Hosting Cloud Murah, Pilihan Hosting untuk Kecepatan Website Maksimal

Sejak pandemi Covid-19 hampir semua kegiatan dijalankan secara daring. Mulai dari sekolah, kuliah, bekerja, jualan online, dan banyak lagi. Sebagai pengajar, penulis buku, dan juga bloger, setiap hari saya menggunakan jaringan internet. Menjadi bloger memang dunia yang sangat menarik bagi saya, sebab semakin saya geluti ternyata semakin banyak tidak tahunya. Kita tidak bisa hanya mengandalkan pengetahuan tentang DA/PA, pageview (PV), hingga SEO saja. Tapi banyak hal-hal lain yang menurut teman-teman di grup ngeblog dan pakar ngeblog, kita juga harus mengetahui daleman blog.  Sebagai pengguna platform WP untuk ngeblog tentunya saya membutuhkan hosting. Nah, persoalannya memang harus pinter-pinter nih mencari hosting cloud paling murah, agar keasyikan saya ngeblog tidak macet.

Kenapa Ngeblog Asyik

Awalnya, seperti banyak yang dilakukan oleh teman-teman, ngeblog itu semacam media untuk curhat. Diary di langit lah. Zaman dulu kan diary ditulis di buku khusus, malah ada yang pakai kunci segala.  Setelah baca buku kemudian bergabung dengan grup-grup ngeblog, baru, deh, tercerahkan. Blog itu bisa menghasilkan, bahkan menjadi penghasilan.

Berikut poin-poin blog bisa menghasilkan berupa fee, produk, atau hadiah:

  • Sponsored post
    Kita menulis tentang suatu produk, bisa berupa review, kemudian dibuat external link ke website produk tersebut
  • Content placement
    Ada artikel yang sudah jadi dititipkan di blog kita. Ada external link juga ke website pihak yang titip tersebut.
  • Program afiliasi
    Program afiliasi bentuk pemasaran yang sering disebut affiliate marketing. Kita mendapatkan komisi bila ada pengunjung blog kita yang tertarik dengan pihak yang berafiliasi dengan kita. Misalnya memasang marketplace, penyedia hosting, dan lain-lain.
  • Lomba blog
    Bagi yang pernah ikut lomba ada tantangan dan perasaan penasaran ketika menulis artikelnya. Biasanya menulis dengan tema tertentu dan menyisipkan beberapa kata kunci yang ditautkan ke website klien.
  • Iklan
    Banyak pihak yang membuka tawaran menautkan iklan di blog kita. Salah satunya yang terkenal adalah Adsense.

Itulah poin-poin yang cukup menggiurkan bila ditekuni dan kita rajin update blog. Lebih baik lagi update artikel di blog berupa artikel organik.
Artikel organik sendiri artinya artikel bebas yang tidak berupa sponsored post, artikel review berbayar, atau artikel yang menawarkan produk tertentu.

Kenapa Hosting Cloud

Teman-teman, untuk lebih jelasnya, hosting adalah ibaratnya rumah maya kita. Sama halnya rumah di dunia nyata, tempat tinggal dan menyimpan segala hal dalam rumah. Maka hosting juga menyimpan macam-macam: tulisan, gambar, video, plugin, script yang rumit, dan sebagainya. Jadi saat blog atau website kita diakses oleh orang lain, maka data-data yang ada akan langsung ditampilkan.

Ibaratnya rumah, rumah ada yang utuh dihuni hanya oleh satu keluarga, ada yang dalam satu rumah beberapa keluarga, bahkan ada satu orang punya beberapa rumah. Demikian pula analog antara rumah dan hosting.

1 – Hosting Regular

Hosting regular ada beberapa macam, yaitu: shared hosting, dedicated hosting, VPS (virtual private server) hosting, dan managed web hosting.
Hosting jenis shared hosting merupakan jenis hosting yang paling murah sewanya. Ibaratnya rumah kontrakan, karena hosting ini kita berbagi dengan beberapa website/client.
Bagi bloger pemula atau pengusaha kecil yang baru mempunyai website, shared hosting bisa menjadi pilihan.

2 – Hosting Cloud

Cloud artinya awan. Tetapi dalam dunia digital cloud merupakan perumpamaan untuk menyebut internet. Artinya, jika kita menggunakan hosting cloud maka data-data akan disimpan di server virtual yang ada dalam internet. Layanan ini tidak lagi menggunakan ruang penyimpanan berupa fisik (hardware) seperti pada web hosting regular.

Hosting cloud cukup populer akhir-akhir ini karena dinilai lebih cepat layanan aksesnya dibandingkan hosting reguler. Kemampuan layanan cepat ini disebabkan oleh teknologi cluster pada hosting cloud. Dalam sebuah hosting cloud bisa dibangun beberapa mesin virtual yang saling bergotong-royong. Keuntungannya, apabila ada salah satu server down, maka akan diambil alih oleh server virtual lainnya, sehingga website kita tetap bisa diakses.
Ibaratnya kita mempunyai beberapa rumah, salah satu rumah tidak bisa ditempati, kita pindah ke rumah lain.

Berbeda dengan layanan hosting regular, sering kan, karena beberapa sebab, hosting down atau dalam posisi maintenance. Akibatnya blog atau website kita tidak dapat diakses.

Kesimpulan

Teman-teman sudah jelas ya perbedaan antara hosting regular dan hosting cloud. Akibat layanan yang menjanjikan akses lebih cepat dan minim trouble diperkiraan hosting cloud jadi lebih mahal. Untuk itu kita harus teliti mencari layanan hosting cloud paling murah supaya bisa tetap ngeblog asyik dengan kecepatan website maksimal. Website yang dapat diakses cepat tentunya disukai oleh konsumen/ pengunjung blog.

Semoga bermanfaat!

Satu pemikiran pada “Hosting Cloud Murah, Pilihan Hosting untuk Kecepatan Website Maksimal”

Tinggalkan komentar

DMCA.com Protection Status