Pantangan Setelah Bleaching Gigi, Agar Hasilnya Tak Sia-Sia

  • oleh
pantangan setelah bleaching gigi agar hasilnya tak sia-sia

Memiliki gigi yang putih menjadi salah satu hal yang didambakan banyak orang. Selain tampak terawat, Anda pun akan tampil lebih percaya diri. Tidak sedikit di antara mereka yang memutihkan giginya dengan melakukan bleaching. Namun, perlu Anda ketahui terdapat pantangan setelah bleaching gigi.

Proses pemutihan gigi umumnya bisa bertahan hingga 3 tahun. Hal ini tentunya Anda dapatkan dengan harga yang sesuai. Baik sebelum dan sesudah, terdapat makanan dan minuman yang hendaknya tidak dikonsumsi. Ini informasi lebih lengkapnya!

Apa Saja Pantangan Setelah Bleaching Gigi?

Seperti yang disinggung sebelumnya, terdapat pantangan setelah bleaching gigi. Pastikan Anda memperhatikan poin-poin di bawah ini, sehingga bleaching pun bisa membuahkan hasil yang maksimal. Pantangan yang dimaksud antara lain sebagai berikut:

Minum Kopi

Pertama, hindari minum kopi setelah melakukan bleaching. Hal ini dikarenakan kopi bisa membuat gigi tampak kuning kehitaman. Anda bisa membuktikannya pada gigi mereka yang gemar minum kopi.

Baca juga: Praktek Dokter Gigi Solo Surakarta Pilih Apic Dentistry

Ketika melakukan pemutihan gigi, minum kopi harus dihindari. Jika Anda tidak bisa menahan pantangan yang satu ini, maka bleaching dilakukan secara sia-sia. Maka dari itu, jangan kecewakan usaha yang Anda lakukan.

Minum Anggur Merah/ Putih

Selanjutnya, hindari minuman beralkohol, seperti halnya anggur merah ataupun putih. Pantangan ini sudah tentu akan dijelaskan para dokter terhadap pasien bleaching gigi. Jika Anda mengkonsumsinya, maka gigi akan tampak kuning.

Setelah melakukan proses pemutihan gigi, pastikan untuk menjaga gigi dengan baik. Jika Anda sembarang mengkonsumsi anggur, maka bisa menimbulkan bahaya terhadap kesehatan gigi dan gusi.

Minuman Bersoda

Pantangan setelah melakukan bleaching gigi lainnya yaitu minum minuman bersoda. Hindarilah minuman tersebut, terutama yang jenisnya berwarna. Hal ini bisa menjadi penyebab rusaknya gigi yang sudah di-bleaching. Maka dari itu, pastikan untuk menghindarinya terlebih dahulu.

Makanan Berwarna

Masakan khas Indonesia kaya akan rempah-rempah alaminya. Tidak heran, hampir setiap makanan memiliki cita rasa yang khas dengan sajian warna yang menarik. Namun, Anda harus menahannya terlebih dahulu. Setelah melakukan bleaching, Anda tidak disarankan untuk mengkonsumsi makanan yang berwarna.

Pantangan setelah bleaching gigi ini memang sulit dilakukan. Namun, demi menjaga keutuhan hasil bleaching, Anda harus bisa menahannya. Makanan yang berwarna bisa membuat gigi menjadi kuning.

Baca juga: Biaya Pemotongan Gusi di Solo Menghilangkan Gummy Smile

Makanan dari Kacang Kedelai

Tidak sedikit makanan yang dihasilkan dari kacang kedelai. Bahan yang satu ini bisa diolah menjadi berbagai olahan yang beragam. Salah satunya bisa menjadi kecap manis, kecap asin, dan semacamnya.

Namun, jika Anda mengkonsumsinya setelah melakukan bleaching tentunya akan berpengaruh pada gigi putih Anda. Warna gigi akan tampak lebih gelap, proses bleaching pun tampaknya sia-sia dilakukan.

Makanan Asam

Jangan lupa hindari dulu makanan asam. Banyak makanan asam yang memiliki rasa lezat, seperti halnya acar, jeruk, dan sebagainya. Namun, perlu Anda tahu, jenis makanan tersebut bisa menimbulkan iritasi pada gigi.

Maka dari itu, pastikan untuk menghindari makanan asam setelah melakukan bleaching gigi. Agar lebih aman, Anda bisa konsumsi nasi putih, susu, kentang, roti putih dan semacamnya.

Merokok

Siapa yang suka merokok? Jika Anda salah satunya, maka setelah melakukan bleaching gigi, Anda tidak boleh merokok terlebih dahulu. Di dalam rokok terdapat zat-zat yang bisa memicu kerusakan pada gigi. Selain warnanya yang berubah, kesehatan gigi pun akan terganggu.

Penutup

Demikianlah ulasan terkait pantangan setelah bleaching gigi. Pastikan Anda memperhatikannya dengan baik dan tepat. Selanjutnya, proses pemutihan gigi pun bisa memberikan hasil yang maksimal. Jangan sia-siakan usaha yang telah Anda lakukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *