28/10/2020

Pinjaman Modal Usaha Pada Proyek Arsitektur

Banyak para calon pengusaha yang mengurungkan niatnya untuk membuka usaha karena tidak memiliki modal yang cukup. Walaupun ada beberapa pendapat bahwa yang penting usaha, tetapi setiap usaha tetap memerlukan modal. Dalam bisnis jasa, misalnya profesi arsitekur atau desain, minimal modal yang harus dipunyai adalah peralatan mendesain. Bisa berupa alat gambar manual atau komputer dengan spek grafis yang mumpuni. Ketika hasil desain akan dibangun, maka proyek tersebut akan ditenderkan. Kecuali proyek-proyek dengan nilai tertentu yang bisa dilakukan penunjukkan pelaksana langsung. Sesudah ditetapkan pelaksana atau kontraktor seringkali perlu pinjaman modal usaha untuk memulai proyek pembangunannya.

Hal-hal Yang Harus Disiapkan

Untuk mendapatkan pinjaman modal usaha memang tidak mudah. Meski demikian, prosedurnya kini semakin sederhana dan memudahkan para pelaku usaha. Bahkan kini juga ada pinjaman tanpa agunan. Meski demikian, jangan pernah mengajukan pinjaman tanpa pertimbangan yang cukup mendalam. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dan dipersiapkan sebelum mengajukan pinjaman bisnis. Untuk proyek arsitektur harus diperinci dengan jelas rencana anggaran biaya dan tahapan pembangunannya, supaya proyek tidak tersendat. Banyak terjadi kontraktor salah perhitungan dalam melakukan peminjaman ke pemilik dana. Kemudian terjerat hutang bunga berbunga yang mengakibatkan proyek macet.

1. Pahami Alasan Meminjam

Apa yang akan dilakukan dengan pinjaman tersebut? Apakah pinjaman tersebut akan digunakan untuk meningkatkan kualitas produk atau layanan? Tujuan pinjaman ini harus jelas. Karena jika tidak, besar kemungkinan uang pinjaman tersebut hanya terpakai untuk hal-hal yang kurang produktif.

Untuk proyek arsitektur, alasan meminjam kemungkinan untuk memulai pekerjaan. Beberapa proyek bahkan klien mensyaratkan kontraktor mempunyai dana sebagai jaminan.

2. Hitung Jumlah Yang Dibutuhkan

Ketika ingin mengajukan pinjaman modal usaha ke bank, kita perlu menghitung besaran pinjaman yang dibutuhkan serta estimasi angsuran yang harus dibayar setiap bulan hingga pinjaman tersebut lunas.

Untuk proyek arsitektur, pembayaran dari klien adalah berdasarkan progres prosentase pekerjaan. Umumnya proyek dibagi tiga tahap pekerjaan, yaitu preliminary, midterm, dan final term.

Adapun pembayaran dana dari klien juga terbagi tiga tahap yaitu:

  • Tahap I, 30%
  • Tahap II, 30%
  • Tahap III, 40%

Dalam hal ini, bisa saja jumlah dana yang dipinjam 30% dari nilai proyek. Pengembalian dana bisa saja diperhitungkan dengan waktu pelaksanaan proyek berjalan, sehingga dana yang dipinjam tidak terlalu besar dan pengembalian lebih cepat.

3. Credit Score

Hal lain yang juga perlu diperhatikan sebelum mengajukan pinjaman modal usaha adalah credit score. Jika meminjam dana dari bank, credit score dan credit history akan menjadi salah satu acuan bagi pihak bank untuk memberikan pinjaman. Besarnya jumlah uang yang bisa dipinjam juga cukup banyak ditentukan oleh keduanya.

4. Perhatikan Syarat Pinjaman

Selain dua hal di atas, perhatikan juga syarat pinjamannya, kredibilitas bank pemberi pinjaman modal usaha dan kemampuan kita dalam membayar angsuran. Rata-rata bank mensyaratkan pihak peminjam memberikan jaminan juga. Sehingga bila terjadi peminjam gagal bayar, jaminan akan disita oleh bank.

Jangan lupa juga untuk memperhatikan bunga pinjamannya, biaya-biaya lain yang dibebankan kepada peminjam serta tenor atau lama pinjaman yang hendak dipilih nanti. Dalam proyek arsitektur, faktor force mayeur (hal tak terduga) juga perlu diperhatikan. Selain itu kredibilitas klien juga patut dipertimbangkan sejak awal, supaya tagihan dana pembangunan dibayar tepat waktu.

Demikianlah hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan pinjaman modal usaha untuk memulai sebuah proyek arsitektur.

Semoga bermanfaat.

Bandung, 2 Maret 2020

hani

Halo, saya Tri Wahyu Handayani (Hani), tinggal di Bandung. Pemerhati arsitektur dan pelestarian bangunan, main piano, menjahit, dan jalan-jalan. Kontak ke bee.hani@gmail.com

View all posts by hani →

One thought on “Pinjaman Modal Usaha Pada Proyek Arsitektur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *