ya, coba saya sudah baca dari dulu ya.Sangat berguna bagi blogger newbie seperti saya.

  13. Sejak mengenal istilah Spam Score dari teman-teman, meskipun SS saya kecil, saya jadi banyak berusaha juga agar SS tersebut tetap di angka yang sama. Jangan naik-naik, deh. Saya rajin cek broken link di plugin, sih. Belakangan jadi mengecek juga SS teman-teman saat BW. Tapi untuk incoming comments, belum pernah disortir nih karena lumayan ribet, hahaha …

  14. waah saya masih haus ilmu blogging nih.spam code salah satunya. masih belum paham. artikel ini bisa jadi bahan acuan saya buat belajar. makasih banyak mbak.

  15. nah ini bener, jadi kmren kalau ada sistem bw yang mengharuskan menyalakan kolom url itu aku memilih mundur deh,, soalnya duah dpt peringatan keras perkara komen ini..
    aku mempersilakan siapa aja komen di blogku, aku juga bisa komen kemana aja, tapi hak membuka kolom url atau tidak meletakan url di kolom komen org lain adalah hak ku, bener kan mbak hani.

    aku milih cari backlink dengan guest post atau tukeran link ketimbang cari nofollow dri komentar

  16. Masya Allah, informasi ini sangat membantu buat saya yang masih merangkak dalam dunia perblogeran, eh apa sih ha-ha-ha. Beneran mbak, saya tuh ngeblog sekedar nulis saja, belum ngerti soal ini ono tentang blog, alhamdulillah baca postingan ini bisalah membuka sedikit tirai ketidaktahuan saya, makasih ya

  17. Sempat ada baca diskusi kalau di-savow ini merupakan cara paling terakhir dan sangat tidak dianjurkan kalau untuk blog yang masih sesama blogger, karena ibaratnya ya kalau di-savow berarti kita menandai suatu blog itu spam, kalau memang dia blog spam maka benar saja tindakan kita, tapi kalau blog sesama blogger? Perlu dipikirkan cara lain dulu. Tapi untuk cara-cara yang lain bisa coba saya praktikkan

    1. Iya Kak. Sudah saya edit artikelnya. Langkah disavow merupakan langkah paling akhir. Jangan sampai menolak sesama bloger. Siapa tahu ybs juga berusaha membuat blognya sehat kan ya. Terimakasih sarannya…

  18. Sampai sekarang saya masih PR banget utk nurinin SS. Tp bermanfaat sih tips2nya, pelan2 harus saya terapin dan perbaiki

  19. Mau nanya?
    Blog saya sudah lama ga dibuka, setelah saya cek ss nya naik jadi 11%. Saat itu saya juga masih masang backlink ke menu navigasi salah satu blog saya. Apa gara2 backlink itu ya gan spam score jadi naik? Lalu bagaimana cara menurunkan nya?

    1. Halo Mas…Coba cek ke Moz, bisa ketahuan inbound link dari blog² data % SS dan angka DA. Dipilih saja SS yg % tinggi di unlink dari blog kita…

  20. Kak, gimana kalau blog tentang transportasi online? Sedangkan disana pasti membahas tentang semua ojek onlien yang tentunya punya brand? Apakah ini bisa diatasi? Terimakasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *