Yuk Parents, Siapkan Makanan Sehat Buat Anak di 1000 Hari Pertama Kehidupan Mereka

makanan sehat buat anak

Teman-teman, terutama teman perempuan yang sudah menikah, apa perasaanmu, ketika pertama kali mendapati positif hamil? Umumnya sebagai seorang perempuan bila dinyatakan sebagai calon ibu akan sangat bergembira. Artinya hari-hari mendatang akan ada tantangan-tantangan baru mendapatkan predikat menjadi Ibu. Sejak kehamilan, melahirkan, merawat, dan mengasuh anak penuh perjuangan mulai dari asupan gizi hingga mendidik. Perlu dicermati bahwa masa penting dalam kehidupan buah hati ada yang dinamakan 1000 HPK, yaitu singkatan dari Hari Pertama Kehidupan. Masa 1000 hari pertama kehidupan (1000 HPK) terdiri atas 270 hari selama kehamilan dan 730 hari pada dua tahun pertama kehidupan buah hati. Ibu dan ayah harus bersama-sama siapkan makanan sehat buat anak di 1000 Hari Pertama Kehidupan mereka. Karena dampak pada masa periode emas akan sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang buah hati hingga dewasa nanti.

Persiapan Makanan Sehat Selama Kehamilan

Mengingat lagi pengalaman ketika hamil hingga melahirkan, saya diamanahi dua buah hati, laki-laki dan perempuan. Dula ketika hamil anak pertama, saya tak banyak keluhan. Sambil nyambi-nyambi proyek arsitektur kecil-kecilan dari kakak ipar. Anehnya saya tidak mengidam sama sekali, malah suami yang hobi banget makan kerang. Berbeda ketika saya hamil anak kedua, saya mual dan muntah justru di kehamilan jalan lima bulan. Biasanya kan banyak cerita-cerita, masa mengidam, mual, dan muntah justru di trisemester pertama (tiga bulan pertama).
Beda-beda memang antara tiap calon ibu tentang pengalaman mereka ketika hamil. Ada yang tidak suka bau nasi, tidak suka wangi parfum, ada yang mual parah sampai harus di rawat, bahkan ada yang woles aja sampai masa melahirkan.
Bagaimana nih dengan asupan gizi dan persiapan makanan sehat selama kehamilan? Asupan yang dimakan bukan hanya dari jumlah kalorinya, pokok membuat kenyang, tetapi lebih penting adalah gizinya seimbang. Artinya cukup kalori, protein, serat, dan mineral.

Berikut persiapan makanan sehat buat anak yang sedang dikandung, yang perlu diperhatikan oleh calon Mama atau Mama:

1 – Protein

Perempuan yang sedang mengandung harus makan makanan sehat yang kaya akan protein, baik protein hewani maupun nabati. Zat-zat ini diperlukan untuk pembentukan sel-sel penting pada janin, misalnya sel-sel syaraf, otak, dan organ jantung di trisemester pertama.
Protein banyak terdapat pada produk susu, telur, daging, ikan, tahu, atau tempe.

2 – Zat Besi

Menurut data dari Kementrian Kesehatan, masalah anemia merupakan masalah terbesar terjadi pada calon ibu di Indonesia. Tidak hanya terjadi pada ibu-ibu di pedesaan yang kemungkinan mereka kurang informasi. Tetapi juga banyak diderita oleh ibu-ibu di kota, karena mereka tidak memerhatikan asupan gizi. Banyak yang hanya makan asal kenyang saja.
Zat besi banyak terdapat pada daging merah, kacang-kacangan, dan sayur hijau.

3 – Kalsium

Anak perempuan sejak anak-anak hingga usia remaja harus mendapatkan asupan kalsium yang cukup. Karena apa? Anak perempuan ketika dewasa mengandung bayinya, janin tersebut akan menyerap kalsium dari tubuh ibu. Itu sebabnya Ibu harus menambah asupan kalsium dalam dietnya. Kebutuhan kalsium ibu hamil disarankan 1000 mg/hari.
Makanan yang kaya kalsium adalah ikan, telur, susu, sayur berwarna hijau.
Bisa juga menambahkan suplemen kalsium sesuai arahan dokter atau bidan.

4 – Asam Folat

Asam folat sangat penting untuk dikonsumsi ibu hamil, selain dari asupan makanan juga bisa ditambahkan dari suplemen dari dokter.
Makanan kaya asam folat terdapat pada protein, kacang-kacangan, sayuran hijau, dan buah-buahan. Manfaat asam folat antara lain menjaga fungsi sel dalam tubuh, membantu pembentukan sel darah merah, dan mengurangi risiko keguguran.

Sembilan bulan merupakan waktu yang cukup lama dan membuat emosi naik turun para ibu hamil ini. Masa-masa ini ibu hamil perlu dukungan dari pasangan agar mereka menjadi parents yang siap menyambut kelahiran sang buah hati.

Manfaat ASI Ekslusif Sebagai Makanan Sehat Untuk Anak

Menyambut kehadiran sang buah hati merupakan kegembiraan hampir di semua keluarga.
Mengingat pengalaman pertama kali memeluk anak pertama dan saat menyusui, merupakan pengalaman tak terlupakan. Jujur, banyak ibu termasuk saya waktu itu, bego banget, menyusui tuh seperti apa, sih. Salah menempatkan antara mulut bayi dan puting ibu menyebabkan puting lecet, retak, dan luka.

Menurut ketentuan World Health Organization (WHO), bayi hanya mendapatkan asupan ASI saja selama enam bulan pertama kehidupan mereka (ASI Ekslusif). Masa menyusui bila mengikuti yang tertera dalam Al Quran adalah hingga usia dua tahun, maka masa ini merupakan masa penting untuk mengeratkan bonding antara ibu dan bayinya.

Manfaat ASI Ekslusif adalah:

1 – Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Air Susu Ibu (ASI) sudah terbukti dari hasil penelitian dan pengalaman leluhur kita, meningkatkan daya tahan tubuh bayi terhadap penyakit. Bayi yang diberi ASI Eksklusif tidak gampang sakit, sistem pencernaan lebih berkembang sehingga jarang terkena sembelit.

2 – Membantu Perkembangan Otak dan Fisik Bayi

ASI merupakan satu-satunya asupan bayi dari usia 0-6 bulan. Hal ini sudah ketentuan dari WHO, karena ASI mengandung nutrisi penting bagi perkembangan otak dan fisik bayi.

3 – Berat Badan Ideal

Bayi yang diberi ASI Ekslusif mempunyai berat badan yang ideal. Beberapa bayi yang diberi ASI Ekslusif memang tampak montok, tetapi ini masih wajar. Sejalan dengan bayi akan semakin aktif, dan banyak gerak, sehingga tercipta otot yang kuat.

4 – Memenuhi Seluruh Kebutuhan Nutrisi

Memberikan ASI Eksklusif merupakan cara memberi makanan sehat buat anak karena kandungan nutrisinya sangat tinggi. Apalagi memberi ASI itu praktis, lho. Mama tidak perlu repot mencuci botol dan dot.

Memang ya, tidak ada yang mengalahkan kandungan gizi ASI sejak masih berupa kolostrum tersebut. ASI berkualitas tentu saja dihasilkan dari asupan gizi ibu yang menyusui tersebut. Perlu kehati-hatian dalam memilih bahan makanan yang kemungkinan menimbulkan reaksi alergi ke bayi. Bila bayi menunjukkan reaksi alergi, seperti diare, kulit memerah, atau gangguan pernafasan, segera ganti dengan jenis makanan lain. Ada baiknya mencatat jenis makanan apa saja yang menimbulkan reaksi alergi tersebut.

Berikut makanan dan kebiasaan yang perlu dihindari oleh ibu menyusui:

1 – Hindari ikan laut dan seafood tertentu

Beberapa artikel menuliskan bahwa ikan laut kemungkinan mengandung mercury. Zat ini merupakan polutan yang berbahaya bagi tubuh karena mengendap di ginjal.
Ada baiknya menghindari mengonsumsi ikan tongol, todak, dan hiu. Udang, kepiting, kerang, hendaknya tidak terlalu sering dikonsumsi. Seingat saya, anak saya ketika masih diberi ASI akan diare bila saya mengonsumsi udang.
Jadi makan ikan apa, dong? Bisa diganti dengan ikan gurame, bandeng, nila, atau ikan mas.

2 – Hindari sayur dan buah tertentu

Beberapa jenis sayur dan buah ada yang menimbulkan reaksi alergi pada ibu menyusui. Misalnya kacang, kedelai, gandum, atau jagung. Buah-buahan ada yang tidak tahan dengan jeruk lemon, stroberi, kiwi, dan nanas.

3 – Stop Kafein

Ibu menyusui sebaiknya menahan diri dulu tidak minum atau mengurangi minum kopi atau cokelat selama menyusui. Kafein juga terdapat pada minuman kola dan hidangan olahan kopi. Beberapa testimoni sering mengaitkan antara bayi yang sering kolik dan sulit tidur adalah akibat ibunya minum kopi.

4 – Stop Rokok dan Alkohol

Siapa di antara teman-teman yang masih merokok? Stop merokok ya parents. Engga ada bagus-bagusnya kok merokok itu. Nikotin yang ada dalam rokok akan memengaruhi janin yang dikandung dan juga terserap dalam produksi air susu ibu. Paparan asap rokok dapat menyebabkan bayi mengalami berat badan kurang dan sudden death syndrome (sindrom kematian mendadak).

5 – Hindari konsumsi obat herbal

Tidak semua obat herbal telah melalui uji coba klinis berulang-ulang dan telah teruji. Oleh sebab itu ibu menyusui hati-hati mengonsumsi obat-obatan herbal agar terhindar dari efek samping.

Nah, teman-teman itulah sebagian pantangan bagi ibu menyusui. Ingat ya, tiap ibu tidak sama. Ada yang tidak menimbulkan efek samping, tetapi ada ibu yang cukup sensitif sehingga sang buah hati yang sedang masa menyusui terkena dampaknya. Sebaiknya ya hindari saja, deh, daripada…daripada…

Siapkan MPASI Bernutrisi Agar Anak Sehat

Parents, masa ASI Ekslusif sudah usai, tiba waktunya memberikan makanan pengganti ASI (MPASI) bernutrisi agar anak sehat dan tumbuhkembangnya maksimal. Walaupun bayi mulai diberi makanan padat, diusahakan ASI tetap diberikan hingga usia dua tahun, ya.
Seingat saya dulu, menjelang 6 bulan ini, excited banget lho, kira-kira mau dikasih apa ya untuk suapan pertama anak saya. Banyak artikel yang menuliskan bahwa memberikan makanan padat itu ada tahapannya. Jangan tiba-tiba diberi yang terlalu padat, karena bayi belum bisa mengunyah. Tekstur makanan padat pun masih sangat lembut sebagai pengenalan pertama kali. Nanti secara bertahap ditingkatkan kekasarannya sambil bayi juga belajar mengunyah. Jadi jangan juga diberi makanan padat yang disaring terus-menerus, karena mengunyah merupakan bagian dari melatih oromotor (fungsi otot di sekitar mulut). Hal ini untuk melatih anak tidak terlambat bicara.

Nah, ya, unik ya tugas parents tuh. Bukan hanya memberi asupan bernutrisi saja, tetapi harus memerhatikan tahapan tumbuhkembang mereka. Sesuai dengan perkembangannya anak itu ada kemampuan motorik kasar, kemampuan motorik halus, kemampuan bersosialisasi, dan kemampuan berbicara.

Berdasarkan acuan Label Gizi Produk Pangan yang dirilis oleh BPOM (2007), kebutuhan energi bayi usia 6 bulan meningkat hingga 1.5 kali, kebutuhan proteinnya meningkat 2 kali lipat, kebutuhan karbohidratnya meningkat 2.4 kali dan kebutuhannya akan zat besi meningkat 26 kali lipat.

Berikut adalah variasi MPASI bernutrisi agar anak sehat:

makanan-sehat-buat-anak_optimized

1 – Serealia dan umbi-umbian

Beras, beras merah, atau beras cokelat, merupakan jenis serealia dan merupakan sumber utama karbohidrat untuk asupan energi yang kaya akan vitamin B. Umbi-umbian, misalnya ubi, kentang, atau labu kuning juga bisa diberikan pada bayi sebagai MPASI asalkan dikukus dan dihaluskan terlebih dahulu. Serealia umumnya berupa tepung yang dibuat bubur.

2 – Kacang-kacangan

Kacang-kacangan merupakan sumber zat besi. Menurut dokter spesialis anak yang merawat Bara, anak-anak Indonesia sebagian besar kekurangan zat besi yang merupakan mineral utama pembentukan sel darah merah. Duh, itu sebabnya banyak anak Indonesia yang terserang anemia.
Padahal kunci utama dari diet yang tepat, yaitu banyak memberikan kacang-kacangan yang terdapat pada kacang hijau, kacang kedelai, kadang merah, kacang polong, edamame, dan lain-lain.
Hanya saja kacang tanah tidak dianjurkan, karena dapat menyebabkan reaksi alergi.

3 – Sayur dan buah

Memberikan sayur dan buah pada anak-anak memang perlu kiat-kiat tersendiri. Parents dapat memberikan jenis sayuran yang mudah dicerna, misalnya: wortel, bayam, kangkung, brokoli, labu siang. Untuk buah pilih yang berwarna jingga dan tidak asam, seperti: pepaya, pisang, jeruk manis, apel, melon, alpuket, buah naga, dan lain-lain.
MPASI pertama Bara yang kami berikan waktu itu adalah alpuket yang dihaluskan. Tidak banyak, hanya 3-4 sendok saja sebagai pengalaman. Secara bertahap dapat ditambah porsinya.

4 – Protein

Protein ada hewani dan nabati. Sebaiknya diberikan keduanya. Pilihannya dapat berupa kaldu atau daging yang dihaluskan. Misalnya daging cincang, ayam cincang, ikan tanpa duri. Pilih ikan segar misalnya filet salmon, kakap, atau gurame.
Pemberian telur sebaiknya ditunda sampai bayi cukup besar, untuk mencegah reaksi alergi bagi bayi yang rentan. Bisa dicoba diberikan kuning telur setengah matang terlebih dahulu.

5 – Lemak dan minyak

Lemak dan minyak memberikan rasa gurih pada makanan. Ini membantu bayi mengenal bermacam-macam pengalaman rasa. Menurut beberapa penelitian makanan bayi tidak boleh diberi garam dan gula, sampai usia satu tahun.
Jenis-jenis lemak terdapat pada mentega, keju, santang, minyak jagung, dan lain-lain. Lemak juga kaya akan vitamin A dan D

Tantangan Menyiapkan Menu Sehat dan Menyelerakan

bara-gtm
menghadapi anak GTM

Bayi telah berusia 12 bulan (satu tahun) umumnya sudah boleh makan nasi dan lauk-pauk yang sama dengan orang tuanya. Walaupun demikian ada saja, jenis-jenis yang mereka belum boleh makan, misalnya sambal, terlalu spicy, dan asam.
Parents, sering ya menghadapi anak GTM (gerakan tutup mulut). Perilaku menutup mulut rapat-rapat bila mereka tidak suka dengan makanan yang disodorkan. Begitu sendok akan disuapkan, mereka akan menengok kesana-kemari, pokoknya keukeuh engga mau. Mau pura-pura ada pesawat kek, traktor kek, supaya buka mulut. Beeeuh…mulut tetap terkunci.
Bikin pusing, ya.

Parents, tahu ga, Indonesia itu mengalami darurat stunting, lho. Tahun 2019 saja, menurut Badan Pusat Statistik (BPS), 28 dari 100 balita mengalami stunting. Stunting (kerdil), merupakan gejala kekurangan gizi kronis selama periode awal pertumbuhan dan perkembangan anak. Tanda-tandanya selain tubuh lebih pendek dari standar tinggi anak di tabel usia WHO juga berdampak buruk lainnya. Antara lain gangguan kognitif, yaitu anak menjadi kurang kreatif dan berimajinasi. Dalam masa pertumbuhan hingga dewasa kemungkinan anak jadi kurang berprestasi di sekolah dan tidak produktif saat bekerja.
Duh, serem…

Parents, engga mau kan ya, dampak kekurangan gizi di 1000 hari pertama kehidupan mereka karena akan sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan otak yang tidak optimal.
Tantangan nih untuk parents menyiapkan makanan sehat buat anak bernutrisi dan menyelerakan sesuai dengan program Tumpeng Gizi Seimbang dari Kementrian Kesehatan.eu

tumpeng gizi seimbang
Tumpeng Gizi Seimbang

Tumpeng Gisi Seimbang ini menggantikan moto 4 Sehat 5 Sempurna yang kita kenal selama ini. Ibaratnya tumpeng bila kita membayangkan tumpeng nasi kuning, maka bagian paling dasar adalah makanan pokok sebagai sumber energi. Kemudian naik ke atas, asupan sayuran dan buah-buahan yang seimbang. Naik lagi mengerucut adalah asupan protein, hewani maupun nabati, 2 hingga 3 porsi sehari. Kerucut paling atas dari tumpeng adalah minyak, gula, garam, gunakan secukupnya.
Nah, di sini, nih, masyarakat banyak yang terbalik. Jajanan untuk anak-anak banyak gorengan, terlalu asin, dan manis. Terutama jajanan instan dan camilan makanan kemasan.
Akibatnya anak-anak terbiasa makan seadanya tidak diperhatikan kecukupan gizinya.

Buat parents, berikut saya siapkan resep MPASI untuk anak usia 1 tahun, ya:

Nasi Ayam Jamur

Resep dari Ayas Kalbu Atayu (Cookpad)

resep nasi ayam jamur

Bahan-bahan:
Nasi putih lembek

100 gr daging ayam cincang
15 gr jamur merang (iris)
1.5 sdm kecap manis
1 sdm kecap asin

Bumbu halus:
2 bawang putih
1 bawang merah

Rebusan:
15 gr brokoli
1/4 wortel iris

Cara membuat:

1 – Rebus brokoli, wortel sampai empuk tiriskan
2 – Tumis bumbu halus sampai wangi, masukkan ayam, jamur, kecap manis, kecap asin
3 – Masak sampai matang. Koreksi rasa.

Parents, menyiapkan menu untuk anak usia 1 tahun harus memahami juga anak suka menu yang seperti apa.

Seringkali mereka hanya suka satu jenis lauk saja, atau mereka tak suka sayur. Jangan khawatir, kita tetap berpedoman pada tabel kesehatan dari Puskesmas, ya

Kesimpulan

Menjadi parents merupakan amanah seumur hidup. Kita harus belajar terus menerus melalui berbagai media, bisa dari buku, media online tentang parenting, dan lain-lain. Pengetahuan tentang menu sehat, resep-resep, dan cara memasak makanan sehat buat anak yang mudah dibuat harus dishare ke para Moms di semua lapisan masyarakat.

Tanda-tanda anak tercukupi kebutuhan nutrisinya bisa dilihat dari indikator berikut:

1 – Berat dan tinggi badan ideal sesuai usia

Indikator anak tumbuh kembang dengan nutrisi yang baik bisa diamati dari berat dan tinggi badan sesuai tabel dari Kementrian Kesehatan RI.

2 – Tidak mudah sakit

Anak yang tercukupi gizinya mempunyai daya tahan tubuh yang lebih baik sehingga tidak mudah sakit. Perhatikan juga kebutuhan kalsium anak, agar mempunyai tulang yang kuat dan kokoh.

3 – Senantiasa aktif

Menurut penelitian, anak yang cukup nutrisinya, senantiasa aktif dan kuat. Anak yang kekurangan karbohidrat akan lemas dan membuat daya tahan tubuh menurun sehingga mudah sakit.

4 – Memiliki kualitas tidur yang baik

Dampak dari anak yang senantiasa aktif, mereka mempunyai ritme tubuh yang baik, sehingga memiliki kualitas tidur yang baik juga. Saat tidur, hormon pertumbuhan akan mulai bekerja agar tumbuh kembang anak optimal.

5 – Memiliki nafsu makan yang baik

Anak sehat akan memiliki nafsu makan yang baik. Walaupun bukan berarti anak yang gemuk dan sering makan adalah anak yang sehat, lho. Tetap perhatikan tabel berat dan tinggi badan anak sesuai umurnya.

Parents, kunci agar suatu bangsa menjadi bangsa yang besar dan mampu mengalahkan dunia adalah anak-anak yang tumbuh sehat dan cerdas. Itu sebabnya orang tua harus khusus menyiapkan makan sehat untuk anak terutama di 1000 hari pertama kehidupan mereka, yaitu 270 hari masa kehamilan dan 730 hari masa dua tahun berikutnya. Tentunya nutrisi sehat tidak berhenti di sini, masih berlanjut sepanjang hayat mereka hingga dewasa.

Semoga bermanfaat.

Sumber:
https://id.theasianparent.com/
https://id.theasianparent.com/kebutuhan-nutrisi-anak
https://indonesia.go.id/narasi/indonesia-dalam-angka/sosial/kementerian-kesehatan-fokus-pada-pencegahan-stunting
https://www.jawapos.com/nasional/politik/23/06/2020/indonesia-urutan-ke-4-dunia-dpr-ingatkan-pemerintah-soal-stunting/

20 tanggapan pada “Yuk Parents, Siapkan Makanan Sehat Buat Anak di 1000 Hari Pertama Kehidupan Mereka”

  1. Muhammad Nur Ardi Handayat

    Uhhh keren banget informasinya kak, wajib banget nih dibaca oleh para ibu ataupun calon ibu agar bisa menjadikan anak-anaknya sebagai generasi yang cerdas dan tumbuh sehatt..

  2. Masa kehamilan, melahir, menyusui dan menyusui adalah salah satu masa membahagiakan bagi seorang Ibu ya, Mbak Hani. Apalagi banyak cerita yang dilalui, termasuk pada masa ngidam. Dan tiap anak yang dikandung, ngidamnya malah beda. Soalnya menghindari makan ikan dan sea food itu memang benar, karena ada saudara saya pernah mengalami. Nekat karena kepengin makan, malah bermasalah saat menyusui.

  3. Oh ya Mba Hani.. gak bisa makan udah terlalu sering saat menyusui kah? Bisa jadi karena bayi mengalami alergi tertentu Mba..
    Alhamdulillah saya gak punya alergi apapun. Jadi saat menyusui saya cuma menghindari konsumsi ikan yang terlalu tinggi kadar merkurinya seperti ikan hiu dan todak.

  4. Memang banyak hal yg perlu diperhatikan oleh ibu hamil dan menyusui soal makanan ya, karena ikut memengaruhi kesehatan janin dan anak. Informasinya lengkap banget nih

  5. Alhamdulillah baca tanda-tanda gizi anak tercukupi saya bersyukur, si anak bungsu, Ocean, kelima unsurnya memenuhi semua. Jadi makin bersemangat memperhatikan makanan sehat buat anak ya

  6. Wah resep nasi ayam jamurnya menggoda untuk dicoba..makasih sharingnya lho memang untuk beberapa jenis seafood tertentu tidak boleh terlalu banyak dikonsumsi selain ada kandungan berbahaya juga memicu alergi pada bayi…

  7. Dulu anak saya susah banget makannya. Sampai usia 5 tahun masih sulit makan. Sudah makannya memilih, pada saat makan juga lama sekali. Kadang tidak dikunyah, hanya diam saja di mulut.
    Tapi berubah ketika sudah sekolah. Makannya banyak banget, hehehe.

  8. Simpan dulu artikelnya untuk bekal beberapa tahun lagi kalau rezeki. ^^
    Ponakanku yang umurnya baru 1 tahun 3 bulan udah tau milih-milih makanan lho mbak. Kadang sukanya makan nasi dan kecap aja.

  9. Sebagai seorang perempuan yang pasti menjadi ibu suatu hari nanti, artikel ini sanggat bermnfaat. Maka dari itu aku simpan sebagai bekal untuk nanti.

    Thanks for sharing, mbak Hani ^^

  10. Lengkap banget ini informasinya Kak, memang ASI eksklusif adalah makanan sehat terbaik anak di masa pertumbuhan dan 1000 HPK anak, tapi jangan lupa untuk berikan makanan tambahan dengan nutrisi seimbang saat anak diatas usia 6 bulan agar tumbuh kembang mereka bisa optimal

  11. Masa kehamilan, menyusui lanjut ke mpasi itu masa tricky2nya si.. .. karena semua serba pengenalan, baik buat anaknya apalagi buat new mom.. theAsianParent memang jadi media yang bisa diandalkan untuk hal ini

  12. rekomended banget informasinya kak, wajib banget nih dibaca oleh para ibu ataupun calon ibu agar bisa menjadikan anak-anaknya sebagai generasi yang cerdas dan tumbuh sehatt..

  13. Betul-betul tidak mudah yaaa. Perlu banyak pengorbanan juga. Salut sama ibu-ibu dan bapak-bapak muda. Semoga kaum ibu-ibu muda tidak sendirian dalam mengurus tanggung jawab ini.

  14. Membaca sebaiknya jgn ngopi terutama saat menyusui, membuatku tertohok krn selama ini suka ngopi. Bekal untukku nih kelas kl jadi calon ibu kelak, insyaAllah. Bner sekali mmg, makanan sangat mempengaruhi bgmn perkembangan anak. Ya Allah, terima kasih sharingnya kak, kl baca gini rasanya ingin memberikan yg terbaik untuk anak, meskipun y skrg mmg masih single wkwkwk

  15. Btw, aku suka banget ngopi. Nah, waktu hamil dan menyusui yang paling bikin sedih karena harus stop ngopi, hehe. Makanya setelah selesai menyusui, happy banget bisa ngopi lagi. Tapi terus sekarang jadi kangen hamil dan menyusui lagi, wkwk.

  16. Aq udah coba ngasih menu makan ke anak ganti2 tiap hari, tapi anakq tetep aja bikin gerakan tutup mulut. Aq jadi bingung tentang asupan nutrisinya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *