7 Langkah Menurunkan Spam Score

Akhir-akhir ini ramai dibahas di beberapa grup narablog tentang cara menurunkan spam score blog. Memang kenapa harus diturunkan? Naik ke mana kok sampai harus turun. Bahkan blog yang spam score (SS)-nya tinggi, dianggap blog yang tidak sehat. Blog ber-SS tinggi ibaratnya blog bervirus, bisa menularkan prosentase tinggi SS-nya ke blog lain. Blog-blog yang SS-nya tinggi juga menjadi kendala bila blog tersebut dimonetize. Klien atau digital agency seringkali mempunyai ketentuan batasan spam score blog yang akan diajak kerjasama.

Benarkah?

Apa itu Spam Score

Sebelumnya mari kita simak dulu, apa yang dimaksud dengan spam score.

Spam score adalah persentase dari website-website yang mempunyai fitur yang sama dengan halaman tersebut yang sudah dipenalti oleh Google. Ini adalah sebuah metode penilaian dengan menimbang 27 faktor Spam yang dipergunakan oleh MOZ untuk menentukan apakah suatu cenderung spam atau tidak.

Ke 27 faktor Spam yang dibuat oleh MOZ ini bisa dibaca di artikelnya Reyne Raea.

Kita sering membaca tentang spam yang pengertian sederhananya berita yang dikirim berulang-ulang. Spam seringkali terkirim ke komputer kita karena terinfeksi oleh virus komputer. Walaupun demikian website atau blog yang angka spam scorenya tinggi bukan berarti blognya bervirus. Spam Score menjadi indikator sebuah website atau blog sehat atau tidak. Ada batas prosentase yang masih bisa ditoleransi sebuah blog aman atau tidak. Ada klien yang mensyaratkan maksimal SS adalah 3 atau 4% saja. Tentu saja semakin kecil angka SS, dianggap blog yang sehat.

spam score
cek spam score

7 Langkah Menurunkan Spam Score

Di antara para narablog, SS seolah menjadi virus, karena banyak artikel yang menjelaskan tentang itu. Oleh sebab itu banyak juga teman-teman yang memasang MOZ Checker di laptop masing-masing, untuk mengetahui SS setiap blog yang akan dikunjungi. Bukan hanya untuk keperluan blog walking saja, bagus juga bila kita juga mengecek website klien. Bloger sering ragu-ragu bila harus menyambungkan blognya ke external link yang ternyata websitenya tidak sehat.

Berikut beberapa langkah cara mengurangi Spam Score yang tinggi:

1 – Mengatur Kotak Komen

Agar sebuah blog tidak tertular dari blog lain yang kebetulan SS-nya tinggi, seringkali pemilik blog mengatur kotak komennya.

Untuk blog, platform Blogspot pengunjung hanya bisa meninggalkan komen dengan akun Google. Sedangkan platform WordPress, pemilik blog mengatur hanya kotak nama dan email saja, kotak url blog tidak ditampilkan.

spam score
kotak komen diatur oleh pemilik blog (Blogspot)
agar pengunjung hanya bisa komen memakai akun Google
spam score
kotak komen diatur oleh pemilik blog (WordPress), pengunjung hanya bisa mengisi kotak nama dan email

2 – Tidak Meninggalkan Url Blog

Adapun langkah kita sebagai tamu yang berkunjung ke blog lain juga ada beberapa cara sama halnya seperti yang dilakukan pemilik blog.

Bila platform Blogspot, maka kita bisa meninggalkan komen dengan akun Google. Sedangkan untuk platform WordPress, kotak nama diisi dengan nama dan url blog kita, kotak email diisi email seperti biasa. Sedangkan kotak url web dikosongkan.

spam score
pengunjung memilih memakai akun Google di platform Blogspot
Pengunjung mengisi nama dan email saja (tanda *).
Kotak web/ url dikosongkan

3 – Artikel Organik

Cara paling efektif untuk menurunkan Spam Score blog adalah perbanyak menulis artikel organik. Artikel organik adalah artikel bebas yang bukan berupa artikel bersponsor. Memang tidak dapat dipungkiri, blog yang sudah dimonetize sedikit banyak menuliskan juga artikel-artikel bersponsor. Banyak informasi yang menjelaskan agar perbandingan antara artikel organik dan artikel bersponsor adalah 3 banding 1. Artinya, bila kita menerima job, entah sponsored post atau content writer, setiap 1 artikel bersponsor, kita harus menulis 3 artikel bebas yang tidak terikat dengan brand tertentu. Tentu saja dalam penulisan artikel tersebut tetap memperhatikan Search Engine Optimization (SEO), supaya artikel kita terlacak di mesin pencari Google. Jangan lupa kaidah penulisan artikel dengan judul yang tidak terlalu panjang serta mengatur permalink sesuai key word (kata kunci).

4 – Perbanyak Back Link

Bila di artikel organik yang kita tulis akan dibuat inbound link atau sering juga disebut sebagai back link maka kita harus mencari website atau blog yang kualitasnya baik. Misalnya, bukan situs perjudian, pornografi, atau situs terlarang lainnya. Bisa juga saling bertukar link dengan teman tentunya dengan persyaratan tertentu. Teman-teman saya yang menawarkan backlink ada yang mensyaratkan tidak mau bertukar link dengan teman yang SS-nya tinggi.

5 – Hapus Broken Link

Broken link ini kerjaan banget bagi yang tidak memperhatikan kesehatan blog. Bagi teman-teman yang memilih platform WordPress, broken link ada plug in nya berupa Broken Link Checker, atau plug in lain yang mencegah blog spam mengganggu blog kita.

6 – Disavow

Disavow artinya penolakan. Jadi ibaratnya kita putus hubungan dengan web atau blog yang mempunyai Spam Score tinggi. Cara untuk disavow, kita membuka Google Search Console, pilih disavow links. Pilih File yang sudah kita siapkan di notepad terlebih dahulu.

Langkah disavow merupakan langkah yang paling akhir dipilih. Jangan sampai keliru menolak (disavow) website yang potensial atau sesama bloger.

7 – Atur Media Sosial

Pengaturan media sosial sering juga memengaruhi kecepatan dan kesehatan blog kita. Jangan menyambungkan akses Instagram di side bar, karena akan memperlambat blog kita. Tambahkan akun LinkedIn dan nomor telepon, karena situs spam tidak mencantumkan akun LinkedIn dan nomor telepon.

Kesimpulan

Spam score merupakan tolok ukur yang dikeluarkan oleh MOZ. Sesungguhnya ada 27 faktor bila kita benar-benar mau menekan prosentase SS serendah mungkin.

Langkah-langkah di atas merupakan upaya menurunkan spam score pada blog kita. Tentu saja tidak sepenuhnya berhasil juga, karena mungkin ada faktor lain yang tidak diketahui. Bahkan blog yang jarang diupdate pun bisa menyebabkan SS meningkat. Itu sebabnya disarankan update blog secara rutin.

Mungkin pembaca ada yang mempunyai langkah-langkah jitu lainnya? Silakan komen di kotak komen. Saya pun masih belajar tentang berbagai istilah perblogan ini.

Sumber: https://moz.com/help/link-explorer/link-building/spam-score

Bandung, 1 April 2020

87 pemikiran pada “7 Langkah Menurunkan Spam Score”

  1. K jujur ini manfaat banget buat blogger yang baru bener-bener nulis lagi, bener-bener disini maksudnya mau ngikutin kaedah dalam penulisan blog heheheh. Penting banget ini k, saya izin catat ya. Buat tips dan info lain untuk pemula yang biasanya ga tau hal-hal begini ya k, ditambah malu rasanya bertanya di grup-grup blog untuk hal-hal dasar, ditambah bukan tipe yang bisa cepet kalau belajar dari google saking bingungnya milih yang mana yang bisa jadi acuan *eh curhat hahahahha panjang banget salam kenal k hani

    Balas
    • Blog saya juga mbk pernah memiliki spam skor sbsar 11/18, klo di Moz skitar 80%an, tp Alhamdulillah skrng sudh turun jadi 11% atau 2/18.

      Hanya ikut poin no 4 diataz, perbanyak backlink berkualitas.

      Balas
  2. Wah bermanfaat sekali mba .Maklum newbie banget . Tapi mba ini komentnya kok masih pake situs /url sama atau tidak .? Soalnya sy baca diatas td sebaiknya Kotak yg ada tuh nama dan email saja?

    Balas
    • Iya, yg diisi boleh nama dan email saja, yg ada tanda *. Saya engga bisa menghilangkan kolom web/ url. Itu contoh blognya teman…😊

      Balas
      • Penting banget tuk kita mengetahui hal-hal seperti ini,terutama yang masih awam atau baru terjun ke dunia blog.

        Makanya tiap ada informasi – informasi penting kayak ini,selalu aku sharr ke adik perempuanku.
        Maklum,dia masih baru nge blog jadi mesti banyak hal yang harus dia pahami

        Balas
  3. Mbak mau tanya dong, itu yang jangan menyambungkan akses instagram di side bar apakah maksudnya jangan dipasang link hidup gitu? Jadi pasang fotonya aja nggak usah pakai link?

    Balas
  4. aku langsung praktekin Mbak, komen di blogku cm buat pake akun google. dan aku baru tau jg ga boleh naro link ya pas komen di wp, makasih ka hani

    Balas
  5. Spam score di blog saya sempat tinggi tapi Alhamdulillah sekarang udah turun. Duh, jadi alarm bgt nih untuk ga lupa mengecek kesehatan blog secara berkala.

    Balas
  6. Disavow dan penggunaan google console yang masih belum paham kak..kemarin utak atik GSC berantakan malah ga bisa dibuka blognya hiks…kayaknya perlu kelas offline dech kak

    Balas
  7. wah makasih mba Hani, tercerahkan kalo d side bar ada link instagram bisa memicu terjadinya SS nih. Noted untuk semuanya aku juga jadi ingin memoderasi kolom komentar, karena akhir-akhir ini ada yg meninggalkan komen namun menjadi broken link

    Balas
  8. Wah pencerahan nih mba…mkasih bnget. Jd klu punyaku wp pas komen di blog tmn gk usah ngisi kolom web ya mba? Oke oke…mksh infonya bermnfaat bnget…

    Balas
  9. Benar banget langkah-langkah di atas Mbak, di beberapa blog saya sudah mematikan fitur kolom urlnya agar tidak banyak link keluar ke situs yang SS nya tinggi, dalam berkomentar di blog orang pun saya sudah jarang mengisi url. Soalnya kalau spam score naik, nuruninnya juga susah

    Balas
  10. Sejak mengenal istilah Spam Score dari teman-teman, meskipun SS saya kecil, saya jadi banyak berusaha juga agar SS tersebut tetap di angka yang sama. Jangan naik-naik, deh. Saya rajin cek broken link di plugin, sih. Belakangan jadi mengecek juga SS teman-teman saat BW. Tapi untuk incoming comments, belum pernah disortir nih karena lumayan ribet, hahaha …

    Balas
  11. waah saya masih haus ilmu blogging nih.spam code salah satunya. masih belum paham. artikel ini bisa jadi bahan acuan saya buat belajar. makasih banyak mbak.

    Balas
  12. nah ini bener, jadi kmren kalau ada sistem bw yang mengharuskan menyalakan kolom url itu aku memilih mundur deh,, soalnya duah dpt peringatan keras perkara komen ini..
    aku mempersilakan siapa aja komen di blogku, aku juga bisa komen kemana aja, tapi hak membuka kolom url atau tidak meletakan url di kolom komen org lain adalah hak ku, bener kan mbak hani.

    aku milih cari backlink dengan guest post atau tukeran link ketimbang cari nofollow dri komentar

    Balas
  13. Masya Allah, informasi ini sangat membantu buat saya yang masih merangkak dalam dunia perblogeran, eh apa sih ha-ha-ha. Beneran mbak, saya tuh ngeblog sekedar nulis saja, belum ngerti soal ini ono tentang blog, alhamdulillah baca postingan ini bisalah membuka sedikit tirai ketidaktahuan saya, makasih ya

    Balas
  14. Sempat ada baca diskusi kalau di-savow ini merupakan cara paling terakhir dan sangat tidak dianjurkan kalau untuk blog yang masih sesama blogger, karena ibaratnya ya kalau di-savow berarti kita menandai suatu blog itu spam, kalau memang dia blog spam maka benar saja tindakan kita, tapi kalau blog sesama blogger? Perlu dipikirkan cara lain dulu. Tapi untuk cara-cara yang lain bisa coba saya praktikkan

    Balas
    • Iya Kak. Sudah saya edit artikelnya. Langkah disavow merupakan langkah paling akhir. Jangan sampai menolak sesama bloger. Siapa tahu ybs juga berusaha membuat blognya sehat kan ya. Terimakasih sarannya…

      Balas
  15. Sampai sekarang saya masih PR banget utk nurinin SS. Tp bermanfaat sih tips2nya, pelan2 harus saya terapin dan perbaiki

    Balas
  16. Mau nanya?
    Blog saya sudah lama ga dibuka, setelah saya cek ss nya naik jadi 11%. Saat itu saya juga masih masang backlink ke menu navigasi salah satu blog saya. Apa gara2 backlink itu ya gan spam score jadi naik? Lalu bagaimana cara menurunkan nya?

    Balas
    • Halo Mas…Coba cek ke Moz, bisa ketahuan inbound link dari blog² data % SS dan angka DA. Dipilih saja SS yg % tinggi di unlink dari blog kita…

      Balas
  17. Kak, gimana kalau blog tentang transportasi online? Sedangkan disana pasti membahas tentang semua ojek onlien yang tentunya punya brand? Apakah ini bisa diatasi? Terimakasih

    Balas
  18. Tips yang sangat bermanfaat nih. Siap untuk mencoba agar spam score blogku menurun. Terima kasih atas sharing ilmunya mbak.

    Balas
  19. Baru tau kalo kolom website mesti dikosongin saat komen di WP. Biasanya saya isi alamat blog. Setelah baca ini, jadi nambah lagi wawasan. Makasih banyak banget ya Mba Hani

    Balas
  20. Inget banget dulu heboh tentang SS ini, trus ada rasa takut-takut buat ikutan blogwalking. Sampai-sampai kolom komentar sempat saya tutup. Abis itu saya buka lagi tapi ada field yang saya sembunyikan. Hehehe.. Tapi akhirnya saya buka normal saja seperti biasa dan saya tetap menikmati acara blogwalking 🙂

    Balas
  21. ih bagus infonya, makasih yaa… saya sblmny ngikut aliran naruh profil google, trus katanya gpp naruh link blog, akhirnya naruh juga… trus baca2 lagi ktny jangan.. jadi bingung :))

    tapi SS saya dulu bertahan di 0-1%, setelah ganti template malah jd 5% haha

    Balas
  22. Memperbanyak artikel organik nih jadi ikhtiar aku buat nurunin SS blog. Semoga bisa pelan pelan turun.. Aamiin. Makasi ya mba tipsnyaaa

    Balas
  23. Pas banget nih ilmu soal ss ini lagi saya cari tahu. Hmm baru eungeuh kalo di WP sebaiknya ga masukin link web. Makasih banyak infonya.

    Balas
  24. Masalah SS kadang menjadi serius sekali ya Kak Hani. Sementara ini, yuni juga rajin mengecek broken link. Terus berusaha mengerjakan langkah-langkah di atas, biar SSnya nggak naik-naik ke puncak gunung.

    Alhamdulillah, SSnya masih dalam batas toleransi sih. Di bawah 4%.

    Balas
  25. Spam score ini memang jadi hal yang kurang menyenangkan di hati. Tapi juga membangkitkan rasa SemangatCiee biar kitanya lebih peduli dengan kesehatan blog, jadi nggak hanya yang dipikirkan hanya konten dan job aja haha

    Balas
  26. Kemarin menyimak pembahasan beberapa suhu, katanya SS nggak nular ya mbak. Tapi sejujurnya rasanya kurang sedep kalau komen tanpa meninggalkan jejak. Siapa tau ada yg melihat komen saya di blog mba hani dan ingin berkunjung. Atau siapa tau ada komen mba Hani di blog saya dan ada pengunjung blog saya yang BW ke blog kakak.
    Jadi sepertinya saya lebih memilih meninggalkan jejak agar bisa saling menjaga silahturrahmi. Mungkin saya lebih percaya pada teori : SS besar berasal dari blog yang kurang sehat, contohnya dari broken link. karena pernah SS saya naik karena baru migrasi blog yg bikin broken link bejibun

    Balas
  27. Ku sudah dua kali melakulan disavow dan rajin beberes brokenlink, SS masih tetap sama. Ide utk tak meninggalkan website jg sepertnya perlu saya lakukan nih, selama ini belum

    Balas
  28. Alhamdulillah dapat pencerahan dari artikel Mbak. Makasih sharingnya ya… Ttg spam score ini aku emang masih awam nih. Pengen nurunin ss yg udah lama ajeg di 6%.

    Balas
  29. spam score asalnya dari backlink jelek, tapi krna satuannya adalah % jadi kita sambil fokus aja ya mbak tambahin BL BL yang bagus yang bisa menurunkan % ini,

    nice share mbak, udah aku lakuin semua insyaalloh 🙂

    Balas
  30. Bukannya spamscore itu asalnya dari internal blog kita ya kak? Soalnya ada kasus dimana blog punya SS gede, ketika di ganti tamplatenya bisa turun.

    Atau ketika migrasi ke WP, pelan-pelan turun.

    Balas
  31. Wah Terimakasih informasinya, sebagian ada yg sudah q praktekkan sebagian ada yang belum, nanti di coba deh, solnya SS blog q tinggi jadi 11 % pdahal sebelumnya cuma 1 %

    Balas
  32. Saya juga belakangan pusing dengan spam score tinggi. Tiba2 ada link aneh nge link ke blog.

    Sekarang saatnya cari backlink berkualitas yang ngak ada spam scornya.

    Makasih infonya mbak.
    Moga aja ada perubahan buat blog saya.

    Balas
  33. Kalo seandainya saya membeli expired domain yang ss nya 50% trus di pasang di blog saya kira2 aman ga hu..

    Balas
  34. salam kenal mbak, alhamdulillah saya lagi nyari referensi artikel ttg spam score. izin nanya, biasanya untuk penurunan angka prosentase spam score makan waktu berapa lama ya? tentunya setelah kita bersih2 atau ngikutin prosedur dan arahan moz.
    terima kasih

    Balas
  35. O brarti hanya nama dan email aja ya yang diisi saat komen diwebsite orang?
    Situs website dikosongkan, kalau diisi maka spam score jadi naik, gitu ya?

    Balas
  36. Ini ane baca dari blognya reyneraea, ada uangkapan seperti ini “Jika DA/PA tinggi serta spam scorenya rendah, maka saya akan memilih meninggalkan url blog saya langsung di kolom komentarnya.”

    Balas
  37. kalau komentar yang sudah pernah kita buat di blog orang itu gimana ya kak? kan dulu kita sering blogwalking misalnya saling taruh backlink. trus link kita masih ada di blog dia namun blog dia reputasinya memburuk

    Balas
  38. Artikel menarik, saya kebetulan mengikuti diskusi twitter terkait spam score, ternyata google tidak mengakui skor ‘SS’ Moz tersebut karena itu bukan dapurnya Google. Jadi John mu bilang tenang saja sepanjang tidak melanggar aturan google halaman web anda selamat.

    Terus saya akhirnya jadi rajin mengintipi halaman blog teman teman, ratusan mungkin hampir 700-an sepanjang 3 tahun. Saya uji di MOZ, mereka yang spamnya tinggi ternyata anteng anteng saja dengan penghasilan tinggi. DA dan PA mereka tinggi, alexanya juga 200-an.

    Parameter dan matrix pihak ketiga selain google juga beda beda penilaiannya. Yang celaka seperti telah di singgung penulis di atas, dalam banyak kasus pihak klien baru mau kasih job kalau skor SSnya rendah. Ya lah karena memang tidak ada lagi google pagerank untuk dijadikan parameternya. skor itu dianggap sebagai standar walaupun di mata para pakar modern sekarang dianggap sangat semu.

    Balas
    • Iya Kak…
      Spam Score sering jadi ukuran dr agency buat blog² yg monetize.
      Banyak juga yg SS tinggi fine² aja…
      Makasih udah mampir ke blog saya

      Balas

Tinggalkan komentar

DMCA.com Protection Status