28/10/2020
beli mobil bekas

7 Tips Aman Beli Mobil Bekas Berkualitas

Teman-teman, apakah merencanakan akan membeli mobil? Membeli mobil seringkali menjadi keputusan sebuah keluarga ketika anggota keluarga bertambah. Bisa juga alasan membeli mobil supaya lebih nyaman berkendara, tidak kepanasan dan kehujanan. Mobil seperti apa yang dibeli, pertimbangan awal seringnya berdasarkan dana, kemudian model, dan warna. Sama halnya ketika kami pertama kali ingin membeli mobil, pilihannya adalah beli mobil bekas. Waktu itu dana yang cukup adalah membeli mobil minibus bekas seharga Rp. 2.6 juta. Ternyata membeli mobil bekas harus punya pengetahuan mumpuni terlebih dahulu, sebelum memberi tanda jadi. Ibaratnya jodoh, membeli mobil pun ada cocok dan tidak cocoknya.

Pertumbuhan mobil baru yang meningkat dari tahun ke tahun berimbas juga dengan pertumbuhan mobil bekas. Walaupun demikian bukan tidak mungkin beli mobil bekas bila cocok, ternyata mendapatkan produk yang awet dan terawat baik.

1 – Pilih Tahun dan Merek Kendaraan

Tips aman beli mobil bekas, pilih tahun kendaraan yang tidak terlalu tua. Tentu saja hal ini tidak mutlak, karena ada juga mobil yang tahunnya tua, tetapi terawat. Pilih-pilih merek kendaraan juga penting. Ada merek-merek yang onderdilnya mahal dan harus bengkel khusus. Ada juga merek mobil sejuta umat, yang onderdilnya mudah diperoleh dan bisa diperbaiki oleh montir di mana saja. Jangan lupa, punya mobil tidak hanya bermodalkan punya SIM saja. Begitu kita membeli mobil, maka harus siap dengan dana perawatannya juga.

2 – Cek Dokumen Kendaraan

Cek dokumen kendaraan, nomor Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dan Buku Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB), dan cocokkan dengan nomor mesin serta nomor rangka yang tertera pada dokumen. Bila akan menempuh cara kredit mobil, maka harus melibatkan pihak leasing yang terdaftar dan kompeten.

3 – Cek Mesin Kendaraan

Bila kita ingin membeli mobil dan tidak mengerti soal mesin, ada baiknya membawa teman yang mengerti soal ini. Orang yang ahli akan tahu dari bunyi mesin, apakah ada masalah atau tidak dengan mesin mobil bekas. Buka kap mesin, cek apakah ada kebocoran oli atau tidak. Bagi mobil ber-AC, cek juga dingin atau tidak. Mobil-mobil tahun tertentu mesin AC-nya lebih canggih, sehingga bila ada kerusakan tidak bisa diperbaiki oleh montir AC yang biasa-biasa.
Cek juga rangka mobil dengan mengintip bagian bawah mobil. Mobil yang baik, rangka mobilnya (chassis) masih simetris dan lurus.

4 – Cek Body Mobil Bekas

Ketika pertama kali beli mobil bekas, suami berkomentar bahwa mobil yang kami taksir, bedaknya tebal. Bedak apa ya? Mangnya mobil berbedak.
Ternyata maksudnya dengan bedaknya tebal adalah dempulnya tebal. Bisa dicek dengan mengetok-ketok badan mobil, bila bersuara nyaring ibaratnya logam yang dipukul berarti mobil tersebut karoserinya masih bagus. Dempul yang tebal ada kemungkinan pernah penyok, berkarat, dan lain-lain.
Cek juga pintu, jendela, termasuk bagasi, sistem pengkuncian masih berfungsi dengan baik atau tidak. Begitu pula dengan kaca-kaca mobil, masih orisinil atau tidak.

5 – Bandingkan Antar Mobil

Bila akan beli mobil bekas, jangan terpikat hanya pada satu jenis dan merek tertentu saja. Bandingkan beberapa mobil dengan sabar hingga mendapatkan produk yang cocok. Berkat internet, teman-teman bisa mengecek di secara online tentang harga, model, tahun produksi, dan tahun pemakaiannya.

6 – Waspada Harga Miring

Walaupun mobil yang ditawarkan sangat murah dibandingkan harga pasaran, jangan langsung jatuh hati. Waspada dengan harga miring atau terlalu murah.
Hati-hati, jangan sampai kita beli mobil bekas yang hasil kejahatan dan dokumennya tidak lengkap.

7 – Sabar dan teliti

Beli mobil walaupun bekas, tetap saja tidak murah, dan seringkali dananya hasil tabungan bertahun-tahun juga. Pembeli mobil bekas yang tidak sabar dan terburu-buru, bisa jadi mendapatkan mobil yang kondisinya tidak sehat. Akibatnya malah rugi karena tidak mendapatkan mobil dengan kondisi prima.
Teliti adalah koentji! Bandingkan semua aspek, mulai dari kualitas, harga, model, dan lain-lain.

Nah, teman-teman, demikianlah tips aman beli mobil bekas. Cek-cek kondisi mobil seperti langkah-langkah di atas, agar mendapatkan mobil bekas berkualitas.

Semoga bermanfaat!

hani

Halo, saya Tri Wahyu Handayani (Hani), tinggal di Bandung. Pemerhati arsitektur dan pelestarian bangunan, main piano, menjahit, dan jalan-jalan. Kontak ke bee.hani@gmail.com

View all posts by hani →

14 thoughts on “7 Tips Aman Beli Mobil Bekas Berkualitas

  1. Yap, cek mesin dan kelengkapan surat itu wajib hukumnya karena mobil bekas tentu sudah melewati pemakaian pemiliknya dalam jangka waktu yang lama. Tapi kalau pemiliknya rutin service, mesinnya pasti masih terawat. Setelah lengkap dan bagus semua, baru deh bisa nego harga.

  2. Yang paling penting jangan terburu buru ya kak,mesti sabar banget kayak pilih jodoh.
    Dan juga jangan tergiur dengan harganya yang jauh lebih murah dibanding dengan harga pasaran,bisa jadi kendaraan tersebut bermasalah.

  3. Kalau mau beli mobil bekas memang kudu teliti cek tahun, mesin, berkas-berka dan lainnya. Selain itu kita juga jangan langsung suka sama type-nya, harus dipastikan juga kapasitasnya nanti muat berapa orang.

  4. Terima kasih banyak atas informasinya Mba. Pas sekali, kekuarga saya sedang terpikir membeli kendaraan,antara baru atau bekas. Namun nggak tahun ini juga sih. Masih harus nabung dulu.

  5. Mobil sekarang sudah jadi kebutuhan ya, Mbak Hani. Jadi walau ingin membeli mobil bekas, harus banyak juga yang harus diperhatikan. Tapi kalau sabar dan jeli, akan dapat mobil yang kondisinya bagus. Karena kadang ada orang baru beli mobil, tapi dijual karena pindah daerah, butuh uang mendesak dan sebagainya.

  6. Beli mobil bekas memang perlu teliti. Harus paham kondisi mesin dari kendaraan yg akan dibeli. Kalo bisa sih beli mobil bekas dari orang yg kita kenal, jadi bisa tahu bagaimana perawatan mobil sebelumnya

  7. Apalagi kalau mobil bekas dari Jakarta Mbak, harus lebih hati-hati lagi karena bisa jadi diharga murah sebab bekas kena banjir. Sekarang sebenanya aku udah butuh karena anak-anak udah gede, tapi kok makin malas punya mobil pribadi salah satunya karena gak tahu “daleman” mobil. Ngeri juga ama biaya perawatannya.

  8. Terima kasih banyak tipsnya mba Hani. Beli mobil bekas memang harus lebih selektif supaya enggak zonk. Dari poin-poin yang disebutkan, terkadang cek mesin tuh suka terlupakan karena fokus ke cek bodynya yang masih bagus.

  9. Dlu pas mau beli mobil dikasih tau sama yg tau otomotif katanya klo cari mobil bekas paling nggak yang tahunnya 5 tahun kebelakang. Misal 2020 cari nya yang paling nggak mobil tahun 2015 keatas. Insyalloh kondisinya masih baik.

    Terus aku juga manut sama nasehat itu hihu

  10. Sabar dan teliti kadang-kadang gak berlaku kalo udah kena harga miring. Tapi tetep harus cek kondisi ekndaran ya. Liat tuh spido meternya. Udah sejauh mana si kendaraan jalan-jalan 😊

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *