29/11/2020
reksadana syariah bibit

Tips Investasi Reksadana Syariah di Aplikasi Bibit

Teman-teman, sejak kecil mungkin kita diajarkan oleh orang tua kita untuk menabung, ya. Menabung artinya mengumpulkan sedikit demi sedikit sejumlah dana, kemudian hasil tabungan tersebut kita manfaatkan bila telah mencapai jumlah tertentu yang diinginkan. Bahkan mindset kita adalah dengan menabung kita menjadi kaya. Ternyata mindset seperti itu harus diubah, karena menabung saja tidak cukup. Bagi karyawan yang mempunyai penghasilan tetap, uang yang ditabung merupakan sisa penghasilan. Itu sebabnya mau gajinya banyak atau sedikit, rasanya kurang terus. Habis tak tentu rimbanya. Sebaiknya, sisihkan terlebih dahulu sejumlah dana untuk investasi. Investasi sendiri punya beberapa macam, ada investasi berupa properti, emas atau reksadana. Nah, salah satu yang saya percayakan adalah investasi reksadana. Yuk simak tentang investasi reksadana syariah.

Apa itu Investasi Reksadana

Teman-teman mungkin masih bingung, apa bedanya antara menabung dan investasi. Menabung seperti paragraf di atas, kita menyisihkan sejumlah dana lalu dikumpulkan sampai jumlah tertentu. Sedangkan investasi, selain kita menyisihkan sejumlah dana tetapi juga mengharapkan keuntungan dari modal yang diinvestasikan tersebut. Misalnya yang sering menjadi objek investasi adalah properti, emas, saham, reksadana, obligasi, valuta asing, dan lain-lain.
Sedangkan Reksa berarti memelihara dan Dana adalah uang atau modal. Jadi secara umum pengertian reksa dana adalah memelihara dana atau modal dengan cara diinvestasikan.
Ibaratnya, reksadana adalah wadah yang dipergunakan untuk mengumpulkan dana dari masyarakat kemudian diinvestasikan dan dikelola dalam jangka waktu tertentu secara baik di beberapa produk investasi, seperti saham, obligasi, deposito, dan investasi langsung lainnya.
Ada UU nya kok, yaitu UU no 8 tahun 1995 pasal 1 angka 27 tentang Pasar Modal.
Saya sebagai orang awam perlu lembaga terpercaya yang mengerti dana kita tersebut akan diinvestasikan ke mana saja. Jangan sampai kita kejeblos mendapatkan lembaga manajemen investasi abal-abal, alih-alih mendapatkan keuntungan, tapi malah dana kita lenyap.

Perbedaan Reksadana Konvensional dan Reksadana Syariah

Akhir-akhir ini lembaga manajemen investasi menawarkan produk investasi yang auto halal. Apaan tuh?
Jadi begini, reksadana konvensional biasanya penanaman modalnya murni mengharapkan return, pengelolaannya simpel tanpa melalui screening, dan di bawah pengawasan OJK. Pengawasan ini nantinya disesuaikan dengan mekanisme pasar dan faktor-faktor lainnya sesuai dengan kondisi perekonomian.

Sedangkan pengertian Reksadana Syariah harus ada beberapa ketentuan yang berbeda daripada Reksadana Konvensional, yaitu:

1 – Tujuan Investasi

Reksadana Syariah selain memikirkan keuntungan juga ada tanggung jawab Socially Responsible Investment (SRI). Artinya investasi ini merupakan bentuk strategi investasi yang menggabungkan antara perolehan keuntungan yang sebesar-besarnya dengan kebajikan sosial.

2 – Pengelolaan

Reksadana Syariah tidak akan berinvestasi pada perusahaan yang dianggap melarang prinsip syariah, misalnya perusahaan judi, minuman beralkohol hingga rokok. Nilai utang pun sangat diperhitungkan, total utang harus lebih kecil dari nilai aset. Selain itu pengelolaannya ada tahapan screening yang harus dilalui dan sesuai prinsip syariah. Produknya pun terdaftar dalam Daftar Efek Syariah (DES). Daftar ini nantinya akan diumumkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berdasarkan ketentuan syariah.

3 – Return

Semua produk Reksadana syariah harus menempatkan proses pembersihan, atau dikenal juga dengan Cleansing. Proses Cleansing merupakan cara untuk memilah apakah sebuah perusahaan memiliki pendapatan tidak halal dalam proses bisnisnya. Proses ini amat penting bagi kaum Muslim, karena halal atau tidaknya suatu produk berkaitan era dengan riba.
Pendapatan tidak halal tersebut nantinya akan disisihkan dari jumlah investasi dan keuntungan halal, kemudian hasilnya akan disumbangkan untuk keperluan amal.

4 – Pengawasan

Bila produk Reksadana Konvensional di bawah pengawasan OJK. Maka produk Reksadana Syariah selain OJK juga diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah (DPS). DPS memiliki tanggung jawab untuk memastikan pengelolaan reksa dana sesuai dengan prinsip syariah.

5 – Akad dan Transaksi

Akad syariah ini bisa meliputi akad kerjasama (musyarakah), sewa-menyewa (ijarah), dan akad bagi hasil (Mudharabah). Sedangkan pembagian keuntungan reksadana syariah dihitung berdasarkan ketentuan-ketentuan syariah Islam dan kesepakatan bersama. Tidak boleh berspekulasi yang mengandung gharar seperti najsy (penawaran palsu), ikhtikar, maysir, dan riba.
Gimana? Mulai tertarik untuk berinvestasi aman lahir batin?

Investasi Reksadana Syariah di Aplikasi Bibit

Teman-teman, mau tahu aplikasi kita bisa gampang banget investasi reksadana tanpa ribet dan auto halal?
Teman-teman bisa unduh aplikasi reksadana online di appstore namanya BIBIT, yang sangat membantu investor pemula untuk mulai berinvestasi. Siapapun bisa langsung investasi dengan optimal sesuai dengan level resiko, karena aplikasi BIBIT dilengkapi dengan fitur Robo Advisor.
BIBIT didukung dengan teknologi riset dari pemenang Nobel Prize, Modern Portfolio Theory, secara otomatis akan menyesuaikan investasi kamu ke beberapa jenis reksadana yang cocok dengan profil risiko, usia, tingkat risiko, dan keadaan finansialnya.

Ini langkah-langkahnya:

● Unduh aplikasi BIBIT di app store melalui ponsel android
● Ikuti langkah Registrasi dengan menjawab beberapa pertanyaan. Mulai dari tanggal lahir, sudah menikah, pendapatan bulanan,hingga tujuan berinvestasi. Dari hasil jawaban pertanyaan, teman-teman akan tahu profil risikonya.
● Lanjutkan registrasi dengan mengisi nomor ponsel dan tunggu hingga mendapatkan kode verifikasi.
● Ikuti langkah-langkah hingga selesai.
● Siap berinvestasi

Keuntungan berinvestasi melalui aplikasi BIBIT
Banyak pilihan berinvestasi melalui aplikasi di ponsel, selain mudah menggunakannya disertai juga dengan berbagai fitur yang menarik. Ciri khas BIBIT bisa dilihat dari logo dan warna hijaunya yang khas.
Pastinya BIBIT terdaftar dan berizin OJK (Otoritas Jasa Keuangan), bebas biaya komisi, dan dana investasi minim hanya Rp. 10.000,- saja. Selain itu investasi kita tidak kena pajak dan bisa dicairkan kapan saja.

Berikut beberapa fitur yang ada di aplikasi BIBIT:

fitur aplikasi bibit
fitur aplikasi bibit

● Tutorial Berinvestasi
Menarik banget kan teman-teman…Ada tutorial berinvestasi di aplikasi. Cocok banget bagi pemula yang mau mulai berinvestasi.
● Rekomendasi Robo Kamu
Merupakan rekomendasi reksa dana yang bisa kamu pilih sesuai profil risiko.
● Portofolio
● Pilih Reksa Dana Sendiri
Nah, ini ada pilihan mau dikembangkan di Pasar Uang, Obligasi, atau Saham. Bahkan sekarang ada fitur Dana Pensiun juga.
● Nabung Rutin

Nah, teman-teman, itulah tips cara investasi reksadana syariah bagi pemula di aplikasi BIBIT. Kembangkan danamu dengan aman dan halal.
Semoga bermanfaat.

hani

Halo, saya Tri Wahyu Handayani (Hani), tinggal di Bandung. Pemerhati arsitektur dan pelestarian bangunan, main piano, menjahit, dan jalan-jalan. Kontak ke bee.hani@gmail.com

View all posts by hani →

31 thoughts on “Tips Investasi Reksadana Syariah di Aplikasi Bibit

  1. Yang paling utama adalah kehalalannya apapun bentuk investasinya ya mbak. Jujur, soal menabung atau bisa disebut investasi saya masih menggunakan cara lama, yaitu investasi emas.
    Alhamdulillah sekarang sudah ada aplikasi yg memudahkan kita berinves dan dalam pengawasan OJK yang paling penting lagi tidak ada ribanya.
    Semoga aplikasi BIBIT ini makin dikenali dan betul-betul bebas riba.

  2. Alhamdulillah akhirnya ada juga reksadana yang Syariah. Aku mau investasi reksadana tapi masih bingung cari yang Syariah. Lega rasanya kalua investasi pun dilakukan dengan cara yang halal. Nuhun, Bun, jadi tahu nih.

  3. Maju mundur investasi reksadana dari kapan-kapan, kalau ada yang syariah begini bisa jadi pilihan . Mudah pula ya cara investasi di reksadana syariah di aplikasi BIBIT ini. Bisa jadi pilihan untuk mengembangkan dana dengan aman dan halal.

  4. Buat sebagian orang teramasuk aku, berinvestasi emang sesuatu hal yang butuh-butuh enggak gitu loh Bun. Apalagi aku orangnya suka nggak beranian gitu. Takut risiko hihihi. tapi kalau ada pilihan yang lebih nyaman dan aman seperti ini kayaknya boleh juga ya dipertimbangkan ke depannya. Thanks sharingnya bun. Jadi lebih paham soal investasi syariah ..

  5. Alhamdulillah udah ada pilihan Reksadana Syariah, saya jadi bisa pertimbangkan buat investasi meski masih agak takut terima kasih atas sharingnya sangat bermanfaat sekali

  6. Alhamdulillaah, sekarang sudah ga was-was lagi kalau mau investasi ya, Mbak. Karena sudah ada pilihan reksadana syariah. Selama ini selalu aja maju mundur cantik karena raguuuuu terus mo investasi, karena takut sama riba. Makasih sharingnya, Mbak.

  7. Segala investasi berlabel syariah semakin digemari masyarakat ya, khususnya bagi orang Muslim, Karena selalu berpatokan dengan aturan agama Islam.

    Sepertinya menarik nih mencoba investasi di Bibit. Kayaknya cocok nih buat ngelola income dari ngeblog…

  8. Banyak investasi yang saya baca, baru kali ini ada investasi syariah, senang banget liat nilai investasinya juga bisa dari 10rb rupiah, mau ah pahami dulu benar2 syarat2nya biar bisa ikutan secara konsisten

  9. Nah iya, penting banget untuk mengembangkan dana dengan halal.
    Suamiku pernah ROI, investasi saham, dll juga sih. Tapi belum pernah coba dengan aplikasi yang basic-nya syariah. Sekarang makin banyak sih aplikasi pendukung ya kak.

    Patut di informasikan ke suami nih kayaknya. Hehe

  10. Membaca postingan Mbak Hani ini, wawasan saya bertambah lagi soal tabungan dan investasi. termasuk perbedaan investasi reksadana konvensional dan investasi reksana syariah.
    Dan zaman now kita semakin dimudahkan ya, Bahkan untuk investari reksana, sekarang bisa lewat aplikasi.

  11. Sekarang makin banyak pilihan untuk berinvestasi di platform digital ya, termasuk jenis reksadana syariah di aplikasi Bibit ini. Terima kasih utk info yg cukup detail ini.

  12. Saya sudah lama cari-cari informasi tentang reksadana. Sudah lumayan terkumpul sih.. Tapi entah kenapa rasanya koq masih maju mundur ya buat memulainya. Makasih tambahan informasi tentang yang syariah ini. Bisa jadi bahan pertimbangan saya.

  13. Aku nabung reksadana syariah di tempat lain tapi sering banget lupa ngisi. Apa pindah ke sini aja ya? Kelihatannya lebih mudah. Pencairannya juga mudah ya, Bu Hani?

  14. Halal dan bebas riba jadi kunci dalam berinvestasi memang ya. Apalagi sebagai muslim. Karena apa apa yang dimakan seorang muslim akan memengaruhi banyak aspek di kehidupannya.

  15. Aku suka quote nya mbak, “menabung saja tidak cukup.”

    Karena semakin besar pemasukan, semakin besar pula pengeluarannya. Dan kalau tidak dikelola dengan baik. Pasti timbul istilah lebih besar pasak dari pada tiang 🤪

  16. Wah, aplikasi Bibit praktis banget ya Mbak. Tiap kali aku buka Youtube selalu muncul nih iklannya. Kalau ada reksadana syariah gini makin aman karena jelas investasinya ke mana, yang halal halal aja. Apalagi dibawahi DPS. Aku pernah sih Mbak nyobaik reksadana syariah di sebuah marketplace tapi trus kututup karena kok kayak ribet. Cobah ah tar intip aplikasi Bibit, makasih infonya.

  17. Kalau menabung aja artinya uangnya nilainya sama sampai kapan pun ya, tapi dengan investasi maka akan ada penambahan dari modal awal. Perlu juga ya sekarang generasi muda mulai berinvestasi untuk masa depan apalagi sekarang ada investasi reksada syariah bibit seperti ini

  18. Selalu bingung mau mulai invest apa, abis baca ini jadi pengen langsung instal bibit. Aku pikir sulit loh mulai berinvestasi reksa dana, ternyata mudah tapi nih kayanya kalo pake app bibit yaaaaa

  19. Reksadana Syariah ini produk pilihan yang pas untuk Indonesia. Akadnya jelas. Selain itu, investasi reksadana ini cukup bagus. relatif aman, terutama untuk yang masih takut untuk berinvestasi.
    Cuma tantangannya memang bagaimana aplikasi seperti Bibit ini bisa dikenal dan digunakan di banyak segmen. Maklum masih banyak yang gaptek, hehehe.

  20. Wah, aku jadi nambah pengetahuan terkait reksadana syariah mbak. Karena selama ini masih nyobain yang reksadana konvensional aja. Jelas banget ya perbedaannya
    Pernah install aplikasi Bibit waktu itu sebelum HP error, Kalau gitu, aku coba tengokin aplikasi Bibit lagi deh di Playstore buat invest di sana

  21. Saya pernah berinvestasi reksadana untuk mencari pengalaman, belajar dan ingin mencari uang di sana. Ternyata sangat bermanfaat dan dianjurkan berinvestasi reksadana syariah di aplikasi bibit. bisa dengan modal 100 ribu

  22. ini berarti kalau udah unduh dan isi formulir online auto terdaftar di bibit ya?
    pengen ikutan biar belajar berinvestasi, apalagi ini syariah, halal itu menenangkan 🙂

  23. Saya baru beberapa bulan ini coba-coba menabung di Bibit, mbak. Suka ih, karena emang mudah dan murah, terutama buat pemula seperti saya. Dengan 10ribu aja udah bisa investasi reksadana. Oh ya, awal gabung, terbantu sekali tuh dengan rekomendasi robonya, tapi setelah itu udah coba-coba melakukan pembelian atas pertimbangan sendiri.

  24. Ternyata ada juga ya Investasi Reksadana Syariah. Sebagai muslim, lebih nyaman dan tenang pake tipe ini ya, soalnya semuanya terjamin halal. Sekarang udah praktis juga ya investasinya bisa via aplikasi Bibit.

  25. Jadi PR banget terkait investasi ini nih. Harus mulai investasi sesegera mungkin karena memang penting banget ya, karena seperti yang Mbak Hani bilang, menabung saja tidak cukup. Perlu investasi juga. Apalagi sekarang ada aplikasi investasi reksadana syariah begini.

  26. sering mendengar bibit ini dan ternyata bisa investasi syariah ya, kebetulan pengin belajar investasi yg detail dan aman, boleh nih selanjutnya sy pelajari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *