21/09/2020
pinjaman online OJK

Mengatur Keuangan saat Merenovasi Rumah untuk Bisnis

Ketika pandemi merebak, kami semua harus bekerja dan belajar dari rumah, tak terpikirkan sama sekali bahwa keputusan ini berkepanjangan. Semula didengungkan bahwa kalau kita semua tertib di rumah saja selama 14 hari, maka virus akan cepat hilang. Ternyata yang namanya 14 hari tersebut, sambung menyambung, yang berbeda untuk tiap orang. Akibatnya ayah-ibu bekerja dari rumah dan anak-anak pun sekolah dari rumah. Selain itu banyak juga keluarga yang mulai berbisnis dari rumah, sehingga harus dicari akal mengatur keuangan merenovasi rumah untuk bisnis. Kalau tidak berhati-hati, bisa-bisa modal untuk menata rumah tersebut keburu habis sebelum mulai bisnis.

Mengatur Keuangan saat Merenovasi Rumah

Pandemi yang merebak di seluruh dunia ini tak sedikit keluarga terganggu perekonomiannya. Keputusan merumahkan pegawai berdampak banyak kegiatan memang dilakukan dari rumah. Tentu saja kita tidak boleh berpangku tangan menyesali nasib, jadi mulai bangkit akan mulai usaha apa saja di era New Normal ini. Sebelum mulai merenovasi rumah, berikut hal-hal yang harus diperhatikan terlebih dahulu:

1 – Tentukan Jenis Bisnis

Pertama kita tentukan dahulu jenis bisnis yang akan digeluti sekaligus juga mempertimbangkan akan menempati ruangan yang mana. Seminim-minimnya ruangan yang dipakai, tetap saja kita membutuhkan “space”, ya ruangan. Misalnya menjadi reseller, kita perlu tempat untuk menyimpan barang. Menjadi copywriter atau bloger dan menggunakan laptop, setidaknya perlu meja dan pojokan supaya bisa menulis dengan tenang.
Mau bikin kue & roti, karena sudah punya kompor dan oven, perlu meja untuk membuat adonan kue & roti tersebut. Termasuk menyimpan dus-dus yang dipakai untuk mengemas roti & kue tersebut.
Ayohlah berkebun atau budidamber (budi daya ikan dalam ember) yang sedang hip itu. Ya, kan perlu halaman, setidaknya teritisan rumah untuk menyimpan ember-ember tersebut.

2 – Buat Daftar Pengeluaran

Mengatur keuangan saat menata rumah untuk bisnis sangat penting. Seringkali tidak sadar, kita kepincut membeli barang-barang yang ternyata tidak ada dalam daftar yang harus dibeli. Kita membeli karena lucu, mumpung diskon, dan banyak hal-hal persuasif lainnya. Atur dengan ketat hal-hal yang penting dibeli saja dan jangan sampai mengganggu keuangan untuk hidup sehari-hari.

3 – Ukur Dimensi Ruangan

Kita seringkali abai dengan ukuran sebenarnya yang ada di lapangan (TKP). Apa yang dibayangkan, ternyata setelah diukur tak sebesar yang dibayangkan. Sudah oret-oret dengan segala ide dan berdiskusi dengan seluruh anggota keluarga, ternyata tak cocok setelah diukur ruangannya.
Ada baiknya ketika membuat orat-oret juga sekalian dituliskan dimensinya, yaitu dimensi ruangan, furnitur dan ruang gerak. Dimensi ruang gerak adalah ukuran tubuh manusia dan gerakannya ketika ada di ruangan tersebut.

4 – Pilih Furnitur Multi-fungsi

Sekarang banyak ide-ide yang bisa diadopsi dari internet atau dijual furniture multi-fungsi yang bagus-bagus. Contoh furnitur multi-fungsi adalah meja lipat, lemari-meja, yang hemat ruangan dan modelnya ringkas.
Strategi lainnya adalah justru mencari model-model furnitur terlebih dahulu baru berpikir mau diletakkan di ruangan yang sesuai.

5 – Mengubah Ruangan

Mengubah ruangan tidak bisa hanya dipikirkan satu ruangan saja dalam rumah, tetapi perlu dicek seluruh ruangan-ruangan yang ada. Bisa dimulai dengan menggambar ulang denah rumah yang ada, kemudian dibuat sketsa ide.
Mengubah ruangan bisa saja hanya mengubah posisi pintu, menjebol dinding, atau justru menyekat ruangan. Bisa jadi malah hanya menggeser furnitur yang ada di rumah, kemudian menciptakan pojok kerja.

Meminjam Dana melalui Pinjaman Online OJK

Tunaiku pinjaman online OJK
Tunaiku Pinjaman Online OJK

Merenovasi rumah merupakan pekerjaan besar dan bisa mengganggu keuangan rumah tangga. Harga material yang lebih dari dua kali biaya tukang seringkali melebihi anggaran karena ada kenaikan harga atau perubahan rencana renovasi.

Hidup hemat memang perlu. Tetapi adakalanya disaat kepepet kita perlu meminjam dana melalui pinjaman online OJK. Pinjaman online OJK menandakan bahwa aplikasi terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Kriteria ini sangat penting saat ditengah membanjirnya penawaran dana tunai kredit online, agar kita tidak terjebak dengan pinjaman berbunga tinggi.

Teman-teman tak perlu khawatir, sekarang ada Tunaiku yang merupakan teknologi finansial atau FinTech pertama di Indonesia. Tunaiku bergerak menyediakan pinjam uang online tanpa agunan, didukung dengan teknologi dan data analitik canggih. Mulai beroperasi pada 2014, Tunaiku merupakan produk digital pinjaman tanpa agunan dari PT Bank Amar Indonesia Tbk yang dimiliki oleh perusahaan multinasional bernama TOLARAM, mampu melayani dengan sangat cepat (24 jam) dan dengan persyaratan yang mudah.

Tunaiku sebagai aplikasi pinjaman online OJK menawarkan fasilitas tenor yang sangat panjang yaitu maksimum 20 bulan dengan limit hingga 20 juta rupiah.

Sangat berbeda dengan situs fintech lainnya yang lebih banyak memberikan limit kecil dan tenor pendek.

Kelebihan Tunaiku

  • Tinggal bermodal KTP, berusia 22-55 tahun, dan punya penghasilan tetap, bisa langsung mengajukan pinjaman tanpa agunan.
  • Tenor panjang bisa sampai 20 bulan dengan peminjaman dari 2 juta hingga 20 juta.
  • Bisa mengajukan melalui website Tunaiku maupun aplikasi yang bisa diunduh dari Google Playstore.
  • Bunga 3 hingga 4% per bulan.
  • Tidak ada denda bila dilunasi lebih cepat.
  • Ada simulasi dana yang akan dipinjam, lama peminjaman, dan jumlah cicilan per bulan.

Nah, itulah tips mengatur keuangan saat merenovasi rumah untuk bisnis. Jangan lupa, cicilan per bulan dari pinjaman online OJK juga dimasukkan dalam pengeluaran dana operasional bisnis kita. Dengan demikian kita bisa menghitung berapa harga jual produk dan break even poin yang ingin dicapai.

Semoga bermanfaat.

haniwidiatmoko

hani

Halo, saya Tri Wahyu Handayani (Hani), tinggal di Bandung. Pemerhati arsitektur dan pelestarian bangunan, main piano, menjahit, dan jalan-jalan. Kontak ke bee.hani@gmail.com

View all posts by hani →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *