3 Hal tentang Peran Ibu Mendidik Anak Perempuan Sesuai Zamannya

Teman narablog masih ingat bagaimana peran ibu ketika mendidik kita? Seringkali ibu mengarahkan anak-anak mereka, baik laki atau perempuan, adalah sesuai harapan atau impian sang Ibu. Zaman dulu ketika anak-anak masih balita, bacaan dan panduan saya mendidik anak adalah dari nasihat ibu saya dan majalah Ayah-Bunda. Belum ada Oom Gugle yang tahu segala macam. Ternyata … Baca Selengkapnya3 Hal tentang Peran Ibu Mendidik Anak Perempuan Sesuai Zamannya

Kata Google Selalu Benar

Dulu ketika saya remaja, banyak pamali atau tabu yang disampaikan oleh ibu saya. Kata beliau, kata orangtua. Entah orangtua siapa?
Ibu saya selalu bilang ora ilok. Misalnya, kalau menyapu tidak bersih, nanti suaminya berewokan. Zaman sekarang, mungkin malah disengaja, menyapu tidak bersih. Supaya dapat suami ganteng, berewokan, bak aktor drama Turki.
Kalau berdiri di tengah pintu, nanti berat jodoh. Logikanya, sih, menghalangi yang akan lewat. Rasanya tidak ada hubungannya antara jodoh dan pintu.
Kecuali, jodoh yang ditunggu memang mau lewat .
Kalau makan ujung sayap ayam, nanti kalau melamar, ditampik. Ujung sayap ayam yang kecil runcing, dalam bahasa Jawa, konon namanya telampik. Tentang ditampik atau ditolak lamaran, kata ibu saya bukan berlaku untuk kaum pria saja. Perempuan juga berlaku, kan misalnya ditolak lamartan kerja. Nah, yang satu ini, percaya tak percaya, saya tidak memakannya. Entah percaya, kata orangtua, atau memang tidak bisa dimakan lagi, karena cuma tulang.
Kalau hamil, tidak boleh minum air es, nanti bayinya gemuk. Nah, ini juga tidak saya lakukan. Sebenarnya karena dingin, sih. Takut batuk.

Baca SelengkapnyaKata Google Selalu Benar

Site Protection is enabled by using WP Site Protector from Exattosoft.com