Menulis Sebagai Terapi Jiwa. Lakukan 3 Hal Ini

 photo home-office-336378_1280.jpg

Banyak artikel maupun jurnal psikologi yang menjelaskan bahwa, seseorang bisa memanfaatkan kemampuan menulis sebagai terapi jiwa.  Menulis adalah suatu bentuk ketrampilan untuk mengubah apa yang ada dalam pikiran menjadi sesuatu yang bisa dibaca. Sehingga untuk menulis, seseorang harus menggunakan belahan otak kanan dan otak kiri. Otak kanan menjelaskan perasaannya tentang kesedihan, kegembiraan, masa lalu, masa depan, dan lain-lain. Sedangkan otak kiri, merangkai kata demi kata, membentuk kalimat, struktur kalimat, paragraf, hingga menjadi rangkaian tulisan, artikel, bahkan buku.

Baca SelengkapnyaMenulis Sebagai Terapi Jiwa. Lakukan 3 Hal Ini

Menulis Mengubah Hidup Jadi Asyik

Pada dasarnya mungkin saya agak-agak suka menulis. Sepanjang ingatan yang sudah lewat setengah abad ini, waktu SD saya suka pelajaran mengarang. Ujian SD zaman saya, hanya 3 mata pelajaran yang diujikan, Bahasa Indonesia, Berhitung, dan Pengetahuan Umum. Bahasa Indonesia dan Pengetahuan Umum, nilainya 9 di ijazah. Seingat saya, waktu itu ujiannya ya Mengarang.

Ketika SMA dan mahasiswa saya mempunyai diary, buku harian. Buku hariannya kecil dengan desain bisa dikunci. Tak percaya hanya pada kunci, saya pun menulis buku harian tersebut dalam tulisan rahasia. Saya melihatnya di buku sejarah, tentang aksara paku bangsa Sumeria. Terniat sangat saya itu. Maklumlah ABG. Dari dulu sampai sekarang, ABG memang aneh.
Buku harian tersebut masih saya simpan sampai sekarang, walaupun saya tidak mengerti lagi apa yang saya tulis. Karena saya sudah lupa padanan aksara per aksara dengan huruf Romawi.

Baca SelengkapnyaMenulis Mengubah Hidup Jadi Asyik

Site Protection is enabled by using WP Site Protector from Exattosoft.com