08/08/2020
permalink

Pentingnya Mengatur Permalink pada Judul Artikel Blog

Setelah sekian lama ngeblog, baru-baru saja saya menyadari bahwa permalink bisa diatur tidak harus sama dengan judul artikel blog. Inilah akibatnya kalau ngeblog mindsetnya cuma menulis saja, lalu ikutan blogwalking, dengan harapan artikelnya dibaca. Sebelumnya saya pernah menuliskan artikel tips menulis kalimat permulaan untuk artikel blog. Padahal kita harus memikirkan artikel sejak judul yang sebaiknya mengandung keyword. Lebih bagus lagi kalau artikel kita memang ada yang mencari secara organik. Artinya warganet riset kata kunci (keyword) dan tarrra…ketemu artikel kita. Permalink inilah yang menuju ke artikel kita sesuai dengan kata kunci yang sebaiknya ada di judul artikel blog.

Pengertian Permalink

Permalink merupakan kependekan dari permanent link, yaitu tautan permanen, yang digunakan sebagai alamat artikel kita. Dalam bahasa sehari-hari, permaling sering disebut sebagai url link.
Contohnya blog saya Hani Widiatmoko, url linknya https:// dan seterusnya.

Contoh url artikel saya yang panjangnya sepanjang jalan kenangan:
https://www.haniwidiatmoko.com/2019/03/7-tips-beberes-rumah-ala-konmari-lanjutkan-tips-ke-7-dengan-2-langkah-jitu/

Judul artikelnya sama:
7 Tips Beberes Rumah ala Konmari. Lanjutkan tips ke-7 dengan 2 langkah jitu!, total ada 13 kata, dan 76 karakter.

Padahal harusnya, permalink cukup menyasar keyword (kata kunci) saja.
Kata kunci yang kita sasar, misalnya pada contoh di atas adalah beberes rumah.
Seperti kita ketahui, kata kunci ada dua macam, yaitu short tail word dan long tail word.

pencarian keyword "beberes rumah"
pencarian keyword “beberes rumah”

Pengertian Short Tail dan Long Tail Keyword

Keyword ada dua macam, short tail keyword dan longtail keyword

Short tail keyword
Arti short tail keyword adalah kata kuncinya pendek, jumlahnya 3 (tiga) kata.
Contoh kata kunci: tips beberes rumah.

Long Tail Keyword
Long tail keyword, tentu saja kata kuncinya lebih dari tiga kata.
Untuk mencari kata kunci tersebut, kita tinggal buka browser lalu ketik kata kunci yang diinginkan. Kemudian akan muncul beberapa pilihan, dari short tail hingga long tail.
Contoh kata kunci: tips beberes rumah ala Konmari.

Jadi kalau menilik url permalink artikel cukup yang mengandung keyword saja, maka sebaiknya url artikel saya …
haniwidiatmoko.com/2019/03/tips-beberes-rumah-ala-konmari saja.

Tetapi sudah terlanjur ya sudah dibiarkan.
Karena kalau artikel ini sudah publish, lalu saya ubah permalinknya, artikel saya malah jadi broken link.

Judul Artikel Blog

Dulu saya pernah baca hasil chat di sebuat grup bahwa judul artikel blog itu sebaiknya panjang. Seingat saya hingga 11 kata. Saya lupa, sih, baca di mana. Sampai sekarang saya masih menjumpai artikel-artikel yang judulnya sepanjang rangkaian kereta api. Belakangan saya baru tahu bahwa teori ini tidak benar. Kita mungkin rancu dengan penulisan judul artikel untuk jurnal ilmiah dan judul artikel untuk blog.

Pada beberapa penjelasan, judul artikel untuk jurnal ilmiah panjangnya 14-20 kata dan jumlah karakter maksimal 90 karakter.
Kriteria judul penelitian yang baik adalah singkat, jelas, menarik, mudah diingat, tidak membuka penafsiran ganda dan menunjuk dengan tepat masalah yang akan diteliti. Judul penelitian berisi pernyataan yang secara spesifik mencerminkan isi penelitian yang akan dilakukan (mencerminkan konsep dari gejala/fenomena yang diteliti atau hubungan antar konsep dari gejala/fenomena yang diteliti).

Sedangkan judul artikel blog justru tidak perlu panjang, karena artikel blog lebih ringan dan to the point. Itu sebabnya judul artikel blog erat kaitannya dengan kata kunci (key word, sering disingkat KW). Kalau kita menginginkan artikel kita dicari orang, maka sematkan keyword di judul artikel tersebut.

Tips Membuat Judul Artikel Blog

Berikut tips membuat judul artikel blog.

  1. Judul antara 5 hingga 8 kata. Ya, masih bisa lebih-lebih sedikit.
  2. Kurang lebih antara 40-60 karakter. Ingat ya karakter, bukan kata. Untuk menghitung karater bisa dicek ke Lettercount
  3. Buat kalimat catchy supaya orang penasaran membaca
  4. Judul artikel mengandung keyword, 3 hingga 4 kata

Silakan membuat judul artikelnya. Kembangkan jadi lebih panjang, menarik dan membuat orang penasaran.

Pentingnya Mengatur Permalink pada Judul Artikel Blog

Kenapa pula kita harus repot-repot menyesuaikan permalink? Seperti sudah dijelaskan di atas bawa pentingnya mengatur permalink artikel mengandung keyword. Maka artikelnya kita akan mudah dicari orang lain di mesin pencari.

Cara mengatur permalink tentunya tergantung platform yang digunakan teman-teman. Platform blog yang umumnya dipakai adalah platform wordpress dan blogger.

Cara Mengatur Permalink di WordPress

Platform WordPress memungkinkan url artikel tayang sesuai judul, walaupun judulnya sepanjang jalan kenangan. Tetapi karena tidak langsung menyasar keyword jadi kurang menguntungkan bagi penulis artikel. Terutama bila penulis blognya memerhatikan artikel SEO yang sekarang marak itu.

Caranya mudah. Cek di side bar kanan pada tampilan penulisan artikel kita.
Pada kotak slug, atur permalink supaya lebih pendek. Kata-kata pada permalink harus huruf kecil semua.
Ingat ya, kita sebaiknya mengatur sebelum artikel kita tayang. Supaya tidak menjadi broken link.
Bisa juga sih diedit setelah artikel tayang, tetapi ada perlakuan khusus supaya judul baru mengarah ke judul lama. Dan ini ribet, temans…

permalink pada wordpress
memendekkan url link, menjadi tips-beberes-rumah-ala-konmari

Cara Mengatur Permalink di Blogger

Teman-teman sering tidak kalau kita blogwalking, melihat daftar url teman-teman ada yang terpotong kalimatnya seolah belum selesai. Ciri permalink dengan platform Blogger (Blogspot) selalu diakhiri dengan (dot)html.

Misalnya:
https://www.maria-g-soemitro.com/2020/01/legend-of-yun-xi-konflik-asmara-seorang.hmtl

Judul artikelnya: Legend of Yun Xi, Konflik Asmara Seorang Pakar Racun.
Agar url artikelnya enak dibaca atur permalinknya sebelum di publish.

Cara mengatur permalink pada platform blogger juga mudah.
Di halaman penulisan artikel, cek terlebih dahulu kotak permalink di side bar kanan.
Sama halnya pada platform WordPress, ada pilihan Automatic Permalink dan Custom Permalink. Atur permalink yang mengandung keyword saja dan ditulis huruf kecil.
Ingat ya, pengaturan permalink jangan dilakukan setelah artikel publish, karena akan menyebabkan broken link.

permalink pada blogger
mengatur Custom Permalink, menjadi tips-beberes-rumah-ala-konmari pada blogspot

Nah, itulah cara mengatur permalink pada judul artikel blog. Pentingnya mengatur permalink tersebut bertujuan agar artikel kita mudah dicari dan mudah dibaca oleh SERP (Search Engine Result Page) yang dalam bahasa Indonesia memiliki arti Halaman Hasil Pencarian Mesin Pencari.

Semoga bermanfaat.

Bandung, 28 Juni 2020

hani

Halo, saya Tri Wahyu Handayani (Hani), tinggal di Bandung. Pemerhati arsitektur dan pelestarian bangunan, main piano, menjahit, dan jalan-jalan. Kontak ke bee.hani@gmail.com

View all posts by hani →

26 thoughts on “Pentingnya Mengatur Permalink pada Judul Artikel Blog

  1. Bagus sekali cara nulisnya, Bu. Mudah dimengerti 😊

    Saya mau sedikit sharing, permalink itu bisa diganti secara permanen, dan insyaAlloh nggak jadi broken link. Kalau di blogspot, caranya tinggal klik settings, cari custom redirects, lalu klik add. Nah, di situ nanti tinggal mengganti permalink lama dengan yang baru. Dan jangan lupa klik tombol permanent.

  2. dulu aku nulis permalink panjang-panjang, sama kek judul,, tapi sekarang udah menyasar ke keyword aja.. menurutku tantangan terbesar adalah membuat judul yang menarik supaya org tak hanya melihat saja artikel kita di halaman google, tapi tergoda membukanya 🙂

  3. Oalah ternyata ada batasan karakternya ya 🙈 cuma 40-60 aja 😂 pantesaan.. Meskipun cuma 3 kata tapi panjang-panjang otomatis jadi 2 kata. Tapi saya mah jarang diedit heula. Pake judul pendek dulu terus publish, baru edit lagi judulnya 😂 Pan yg penting di url udah nyasar KWnya. Tapi itu pun kalau ingat 😂😂😂

  4. Wah, aku jadi nambah pengetahuan lagi tentang blogging nie. Makasih ya, Mbak.

    Mau tanya ya, Mbak.
    1. Kalau ternyata terlanjur publish trus merubah permanent link..kan jadi broken link. Bagaimana cara mengatasinya?

    2. Aku pakai blogger. Tampilan jendela permalink di sebelah kanan..kok ndak seperti milik, Mbak di gambar atas itu ya? Tidak lengkap seperti milik mbak?.
    Bagaimana caranya agar bisa detail begitu?

  5. Saya sekarang biasanya sebelum publish tulisan ngecek dulu permalink-nya sudah sesuai apa nggak. Kalau ternyata sudah kepublish eh ternyata permalinknya salah langsung ganti sebelum 24 jam. He

  6. Terima kasih ilmunya, Mbak. Sebagai pengguna wordpress saya juga suka pakai permalink yang lebih singkat dari judul dan ada keywordsnya. Semoga dengan cara itu lama-lama artikel-artikel di blog saya disukai google.

  7. Senangnya diriku membaca artikel mba ini, karena menjawab kekepoanku soal permalink dan judul. Jujur aku termasuk yang salah kira bahwa judul blog harus panjang, tapi aku ngerasa ada yang salah juga karena di permalink judul panjang bisa terpotong. Ternyata bisa diedit toh! Makasih banget mba sharingnya

  8. Hal kecil yang seringkali dilupakan. Bahkan kemarin pernah dapat ilmu kalau panjang url itu diitung dari HTTPS.. jadi ya memang judul nggak harus dijadikan permalinknya hehe. Cuma kadang suka kelupaan settingnya…kalau di blogspot kalau kepanjangan suka terpotong sendiri jadi nggak Indah deh.

  9. Awal-awal ngeblog bikin judul, urlnya sering terpotong,hehe. Sekarang sih sudah lebih aware, tapi belum terlalu memperhatikan judul yang SEO friendly nih bun. Kalau bikin judul, kadang enggak sesuai keyword,hehehe. Harus lebih banyak belajar lagi berarti.

  10. Iya, permalink memang harus dicek sebelum publish. Banyak teman-teman pengguna blogspot yang masih lupa enggak ngecek permalinknya ketika publish. Kadang-kadang terpotong di kata kuncinya, atau malah url linknya berupa kalimat pertama di badan artikel.

    Oya, masukan aja mba utk poin ini :
    Karena kalau artikel ini sudah publish, lalu saya ubah permalinknya, artikel saya malah jadi broken link. –> Untuk blogspot ada menu redirect, bisa atur permalink baru tanpa bikin link yang lama broken. Kalau di wordpress saya kurang tau karena bukan pengguna wp.

  11. Oooh… pantes.. saya dulu sering mengatur permalink justru setelah postingan di publish. Makanya jadi sering brokenlink yah. Aduh banyak banget postingan lama saya yang begitu. Apalagi permalink yang terpotong ujungnya, deuh.

    Terimakasih tulisannya Mba 😁

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *